{"id":40009,"date":"2024-01-10T08:55:02","date_gmt":"2024-01-10T01:55:02","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40009"},"modified":"2024-01-10T08:55:02","modified_gmt":"2024-01-10T01:55:02","slug":"rabu-10-januari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40009","title":{"rendered":"Rabu, 10 Januari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 10 Januari 2024<br \/>\nMarkus 1:35 (Mrk 1;29-39)<br \/>\nPagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.<\/p>\n<p>Yesus selalu membuka hari dengan berdoa kepada BapaNya. Doa bagi Yesus adalah komunikasi dari hati ke hati dengan Bapa di surga agar apapun yang dilakukan Yesus sesuai dengan kehendak BapaNya.<br \/>\nBersatu hati dengan Bapa di surga itulah inti doa Yesus. Maka apa yang dilakukan Yesus, setiap keputusan yang diambilNya, seluruh hidup dan karyaNya, tak pernah lepas dari kesatuanNya dengan BapaNya, yang selalu menemaniNya, hadir bagiNya, berjalan bersamaNya.<br \/>\nSebagai manusia biasa dan sekaligus Allah, Yesus mengalami betapa Ia disanjung, dipuja-puji, dicari-cari dan diikuti banyak orang. Hal ini dapat membuatNya terlena dan lengah dan menjauh dari kehendak BapaNya.<br \/>\nYesus juga mengalami penolakan, sikap dan ujaran kebencian, iri hati pemuka Yahudi, ancaman fisik maupun mental. Kekuatan Yesus untuk menghadapi semuanya itu adalah kesatuanNya dengan BapaNya yang tak pernah meninggalkan Dia.<br \/>\nApa yang dialami Yesus juga kita alami. Baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan serta menyakitkan. Sebagaimana halnya Yesus selalu membuka hari dengan doa dan mewarnai seluruh hidupNya dengan kesatuanNya dengan Bapa di surga, demikian juga kita tak dapat berjalan sendiri dan mengandalkan kemampuan diri sendiri.<br \/>\nLuar biasa kuasa kegelapan yang ingin menjatuhkan kita dan menggoda kita untuk mencari kesenangan dan menghindari pengorbanan dan derita. Mari kita selalu memulai hari dengan doa dan merenungkan Sabda Allah. Jangan biarkan kita terpisah dari Bapa di surga, dan dari Yesus yang setia menemani dan memegang tangan kita.<br \/>\nMintalah dalam doa agar Roh Kudus menerangi budi dan hatikita. Biarlah suaraNya menjadi suara hati kita, sehingga semua keputusan, sikap dan tindakan kita sesuai dengan jalan yang ditunjuk Tuhan. Resapi secara dalam dari awal sampai akhir doa Bapa Kami yang diajarkan Yesus bagi kita, niscaya hati kita terpaut selalu kepada hati Bapa di surga.<\/p>\n<p>Selamat hari Rabu. Diberkatilah semua niat baik dan karya kita hari ini.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 10 Jan 2024<br \/>\nRabu Pekan Biasa I<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 10:27<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 1:29-39<br \/>\n**********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 10:27<br \/>\nDomba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku.<br \/>\nAku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 1:29-39<br \/>\nIa menyembuhkan banyak orang<br \/>\nyang menderita bermacam-macam penyakit.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Sekeluarnya dari rumah ibadat di Kapernaum,<br \/>\nYesus dengan Yakobus dan Yohanes<br \/>\npergi ke rumah Simon dan Andreas.<br \/>\nIbu mertua Simon terbaring karena sakit demam.<br \/>\nMereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus.<br \/>\nYesus pergi ke tempat perempuan itu,<br \/>\ndan sambil memegang tangannya Yesus membangunkan dia,<br \/>\nlalu lenyaplah demamnya.<br \/>\nKemudian perempuan itu melayani mereka.<br \/>\nMenjelang malam, sesudah matahari terbenam,<br \/>\ndibawalah kepada Yesus<br \/>\nsemua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.<br \/>\nMaka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.<br \/>\nIa menyembuhkan banyak orang<br \/>\nyang menderita bermacam-macam penyakit<br \/>\ndan mengusir banyak setan;<br \/>\nIa tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara,<br \/>\nsebab mereka mengenal Dia.<\/p>\n<p>Keesokan harinya, waktu hari masih gelap,<br \/>\nYesus bangun dan pergi ke luar.<br \/>\nIa pergi ke tempat yang sunyi, dan berdoa di sana.<br \/>\nTetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Yesus.<br \/>\nWaktu menemukan Yesus, mereka berkata:<br \/>\n&#8220;Semua orang mencari Engkau.&#8221;<br \/>\nJawab Yesus, &#8220;Marilah pergi ke tempat lain,<br \/>\nke kota-kota yang berdekatan,<br \/>\nsupaya di sana juga Aku memberitakan Injil,<br \/>\nkarena untuk itu Aku telah datang.&#8221;<br \/>\nLalu pergilah Yesus ke seluruh Galilea,<br \/>\ndan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka<br \/>\ndan mengusir setan-setan.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA SAUMLAKI, TANIMBAR<br \/>\nRabu, 10 Januari 2024<br \/>\nMasa Biasa<br \/>\nInjil : Mrk. 1 : 29 &#8211; 39<\/p>\n<p>YESUS PASTI MENYEMBUHKANMU<\/p>\n<p>Jika dulu Yesus pernah menyembuhkan semua penyakit dari semua orang maka Ia pasti juga sangat mampu menyembuhkan semua sakit, penyakit dan deritamu saat ini.<\/p>\n<p>Pada setiap sesi Adorasi dalam seluruh rangkaian pelayanan kami bersama Romo Vikjen, beliau selalu menekankan point ini bahwa \u201cYesus menyembuhkan dari pagi sampai malam. Ia bukan hanya menyembuhkan satu atau beberapa penyakit melainkan semua penyakit, bukan juga cuma beberapa orang tapi semua orang.\u201d<\/p>\n<p>Kebenaran kata-kata Romo Vikjen di atas terbukti dalam Injil hari ini. Dikisahkan bahwa &#8220;Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan.\u201d ( ayat 34 )<\/p>\n<p>Karena itu, inilah yang harus Anda miliki dan perbuat yakni:<\/p>\n<p>1) Percaya bahwa Yesus punya kuasa untuk menyembuhkan dan memulihkanmu;<\/p>\n<p>2) Berobatlah ke dokter dengan penuh keyakinan bahwa Yesus dapat bekerja lewat para dokter dan obat yang Anda konsumsi;<\/p>\n<p>3) Berseralah kepada Yesus untuk semua sakit, penyakit, derita dan problemmu dengan keyakinan bahwa Yesus pasti menolongmu.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 10 Januari 2024 Markus 1:35 (Mrk 1;29-39) Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Yesus selalu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-40009","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40009"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40009\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40010,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40009\/revisions\/40010"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}