{"id":30294,"date":"2023-04-29T13:46:38","date_gmt":"2023-04-29T06:46:38","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=30294"},"modified":"2023-05-13T21:32:41","modified_gmt":"2023-05-13T14:32:41","slug":"sabtu-29-april-2023-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=30294","title":{"rendered":"Sabtu, 29 April 2023"},"content":{"rendered":"\n<p>Sabda Kehidupan<br>Sabtu 29 April 2023<br>Yohanes 6:67-69 (Yoh 6:60-69)<br>Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: &#8220;Apakah kamu tidak mau pergi juga?&#8221; Jawab Simon Petrus kepada-Nya: &#8220;Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak semua yang dibuat dan dikatakan Yesus mudah dicerna dengan akal budi biasa. Sesudah mujizat perbanyakan roti, Yesus menuntun khalayak ramai yang mengikutiNya pada makna yang sebenarnya \u2018roti hidup yang turun dari surga.\u2019 Bila di jaman Musa itulah Manna yang turun dari langit setiap pagi, maka roti hidup yang dimaksud Yesus adalah diriNya sendiri, tubuh dan darahNya. Tentu saja menjadi pertanyaan logis, \u2018bagaimana mungkin memakan tubuh dan darah manusia? Bukankah ini praktek kanibalisme?\u2019 Akhirnya banyak yang kecewa dan mengundurkan diri, tidak lagi mau mengikuti Yesus.<br>Mengikut Yesus, menjadi muridNya memang tak selalu menyenangkan. Banyak hal yang sulit dimengerti dan tidak sejalan dengan apa yang kita inginkan. Maunya menjadi besar, diminta menjadi kecil, malah menjadi hamba. Inginnya menjadi hebat, disuruh rendah hati dan mengalah. Maunya hidup itu ringan melangkah tanpa beban, semua keinginan dan ambisi terpenuhi, malah diminta menyangkal keinginan diri dan memikul salib. Tak heran banyak yang menyerah, kecewa, dan meninggalkan Yesus.<br>Anehnya, bukannya membujuk murid-muridNya untuk jangan pergi, Yesus malah menantang mereka, \u201c&#8221;Apakah kamu tidak mau pergi juga?&#8221; (Yoh 6:67).<br>Beriman dan berserah pada Yesus adalah sebuah pilihan dan sebuah komitmen. Janganlah hanya mencari gampang, ikut Yesus sejauh menyenangkan atau sejauh kemauan kita terpenuhi. Memilih Yesus berarti setia padaNya sebagaimana Ia setia mencintai dan menemani kita. Semoga jawaban Petrus menjadi jawaban kita juga, \u201cTuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat berakhir pekan, Yesus Tuhan setia menemani kita&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanSabtu 29 April 2023Yohanes 6:67-69 (Yoh 6:60-69)Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: &#8220;Apakah kamu tidak mau pergi juga?&#8221; Jawab Simon Petrus kepada-Nya: &#8220;Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-30294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=30294"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30747,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30294\/revisions\/30747"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=30294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=30294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=30294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}