{"id":39838,"date":"2024-01-07T10:45:18","date_gmt":"2024-01-07T03:45:18","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=39838"},"modified":"2024-01-07T10:46:52","modified_gmt":"2024-01-07T03:46:52","slug":"minggu-07-januari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=39838","title":{"rendered":"Minggu, 07 Januari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 07 Januari 2024<br \/>\nHari Raya Penampakan Tuhan<br \/>\nPesta 3 Majus dari Timur<br \/>\nMatius 2:9-11 (Mat 2:1-12)<br \/>\nLihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.<\/p>\n<p>Setiap hari Minggu pertama di Tahun Baru, kita diajak untuk merenungkan kisah 3 orang Majus, yang dikenal juga sebagai 3 Raja atau 3 Sarjana yang mengunjungi Yesus di Betlehem. Kalau semula yang datang mengunjungi Yesus adalah para gembala dan orang Israel lainnya, kini Yesus mengundang bangsa-bangsa lain untuk datang ke Betlehem, melalui bintangNya. Karena itu perayaan hari ini disebut \u2018Hari Raya Penampakan Tuhan\u2019. Maksudnya Yesus, Sang Juruselamat Dunia, menampakkan diri kepada semua bangsa, yang diwakili 3 Raja atau Majus ini. Itu berarti kita-pun diundang Yesus untuk menjadi bagian dari kelahiranNya di dunia ini.<br \/>\nDari tradisi diketahui nama dan asal 3 raja ini: Kaspar (dari Asia), Melchior (dari Eropa), dan Balthazar (dari Afrika). Bagaimana mereka saling bertemu kita tidak tahu, namun penginjil Matius mengisahkan bahwa mereka dituntun oleh sebuah bintang, itulah bintang Yesus, bintang dari surga yang menjadi penunjuk jalan untuk bertemu Yesus.<br \/>\nSesungguhnya ketiga Majus ini telah memiliki segalanya yang dicari orang dunia. Mereka adalah raja, kaya dan berada di atas tahta kekuasaan. Mereka adalah sarjana, ilmuwan, ahli perbintangan. Tapi semuanya itu belum cukup bila mereka belum menyembah Tuhan, Raja Semesta Alam, Kristus Tuhan. Maka semua yang ada pada mereka, digunakannya untuk berjalan mencari Tuhan, mengikuti Sang Bintang Kebenaran, Firman penunjuk jalan. Karena itu Matius memberi mereka gelar \u201cMajus\u201d atau orang bijak.<br \/>\nOrang bijak adalah orang yang menggunakan semua yang ada padanya, untuk mencari dan menyembah Tuhan. Mereka pun membawa hadiah yang terbaik sesuai asalnya dengan makna yang dalam: emas (hadiah kepada Yesus sebagai Raja), kemenyan (sebagai Imam Agung), dan mur (sebagai minyak wangi urapan untuk pengorbanan dan kematian Yesus sebagai Penebus).<br \/>\nMari kitapun sepanjang tahun ini menjadi orang majus. Selalu mencari Tuhan, ikut petunjukNya, berani berkorban meninggalkan kenyamanan untuk memenuhi panggilan Tuhan serta mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.<\/p>\n<p>Selamat hari Minggu pertama di tahun baru ini. Bintang Yesus menuntun kita selalu.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 07 Jan 2024<br \/>\nMinggu Masa Natal<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 2:2<br \/>\nBacaan Injil: Mat 2:1-12<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 2:2<br \/>\nKami telah melihat bintang Tuhan di ufuk timur,<br \/>\ndan kami datang untuk menyembah Dia.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 2:1-12<br \/>\nKami datang dari timur untuk menyembah Sang Raja.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Pada zaman pemerintahan Raja Herodes,<br \/>\nsesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea,<br \/>\ndatanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem.<br \/>\nMereka bertanya-tanya,<br \/>\n&#8220;Di manakah Raja Yahudi yang baru dilahirkan itu?<br \/>\nKami telah melihat bintang-Nya di Timur<br \/>\ndan kami datang untuk menyembah Dia.&#8221;<br \/>\nMendengar hal itu,<br \/>\nterkejutlah raja Herodes beserta seluruh Yerusalem.<br \/>\nMaka dikumpulkannya<br \/>\nsemua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi,<br \/>\nlalu dimintanya keterangan dari mereka,<br \/>\ndi mana Mesias akan dilahirkan.<br \/>\nMereka berkata kepadanya,<br \/>\n&#8220;Di Betlehem di tanah Yudea,<br \/>\nkarena beginilah ada tertulis dalam kitab nabi:<br \/>\nDan engkau, Betlehem di tanah Yehuda,<br \/>\nengkau sekali-kali bukanlah yang terkecil<br \/>\ndi antara mereka yang memerintah Yehuda,<br \/>\nkarena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin,<br \/>\nyang akan menggembalakan umat-Ku Israel.&#8221;<br \/>\nLalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu<br \/>\ndan dengan teliti bertanya kepada mereka<br \/>\nkapan bintang itu nampak.<br \/>\nKemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya,<br \/>\n&#8220;Pergilah,<br \/>\ndan selidikilah dengan seksama hal-ikhwal Anak itu!<br \/>\nDan segera sesudah kamu menemukan Dia,<br \/>\nkabarkanlah kepadaku,<br \/>\nsupaya aku pun datang menyembah Dia.&#8221;<br \/>\nSetelah mendengar kata-kata raja Herodes,<br \/>\nberangkatlah para majus itu.<br \/>\nDan lihatlah,<br \/>\nbintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka<br \/>\nhingga tiba dan berhenti di atas tempat<br \/>\ndi mana Anak itu berada.<br \/>\nMelihat bintang itu,<br \/>\nsangat bersukacitalah mereka.<br \/>\nMaka masuklah mereka ke dalam rumah itu,<br \/>\ndan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya.<br \/>\nLalu mereka sujud menyembah Dia.<br \/>\nMereka pun membuka tempat harta bendanya<br \/>\ndan mempersembahkan persembahan kepada Anak itu,<br \/>\nyaitu emas, kemenyan dan mur.<br \/>\nKemudian, karena diperingatkan dalam mimpi<br \/>\nsupaya jangan kembali kepada Herodes,<br \/>\nmereka pun pulang ke negerinya lewat jalan lain.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>##########################<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>BERSAHABAT DAN &#8220;BERSAUDARA&#8221; DENGAN TUHAN DAN SEMUA ORANG DAN SEMESTA ALAM<br \/>\n(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung , Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Minggu, 7 Januari 2024<br \/>\nMasa Natal\/B<br \/>\nMat. 2:1-12: Orang-orang majus dari Timur<\/p>\n<p>HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN<\/p>\n<p>HARI ANAK MISIONER SEDUNIA<\/p>\n<p>Saya, anda masih berada dalam suasana Natal. Hari ini Gereja Katolik sedunia merayakan Pesta Penampakan Tuhan, EPIFANI, atau yang sering disebut &#8220;Pesta Tiga Raja&#8221; dari Timur (Gaspar, Baltasar, Melkior). Epifani, Penampakan Tuhan adalah penyataan\/manifestasi\/pengejawantahan DIRI DAN KARYA KESELAMATAN ALLAH BAGI MANUSIA (saya,anda) melalui ORANG2 MAJUS yang datang ke tempat kelahiran Tuhan. Para majus itu (bukan oranynya Yesus) MEWAKILI PARA BANGSA SELURUH DUNIA (mewakili saya, anda; mewakili bangsa\/negara saya, anda; mewakili suku,agama saya, anda; mewakili siapa saja), yang mau MEMPERLIHATKAN &#8220;PERSAUDARAAN\/PERSAHABATAN&#8221; SEMUA ORANG (SUKU, BANGSA, AGAMA) dan ALAM SEMESTA DI HADAPAN TUHAN YESUS.<\/p>\n<p>Penampakan Tuhan Yesus, yakni kehadiranNya di dunia SETIAP SAAT (setiap menit, jam, hari, bulan, tahun) menghimpun dan mempersatukan semua manusia (tanpa pandang bulu) dan ciptaanNya (alam semesta) dalam CINTAKASIHNYA yang menyelamatkan. Tak ada lagi orang Yahudi dan bukan Yahudi, orang bersunat dan tidak bersunat. Tidak ada lagi sekat2 antara orang Irian, Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatera, Flores, Cina, Arab, dll; Agama Kristen, Hindu, Budha, Islam, dsb; Pangkat, jabatan, status, dll.<\/p>\n<p>Karya KeselamatanNya menjangkau, tersedia, hadir, terbuka bagi semua orang (tanpa pandang bulu), seperti di dalam kisah orang2 Majus yang dibimbing sampai kepada Yesus, sang Kebenaran. Semua dibimbing dalam persahabatan, persaudaraan sejati. SYARATNYA SEDERHANA PERCAYA DAN MAU DIBIMBING OLEH TUHAN YANG DIIMANI, &#8220;BINTANG AGUNG&#8221;, KEBENARAN AGUNG saya, anda masing2.<\/p>\n<p>Pesta\/perayaan Penampakan Tuhan mengajak dan menyadarkan saya, anda semua untuk MEMBANGUN PERSAHABATAN\/PERSAUDARAAN SEJATI DENGAN TUHAN yang diimani dan DENGAN SEMUA ORANG (tanpa mengotak2an satu dg yang lain); saya, anda diajak untuk BERSAHABAT dan BERSAUDARA dengan Tuhan dan semua orang dan alam semesta; Saya, anda diajak untuk HIDUP BAGI TUHAN dan SESAMA dan BAGI ALAM SEMESTA. Hidup seperti inilah yang SUNGGUH DIRINDUKAN oleh SEMUA ORANG yang berkehendak baik (seperti Orang Majus yang sungguh tulus mau mencari Tuhan untuk MENYEMBAHNYA, bukan seperti Herodes yang mencari Tuhan tapi untuk &#8220;membunuh\/membinasakan&#8221;Nya. &#8220;Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu ? Kami telah melihat bintangNya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia&#8221; (Mat.2:2).<\/p>\n<p>Selamat merayakan Pesta Penampakan Tuhan. Selamat bersahabat dan bersaudara dengan Tuhan dan semua orang dan alam semesta. Selamat hidup bagi Tuhan dan semua orang dan alam semesta. Semoga Allah Tritunggal Mahakudus yang selalu menampakkan diriNya SETIAP SAAT (+) MEMBERKATI saya, anda sekalian yang selalu berkehendak baik untuk bersahabat dan bersaudara dengan Tuhan dan semua orang dan alam semesta saat ini di sini. Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 07 Januari 2024 Hari Raya Penampakan Tuhan Pesta 3 Majus dari Timur Matius 2:9-11 (Mat 2:1-12) Lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-39838","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39838","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39838"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39838\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39840,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39838\/revisions\/39840"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39838"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39838"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39838"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}