{"id":28789,"date":"2023-02-05T08:22:09","date_gmt":"2023-02-05T01:22:09","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=28789"},"modified":"2023-02-05T08:22:11","modified_gmt":"2023-02-05T01:22:11","slug":"minggu-05-februari-2023-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=28789","title":{"rendered":"Minggu, 05 Februari 2023"},"content":{"rendered":"\n<p>Sabda Kehidupan<br>Minggu 05 Februari 2023<br>Matius 5:13-14 (Mat 5:13-16)<br>&#8220;Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Atas cara yang sederhana namun jelas, Yesus memberi gambaran hidup kristiani yang penuh arti. Di satu pihak Yesus mengajak kita menjadi seperti garam yang sekalipun tak kelihatan namun telah memberikan cita rasa membangkitkan selera dan gairah serta semangat hidup. Di pihak lain Yesus menghendaki kita menjadi seperti cahaya yang kelihatan, untuk menerangi dan menuntun, mencerahkan dan memberi harapan. Kedua wujud ini kiranya menjadi nyata lewat perbuatan baik. Antara lain melalui kehadiran, sikap dan tutur kata, serta aksi nyata menebar kebaikan di sekitar kita, agar kehadiran kita senantiasa membawa arti bagi orang lain. Sebuah senyuman kecil dan tulus akan membuat orang lain ikut tersenyum dan merasa diterima. Sikap peduli kita bagi orang yang berbeban dan butuh pertolongan akan memberikan semangat hidup bagi mereka yang butuh pertolongan. Ada kesusahan dan duka, ada bencana dan banjir, namun tetap ada relawan, tangan terulur dan hati yang penuh cinta. Dengannya kita menjadi saksi kebaikan Tuhan dan orang dapat melihat bahwa Allah hidup dan bekerja melalui diri kita yang bersahaja dan berbelas kasih. Betapa bahagianya kita ketika Allah dimuliakan melalui hidup dan karya kita, di manapun kita berada, ke manapun kita diutus.<br>\u201dYa Yesus, utuslah Roh KudusMu memberi kami gairah dan semangat untuk mampu dan setia menggarami lingkungan sekitar dengan teladan kebaikan, rajin dan terlibat aktif. Gerakkan tangan kami agar terulur membantu, dan ringankan kaki kami agar maju melangkah menjumpai sesama. Jadikanlah kami pembawa damai dan sukacita, pengampunan dan belaskasih. Buatlah kami menjadi cahayaMu, memberi terang dan harapan baru, optimisme serta jalan keluar atas berbagai persoalan hidup ini. Amin.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat hari Minggu. Ajaklah keluarga dan teman untuk beribadah.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanMinggu 05 Februari 2023Matius 5:13-14 (Mat 5:13-16)&#8220;Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-28789","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28789","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28789"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28789\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28790,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28789\/revisions\/28790"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28789"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28789"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28789"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}