{"id":40255,"date":"2024-01-14T11:03:51","date_gmt":"2024-01-14T04:03:51","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40255"},"modified":"2024-01-14T11:03:51","modified_gmt":"2024-01-14T04:03:51","slug":"minggu-14-januari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40255","title":{"rendered":"Minggu, 14 Januari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 14 Januari 2024<br \/>\nHari Minggu Biasa II<br \/>\nYohanes 1:41-42 (Yoh 1:35-42)<br \/>\nAndreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: &#8220;Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).&#8221; Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: &#8220;Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).&#8221;<\/p>\n<p>Perikop Injil hari ini diberi judul \u201cMurid-murid Yesus yang pertama.\u201d Berawal dari kesaksian Yohanes Pembaptis yang menunjuk Yesus sebagai \u201cAnak Domba Allah\u201d maka kedua muridnya, Yohanes (penginjil) dan Andreas lalu mengikuti Yesus.<br \/>\nMereka datang kepada Yesus dan melihat di mana Yesus tinggal lalu tinggal bersama Yesus, mengalami hidup bersama Yesus. Sesudah itu mereka memanggil teman-temannya yang lain, untuk mengalami seperti yang mereka alami, sukacita hidup bersama Yesus.<br \/>\nDemikianlah terjadi hingga kini di zaman kita, telah begitu banyak orang yang mengikuti Yesus oleh pewartaan dan kesaksian hidup pengikut Yesus.<br \/>\nTentu kita pun tidak ingin kisah hidup kita bersama Yesus kita simpan hanya untuk diri sendiri tapi terus membawa Yesus kepada orang lain, dan membawa orang lain kepada Yesus. Ajaklah semua keluarga dan sahabat kita untuk selalu mengalami hidup bersama Yesus.<br \/>\nSimon sungguh mengalami betapa hidupnya diubah oleh Yesus yang melihat dalam kelemahan dan kerapuhan Simon ada Petrus atau batu karang yang kokoh dalam dirinya. Dan jadilah ia seperti \u2018batu karang\u2019 yang kokoh, tegar dan berani hingga akhir hayatnya.<br \/>\nYesus mengenal kita begitu dalam. Ia mengerti kelemahan dan kerapuhan kita, tapi lebih dari itu Yesus selalu melihat apa yang sejati dalam diri kita, kebaikan dan kekuatan kita, martabat dan hakekat diri kita sebagai anak Allah. Ia mencintai kita apa adanya, dan menuntun kita untuk menjadi yang terbaik seperti yang Ia lihat dalam diri kita. Ia menyebut kita sahabatNya, anggota keluargaNya, saudara yang dikasihiNya.<\/p>\n<p>Selamat Hari Minggu. Mari dan lihatlah, indahnya hidup bersama Yesus.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 14 Jan 2024<br \/>\nMinggu Pekan Biasa II<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 1:41;1:17b<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 1:35-42<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 1:41;1:17b<br \/>\nKami telah menemukan Mesias, yang artinya Kristus.<br \/>\nKasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 1:35-42<br \/>\nMereka datang dan melihat di mana Yesus tinggal,<br \/>\ndan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa<br \/>\nYohanes berdiri bersama dua orang muridnya<br \/>\ndi tempat ia membaptis orang di Sungai Yordan.<br \/>\nKetika melihat Yesus lewat, Yohanes berkata,<br \/>\n&#8220;Lihatlah Anak domba Allah!&#8221;<br \/>\nMendengar apa yang dikatakan Yohanes,<br \/>\nkedua murid itu pergi mengikuti Yesus.<br \/>\nTetapi Yesus menoleh ke belakang.<\/p>\n<p>Melihat bahwa mereka mengikuti Dia,<br \/>\nYesus lalu berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Apakah yang kamu cari?&#8221;<br \/>\nKata mereka kepada-Nya,<br \/>\n&#8220;Rabi &#8212; artinya: Guru, di manakah Engkau tinggal?&#8221;<br \/>\nYesus berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Marilah, dan kamu akan melihatnya.&#8221;<br \/>\nMereka pun datang dan melihat di mana Yesus tinggal,<br \/>\ndan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia.<br \/>\nWaktu itu kira-kira pukul empat.<\/p>\n<p>Salah seorang dari kedua murid<br \/>\nyang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus<br \/>\nadalah Andreas, saudara Simon Petrus.<br \/>\nAndreas mula-mula menemui Simon, saudaranya,<br \/>\ndan ia berkata kepadanya,<br \/>\n&#8220;Kami telah menemukan Mesias &#8212; artinya: Kristus.&#8221;<br \/>\nLalu Andreas membawa Simon kepada Yesus.<\/p>\n<p>Yesus memandang dia dan berkata,<br \/>\n&#8220;Engkau, Simon, anak Yohanes,<br \/>\nengkau akan dinamakan Kefas &#8212; artinya: Petrus.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah Sabda Tuhan.<\/p>\n<p>##########################<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI DARI KOTA JAILOLO, HALMAHERA BARAT<br \/>\nMINGGU, 14 JANUARI 2024<br \/>\nHARI MINGGU BIASA II<br \/>\nYoh. 1 : 35 &#8211; 42<\/p>\n<p>Beberapa pokok iman dan permenungan, yakni:<\/p>\n<p>1) Percayalah bahwa Yesus yang kita imani adalah Putra Allah yang dalam bahasa Yohanes Ia adalah Anak Domba Allah;<\/p>\n<p>2) Datang dan alamiah kasih Yesus dalam doa dan Misa Kudus seperti ajakan Yesus kepada dua Murid Yohanes;<\/p>\n<p>3) Bawalah Yesus yang kamu alami dan yakini kepada orang lain dan bawalah orang lain kepada Yesus sama seperti yang dilakukan oleh Andreas kepada Simon Petrus;<\/p>\n<p>4) Pengenalan akan Yesus hendaklah membawa perubahan sikap dan tingkah laku sama seperti Simon yang seorang nelayan biasa menjadi Petrus yang di atasnya Yesus membangun Gereja-Nya;<\/p>\n<p>5) Ingatlah bahwa apa yang Anda baca ini akan disempurnakan bagi jiwamu ketika engkau menyantap Tubuh dan Darah Kristus dalam Ekaristi Kudus hari ini.<\/p>\n<p>Dari kota Jailolo, kuberkati para sahabat: Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin<\/p>\n<p>Selamat berhari Minggu untuk para sahabat<br \/>\n( Mgr. INNO NGUTRA )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 14 Januari 2024 Hari Minggu Biasa II Yohanes 1:41-42 (Yoh 1:35-42) Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: &#8220;Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).&#8221; Ia membawanya kepada Yesus.&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-40255","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40255"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40256,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40255\/revisions\/40256"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}