{"id":39483,"date":"2023-12-30T21:54:20","date_gmt":"2023-12-30T14:54:20","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=39483"},"modified":"2023-12-30T21:54:20","modified_gmt":"2023-12-30T14:54:20","slug":"sabtu-30-desember-2023-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=39483","title":{"rendered":"Sabtu, 30 Desember 2023"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 30 Desember 2023<br \/>\nLukas 2:36,38 (Luk 2:36-40)<br \/>\nLagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya&#8230; Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.<\/p>\n<p>Terkait dengan kedatangan bayi Yesus ke Bait Allah, Lukas mengisahkan tentang Hana, seorang janda yang sudah berumur 84 tahun, namun tetap setia pergi ke Bait Allah. Ketaatan dan kesetiaan Hana berbuahkan pengabulan segala doa dan harapannya pada Allah, ia berjumpa dengan Sang Mesias yang sangat dirindukannya.<br \/>\nPerjumpaannya dengan bayi Yesus sangat membahagiakan Hana. Doa dan puasanya tidaklah sia-sia.<br \/>\nBila Hana harus menanti 84 tahun baru terkabul doanya bertemu Yesus, betapa beruntungnya kita karena setiap hari dapat berjumpa dengan Yesus dalam doa dan persekutuan ibadat. Bukankah Yesus telah berjanji \u201cdi mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka\u201d (Mat 18:20).<br \/>\nPertanyaannya: apakah kita sungguh rindu berjumpa dengan Yesus setiap hari? Atau hanya di saat hari Minggu ketika tiba jadwal ibadah?<br \/>\nTahun 2023 tinggal sehari lagi akan berakhir, tengoklah ke belakang untuk mensyukuri perjumpaan kita dengan Yesus dalam setiap doa, persekutuan ibadah, pada perjumpaan dengan orang-orang yang Yesus hadirkan dalam perjalanan hidup kita, serta dalam pelbagai peristiwa suka duka, jatuh bangun keseharian kita.<br \/>\nSyukurilah semuanya itu agar hati gembira dan bahagia, penuh sukacita dan harapan memandang ke depan, memasuki tahun baru nanti. Tuhan selalu membuat segala sesuatu indah pada waktuNya. Bersama Yesus harapan, doa dan upaya kita tidak pernah sia-sia.<br \/>\n\u201dBerdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.\u201d (1 Kor 15:58).<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan dengan penuh syukur dan sukacita.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 30 Desember 2023 Lukas 2:36,38 (Luk 2:36-40) Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya&#8230; Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-39483","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39483","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39483"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39483\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39484,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39483\/revisions\/39484"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39483"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39483"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39483"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}