{"id":31507,"date":"2023-06-11T14:50:33","date_gmt":"2023-06-11T07:50:33","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=31507"},"modified":"2023-06-11T14:50:35","modified_gmt":"2023-06-11T07:50:35","slug":"minggu-11-juni-2023-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=31507","title":{"rendered":"Minggu, 11 Juni 2023"},"content":{"rendered":"\n<p>Sabda Kehidupan<br>Minggu 11 Juni 2023<br>Hari Raya Tubuh Dan Darah Kristus<br>Yohanes 6:53-56 (Yoh 6:51-58)<br>Kata Yesus kepada mereka: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama Yesus datang ke dunia diutus BapaNya adalah agar \u201csetiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.\u201d (Yoh 6:13). Hidup yang kekal yang dianugerahkan Yesus bagi manusia tidak lain adalah hidup dalam persekutuan erat dan mesra denganNya, seperti pokok anggur dan ranting yang tak terpisahkan satu sama lain. Yesus hidup di dalam kita dan kita hidup di dalam Yesus.<br>Untuk itu Yesus memberikan seluruh hidupNya, Tubuh dan DarahNya menjadi santapan harian kita, jasmani maupun rohani. Sabda Yesus inilah yang menjadi jaminan hidup yang berkelimpahan dalam Dia, kataNya, \u201cDaging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.\u201d<br>Inilah makanan Ekaristi dalam rupa roti dan anggur yang diadakan Yesus bersama murid-muridNya saat perjamuan malam terakhir. Yesus menghendaki agar tubuh dan darahNya menjadi santapan harian kita, makanan utama kita untuk dapat berjalan bersamaNya selagi kita hidup di dunia ini bahkan sampai ke hidup yang kekal. Kita tak dapat hidup bila tidak makan dan minum. Demikian juga kita tak dapat hidup oleh iman akan Yesus, bila kita tidak menyantap tubuh dan darahNya. Tubuh dan darah Yesus adalah makanan sejati kita, bukan hanya secara simbolis dan abstrak juga bukan hanya sekedar pralambang, namun secara sakramental dan nyata, oleh kuasa Roh Kudus, Yesus menjadikan roti dan anggur menjadi tubuh dan darahNya dalam Ekaristi.<br>\u201dSegala pujian dan syukur bagiMu ya Yesus. Engkau telah memberikan tubuh dan darahMu menjadi santapan jiwa dan raga kami. Tinggallah dalam kami dan kami tinggal di dalamMu. Biarlah tubuh dan darahMu menjadi tubuh dan darah kami, agar kami berakar, bertumbuh dan berbuah subur untuk Kerajaan Allah hingga hidup yang kekal di surga.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat Hari Minggu, mari bersatu dengan Yesus dalam santapan Sabda dan TubuhNya.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanMinggu 11 Juni 2023Hari Raya Tubuh Dan Darah KristusYohanes 6:53-56 (Yoh 6:51-58)Kata Yesus kepada mereka: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-31507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=31507"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31508,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31507\/revisions\/31508"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=31507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=31507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=31507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}