{"id":32548,"date":"2023-07-29T09:36:56","date_gmt":"2023-07-29T02:36:56","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=32548"},"modified":"2023-07-29T09:36:56","modified_gmt":"2023-07-29T02:36:56","slug":"sabtu-29-juli-2023-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=32548","title":{"rendered":"Sabtu, 29 Juli 2023"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 29 Juli 2023<br \/>\nPeringatan St Marta, Maria dan Lazarus, Keluarga Kudus Betania<br \/>\nYohanes 11:25-26 (Yoh 11:19-27)<br \/>\nJawab Yesus: &#8220;Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?&#8221;<\/p>\n<p>Setiap tanggal 29 Juli, Gereja mengajak kita untuk mengenang peristiwa iman pada keluarga kudus di Betania: Marta, Maria dan Lazarus. Mereka begitu dekat dengan Yesus dan teladan iman kakak beradik ini kiranya dapat menjadi teladan bagi kita untuk dekat dengan Yesus.<br \/>\nDikisahkan dalam Lukas 10:38-42, bagaimana Yesus memuji Maria yang duduk bersimpuh depan kaki Yesus. Ia begitu terpesona mendengarkan Yesus, memberi perhatian sepenuhnya pada sabda Yesus. Inii suatu teladan bagi kita untuk memberi waktu mendengarkan Yesus, serta memberi perhatian penuh pada apa yang difirmankan Tuhan.<br \/>\nSementara Marta menjadi teladan dalam bekerja dengan rajin dan tekun, memberikan yang terbaik bagi Yesus yang bertamu di rumah mereka.<br \/>\nDemikian juga ketika Lazarus adik mereka meninggal dunia, iman mereka akan Yesus, menyentuh hati Yesus untuk segera membangkitkan Lazarus yang sudah 4 hari dalam kubur. Marta maupun Maria mengungkapkan iman mereka dengan kata-kata yang sama: \u201cTuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.\u201d (Yoh 11:21,32).<br \/>\nMenanggapi keyakinan mereka, Yesus pun bersabda: \u201cAkulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup\u2026dan setiap orang yang percaya kepadaKu, tidak akan mati selama-lamanya.\u201d Yesus lalu membangkitkan Lazarus dari kematian dan ia hidup untuk menjadi saksi kuasa Yesus atas kematian dan janji hidup abadi bagi orang yang percaya.<br \/>\nTak ada satu kuasa di dunia dan akhirat, termasuk kematian, yang mampu menahan Yesus untuk memulihkan hidup kita manusia. Yesus selalu ada bagi kita untuk memberi hidup baru, kesempatan baru untuk bangkit dan berjalan bersamaNya. Tak ada kata terlambat bagi orang yang percaya.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan. Kasih Yesus menyertai keluarga kita.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 29 Juli 2023 Peringatan St Marta, Maria dan Lazarus, Keluarga Kudus Betania Yohanes 11:25-26 (Yoh 11:19-27) Jawab Yesus: &#8220;Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-32548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32548"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32548\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32549,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32548\/revisions\/32549"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}