{"id":29619,"date":"2023-04-02T10:02:07","date_gmt":"2023-04-02T03:02:07","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=29619"},"modified":"2023-04-02T10:02:09","modified_gmt":"2023-04-02T03:02:09","slug":"minggu-palma-02-april-2023-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=29619","title":{"rendered":"Minggu Palma, 02 April 2023"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sabda Kehidupan<br>Minggu 02 April 2023<br>Hari Minggu Palma<br><em>Matius 21:9<\/em> (Mat 21:1-11)<br>Orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: &#8220;Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hari Minggu ini kita memulai Pekan Suci puncak karya penyelamatan Yesus yang ditandai dengan masuknya Yesus ke kota Yerusalem bagaikan Raja Israel yang jaya. Semua orang bersorak sorai sambil memegang daun palma, menyambut Yesus bagaikan Sang Raja sambil berteriak, \u201cHosana bagi anak Daud, Hosana di tempat yang mahatinggi.\u201d<br>Semua penduduk Yerusalem telah mendengar segala sesuatu yang diperbuat Yesus terutama mujizat-mujizatNya. Orang Israel telah membayangkan, inilah Dia Mesias yang Diurapi pengganti Raja Daud. Telah tiba saatnya Israel berjaya lagi dipimpin seorang Raja yang sangat sakti, yang sanggup menyembuhkan orang sakit, memberi makan secara gratis, bahkan mampu membangkitkan orang mati. Jayalah Israel oleh Raja seperti ini.<br>Sayangnya, puji-pujian ini hanyalah sementara. Sukacita berganti dukacita. Betapa pedihnya, bahwa dari mulut orang-orang yang sama yang berteriak \u2018hosana\u2019 keluar seruan menyakitkan, \u201csalibkanlah Dia!\u201d<br>Dua peristiwa yang sangat kontras ini dirayakan dalam satu perayaan yang sama pada hari Minggu Palma ini, mengingatkan kita dua ujung perjalanan hidup manusia: antara sukacita dan dukacita. Yesus mengalami semuanya itu sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perutusanNya di dunia ini: Ia menjadi manusia sama seperti kita, dan tak ada satu pun peristiwa manusia yang tak dialamiNya. Semua pengalaman suka duka diberkati oleh Yesus. Dalam hidup suka duka adalah satu. Jangan terlena saat bersukacita, begitu juga jangan menyerah saat derita melanda. Derita dan salib Yesus kiranya menjadi kekuatan kita, bahwa di balik susah derita oleh pengorbanan dan pemberian diri seperti Yesus, ada Paskah Raya bagi orang yang setia dan taat pada kehendak Bapa di surga.<br>Semoga misteri Paskah yang kita peringati dan rayakan di hari-hari suci ini, semakin meneguhkan iman kita akan kasih setia Allah, yang dalam Yesus menemani perjalanan suka duka hidup kita hingga Paskah abadi menjadi mahkota perjuangan kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selamat memasuki Pekan Suci. Mari menghayati makna hari-hari suci penebusan kita oleh Yesus yang tersalib&#x1f64f;&#x271d;&#xfe0f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanMinggu 02 April 2023Hari Minggu PalmaMatius 21:9 (Mat 21:1-11)Orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: &#8220;Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-29619","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29619","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29619"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29619\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29620,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29619\/revisions\/29620"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29619"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29619"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29619"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}