{"id":34177,"date":"2023-09-16T08:38:34","date_gmt":"2023-09-16T01:38:34","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=34177"},"modified":"2023-09-16T08:38:34","modified_gmt":"2023-09-16T01:38:34","slug":"sabtu-16-september-2023-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=34177","title":{"rendered":"Sabtu, 16 September 2023"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 16 September 2023<br \/>\nLukas 6:44a(Luk 6:43-49)<br \/>\n\u201dSebab setiap pohon dikenal pada buahnya.\u201d<\/p>\n<p>Kita ditanam Tuhan di bumi ini untuk menghasilkan buah. Bila tidak maka kita akan mengecewakan Tuhan yang menanam kita. Ingatkah kita kisah mengenai pohon ara yang dikutuk Yesus karena tidak berbuah? (Baca Matius 21:19). Pohon itu menjadi layu dan kering.<br \/>\nBuah yang diharapkan dari kita bukanlah prestasi untuk menunjukkan kehebatan kita tapi buah-buah roh yang keluar dari hati dan jiwa kita. Rasul Paulus menunjuk dengan indah buah-buah itu, yakni: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Gal 5:22).<br \/>\nMari berbuah di mana saja kita di tanam, agar dunia tahu \u201cbahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.\u201d (Rom 8:28).<br \/>\nBiarlah nama Tuhan dimuliakan oleh buah-buah rohani yang kita hasilkan melalui doa dan kerja kita, kasih dan kesetiaan kita untuk menjadi tangan dan hati Tuhan semasa kita hidup di dunia ini.<br \/>\nTetaplah menyatu dan tinggal dalam Yesus, Pokok Anggur kita yang tak henti mengalirkan rahmat kasihNya agar kita tetap berbuah.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan dan teruslah menghasilkan buah kebaikan dalam Tuhan.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 16 September 2023 Lukas 6:44a(Luk 6:43-49) \u201dSebab setiap pohon dikenal pada buahnya.\u201d Kita ditanam Tuhan di bumi ini untuk menghasilkan buah. Bila tidak maka kita akan mengecewakan Tuhan yang menanam kita.&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-34177","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34177","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=34177"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34177\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34178,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34177\/revisions\/34178"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=34177"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=34177"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=34177"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}