{"id":29101,"date":"2023-02-26T09:44:34","date_gmt":"2023-02-26T02:44:34","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=29101"},"modified":"2023-02-26T09:44:36","modified_gmt":"2023-02-26T02:44:36","slug":"minggu-26-februari-2023-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=29101","title":{"rendered":"Minggu, 26 Februari 2023"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sabda Kehidupan<br>Minggu 26 Februari 2023<br>Minggu Pra-Paskah I<br>Matius 4:10 (Mat 4:1-11)<br>Maka berkatalah Yesus kepadanya: &#8220;Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bacaan Injil hari ini mengisahkan pencobaan Yesus oleh Iblis di padang gurun. Dalam keadaan yang sangat lapar sesudah berpuasa 40 hari, Yesus digoda untuk menggunakan kuasa dan kapasitas yang ada padaNya sebagai Putra Allah untuk memuaskan dorongan hawa nafsu dalam diriNya. Godaan pertama, merubah batu menjadi roti demi mengatasi rasa laparNya. Ke dua, Yesus digoda untuk menunjukkan betapa hebatnya Dia sehingga tak pernah akan celaka dan terantuk pada apapun. Ke tiga, godaan menjadi penguasa dunia dan memiliki semua kerajaan di dunia ini.<br>Yesus dengan tegas memilih menyerahkan diri seutuhnya pada kasih dan kehendak BapaNya, daripada memuaskan kemauannya sendiri dengan menyalahgunakan semua kewenangan yang ada padaNya. Sesungguhnya Yesus sanggup melakukan semua yang diminta Iblis, tapi Ia memilih untuk solider dengan kita manusia yang lemah dan rapuh, daripada hidup sebagai manusia super yang bebas dari susah dan derita. Yesus memilih untuk ikut bersusah payah bekerja bersama kita, memikul beban kehidupan, ikut sakit dan terluka, daripada berjalan sendiri tanpa rintangan. Yesus tak pernah mau terlepas dari cinta BapaNya, sekalipun salib, sengsara dan kematian menjadi konsekwensinya. Mencintai BapaNya dan seluruh umat ciptaan Allah adalah pilihan Yesus.<br>Inilah kekuatan Yesus untuk menyangkal diri, mengorbankan segalanya, demi menyelamatkan kita. Maka pilihlah cinta pada Allah Bapa, pada Yesus Putra Allah, dan hidup oleh Roh KudusNya sebagai jaminan hidup kekal, daripada mengikuti godaan Iblis untuk mengejar kepuasaan diri dan melukai hati Allah.<br>Usirlah, dalam nama Yesus, semua bisikan si jahat untuk mengecoh kita dengan janji-janji palsu dan kenikmatan sesaat. Melekatlah di hati Tuhan, peganglah tanganNya dan berserulah minta tolong di saat kita digoda dan mohonlah pengampunan saat kita jatuh dalam godaan. Jangan lengah, Iblis selalu mencari waktu terbaiknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selamat Hari Minggu Prapaskah I. Kita kuat dalam genggaman tangan Tuhan.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanMinggu 26 Februari 2023Minggu Pra-Paskah IMatius 4:10 (Mat 4:1-11)Maka berkatalah Yesus kepadanya: &#8220;Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!&#8221; Bacaan Injil hari ini&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-29101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/app-2023-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29101"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29101\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29102,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29101\/revisions\/29102"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}