{"id":39204,"date":"2023-12-23T10:38:25","date_gmt":"2023-12-23T03:38:25","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=39204"},"modified":"2023-12-23T10:38:25","modified_gmt":"2023-12-23T03:38:25","slug":"sabtu-23-desember-2023-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=39204","title":{"rendered":"Sabtu, 23 Desember 2023"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 23 Desember 2023<br \/>\nLukas 1:66 (Luk 1:57-66)<br \/>\nDan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: &#8220;Menjadi apakah anak ini nanti?&#8221; Sebab tangan Tuhan menyertai dia.<\/p>\n<p>Kisah kelahiran Yohanes Pembaptis diwarnai dengan campur tangan ilahi penuh tanda tanya. Saat ia dikandung, ibunya Elisabet sudah lanjut usia. Ayahnya Zakharia sempat menjadi bisu karena tidak yakin bahwa istrinya yang sudah tua dapat mengandung. Zakharia nanti dibukakan mulutnya saat ia memberi nama pada putranya, sesuai nama yang ditentukan Allah dan bukan atas kemauannya sendiri sebagai ayah.<br \/>\nApakah sesudah Yohanes lahir hidup mereka menjadi normal kembali? Ternyata tidak juga. Yohanes tidak menjadi imam menggantikan ayahnya, padahal mereka keturunan Lewi, para imam di Israel. Yohanes malah hidup bermatiraga jauh dari orangtua dan tinggal di padang gurun.<br \/>\nKita pun tahu bahwa hidup Yohanes berakhir tragis karena dipenggal kepalanya oleh Herodes! Kalau begitu apa artinya penginjil Lukas mengatakan dalam Luk 1:66 bahwa \u201cTangan Tuhan menyertai dia?\u201d<br \/>\nAllah menyertai Yohanes bukan untuk mengejar impiannya sendiri melainkan untuk menjalankan perutusannya: menyiapkan jalan bagi Yesus. Maka Yohanes mendapatkan makna hidupnya dari namanya yaitu sebagai Pembaptis Yesus.<br \/>\nDemikianlah juga halnya kita. Hidup kita menjadi penuh arti dalam kesatuan kita dengan Yesus. Dalam Yesus kita menemukan arti ungkapan iman ini: \u201cTangan Tuhan menyertai dia\u201d (Yohanes Pembatis) dan tentu saja menyertai kita semua, apapun yang terjadi.<br \/>\nSeburuk apapun kondisi di sekitar kita, tangan Tuhan menyertai kita. Kini bukan lagi impian kita yang penting, tapi bagaimana rencana Allah terlaksana dalam hidup dan karya kita. \u201cDatanglah Tuhan, sertai kami dalam suka duka hidup ini.\u201d<\/p>\n<p>Maranatha, Tuhan datanglah segera!\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 23 Desember 2023 Lukas 1:66 (Luk 1:57-66) Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: &#8220;Menjadi apakah anak ini nanti?&#8221; Sebab tangan Tuhan menyertai dia. Kisah kelahiran Yohanes Pembaptis diwarnai dengan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-39204","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39204"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39205,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39204\/revisions\/39205"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}