{"id":39620,"date":"2024-01-03T08:09:26","date_gmt":"2024-01-03T01:09:26","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=39620"},"modified":"2024-01-07T11:01:20","modified_gmt":"2024-01-07T04:01:20","slug":"rabu-03-januari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=39620","title":{"rendered":"Rabu, 03 Januari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 03 Januari 2024<br \/>\nYohanes 1:29,34b (Yoh 1:29-34)<br \/>\nPada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia\u2026Ia inilah Anak Allah.&#8221;<\/p>\n<p>Yohanes Pembaptis menunjuk Yesus sebagai Anak Domba Allah. Hal ini mengingatkn umat Israel, bagaimana mereka diselamatkan oleh darah anak domba untuk dapat keluar dari Mesir. Sekaligus Yohanes menubuatkan apa yang akan terjadi dengan Yesus, yang akan menjadi Anak Domba untuk menebus dan menyelamatkan seluruh umat manusia.<br \/>\nIa-lah Anak Allah yang menjadi Domba sembelihan agar pengorbananNya menjadi tanda cinta Allah yang tak terhingga untuk kita.<br \/>\nBetapa bersyukurnya kita, oleh baptisan dalam nama Allah Tritunggal Mahakudus, kita diangkat menjadi anak-anak Allah.<br \/>\nSebagai anak-anak Allah, Roh Kudus Allah tinggal dalam hati kita menemani kita berjalan mengikuti Kristus menuju ke rumah Bapa di surga. Perjalanan ini adalah ziarah kita di dunia. Kita akan melewati padang gurun kehidupan dan belantara pergumulan hidup yang tak menentu dari waktu ke waktu. Untuk itulah kita dituntun oleh Roh Kudus agar dapat melihat tanda-tanda kehadiran Allah, mengalami dan merasakan kuasa Allah bekerja dalam diri kita untuk membeda-bedakan yang baik dan yng jahat, dan memilih mengikuti bisikan Roh Allah untuk taat pada kehendak Allah.<br \/>\n\u201dYa Roh Kudus, tuntunlah kami untuk berjalan dalam terang Kristus sepanjang tahun ini. Biarlah buah-buah Roh selalu kami hasilkan dari kasih karunia Allah untuk kami dan dunia ini.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari baru. Tuhan Yesus menemani kita.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 03 Jan 2024<br \/>\nRabu Masa Natal<br \/>\nPF Nama Yesus Yang Tersuci<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 1:14.12b<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 1:29-34<br \/>\n*********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 1:14.12b<br \/>\nFirman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,<br \/>\nSemua orang yang menerima Dia,<br \/>\ndiberi-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 1:29-34<br \/>\nLihatlah Anak domba Allah.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan,<br \/>\nia melihat Yesus datang kepadanya.<br \/>\nMaka katanya, &#8220;Lihatlah Anak domba Allah<br \/>\nyang menghapus dosa dunia.<br \/>\nDialah yang kumaksud ketika kukatakan:<br \/>\nSesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku,<br \/>\nsebab Dia telah ada sebelum aku.<br \/>\nAku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia,<br \/>\ntetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air,<br \/>\nsupaya Ia dinyatakan kepada Israel.&#8221;<br \/>\nDan Yohanes memberi kesaksian, katanya,<br \/>\n&#8220;Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati,<br \/>\ndan Ia tinggal di atas-Nya.<br \/>\nAku pun sebenarnya tidak mengenal-Nya,<br \/>\ntetapi Yang mengutus aku untuk membaptis dengan air telah berfirman:<br \/>\nJikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang<br \/>\ndan tinggal di atas-Nya,<br \/>\nDialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.<br \/>\nDan aku telah melihat-Nya!<br \/>\nMaka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah!&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>##########################<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA MUTIARA DOBO<br \/>\nRabu, 03 Januari 2024<br \/>\nHari Biasa Oktaf Natal<br \/>\nInjil : Yoh. 1 : 29 &#8211; 34<\/p>\n<p>BERANI BERSAKSI BAHWA YESUS ADALAH TUHAN<\/p>\n<p>Diskusi bahkan debat tentang ke-Allah-an Yesus tetap terjadi dari zaman ke zaman dan dari generasi ke generasi, namun semuanya tak dapat melemahkan iman orang Kristen terhadap Yesus sebagai Anak Allah dan Tuhan.<\/p>\n<p>Pagi ini kita mendengar kesaksian dari Yohanes Pembaptis yang mengatakan:<\/p>\n<p>1) Ayat 34: \u201cDan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.\u201d<\/p>\n<p>2) Ayat 29a: \u201cPada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah!\u201d<\/p>\n<p>Bukti bahwa Yesus adalah Tuhan adalah apa yang disebutkan oleh Yohanes tentang-Nya:<\/p>\n<p>1) Ayat 29b: \u201cYesus punya kuasa menghapus dosa.\u201d<\/p>\n<p>2) Ayat 30b: \u201cKemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.\u201d<\/p>\n<p>3) Ayat 33: \u201cDialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.\u201d<\/p>\n<p>Bila semua bukti Kitab Suci sangat jelas bahwa Yesus adalah Tuhan maka mulai dari sekarang:<\/p>\n<p>1) Jangan ragukan lagi ke-Allah-an Yesus;<\/p>\n<p>2) Jangan tinggalkan Yesus karena uang\/harta, jabatan atau karena pernikahan;<\/p>\n<p>3) Percaya bahwa hanya Yesuslah yang menjamin surga untukmu;<\/p>\n<p>Akhirnya jangan takut untuk bersaksi bahwa Yesus adalah Tuhan.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 03 Januari 2024 Yohanes 1:29,34b (Yoh 1:29-34) Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia\u2026Ia inilah Anak Allah.&#8221; Yohanes Pembaptis&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-39620","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39620"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39620\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39843,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39620\/revisions\/39843"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}