{"id":28298,"date":"2022-12-30T09:37:30","date_gmt":"2022-12-30T02:37:30","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=28298"},"modified":"2022-12-30T09:37:32","modified_gmt":"2022-12-30T02:37:32","slug":"jumat-30-desember-2022-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=28298","title":{"rendered":"Jumat, 30 Desember 2022"},"content":{"rendered":"\n<p>Sabda Kehidupan<br>Jumat 30 Desember 2022<br>Pesta Keluarga Kudus<br>Matius 2:13 (Mat 2:13-15, 19-23)<br>Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: &#8220;Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Sekalipun disebut sebagai keluarga kudus, Yosep dan Maria serta bayi Yesus, tak lepas dari pergumulan yang berat untuk menghadapi pelbagai ancaman yang disebabkan oleh nafsu serakah Herodes yang tak rela kekuasaannya digantikan oleh siapapun. Menjadi tanggungjawab Yosep sebagai bapa keluarga untuk menyelamatkan keluarganya dengan mengikuti petunjuk malaikat Tuhan.<br>Kita masih ingat perjalanan yang berat dan melelahkan Yosep dan Maria dari Nazaret ke Betlehem saat Maria lagi mengandung Yesus. Ketika tiba di Betlehem mereka harus menerima kenyataan bahwa tak ada tempat bagi mereka untuk menginap, dan akhirnya Yesus harus terlahir di kandang binatang. Padahal Yesus adalah Putra Allah, Penguasa seluruh alam semesta. Lantas baru saja mungkin mereka hendak pindah ke tempat yang lebih layak, karena hadiah yang diterima dari 3 raja sudah cukup untuk biaya penginapan, malaikat Tuhan menyuruh Yosep untuk segera mengungsi ke Mesir. Sungguh suatu perjalanan yang sangat jauh, penuh bahaya dan resiko, juga pasti sangat melelahkan. Namun Yosep taat pada rancangan Allah. Ia berusaha sekuat tenaga menyelamatkan bayi Yesus dan ibuNya.<br>Rahmat Allah tak pernah memisahkan kita dari tanggungjawab dan kerja keras, berikhtiar dan berupaya sekuat tenaga, dengan segenap hati dan jiwa untuk menunjukkan tanggungjawab kita terhadap keluarga, tugas dan pelayanan, bahkan komunitas dan organisasi yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Teladan Yosep dan Maria yang harus membesarkan Yesus dan mendidikNya bagaimana menjadi manusia yang sesungguhnya, kiranya memberi kita kekuatan iman, harapan yang teguh, bahwa kasih kita tak pernah sia-sia, dan hasil yang kita dapatkan tak pernah menghianati segala kerja keras dan upaya yang kita kerjakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mari terus berjuang dan berusaha, Yesus selalu ada berjuang bersama kita.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanJumat 30 Desember 2022Pesta Keluarga KudusMatius 2:13 (Mat 2:13-15, 19-23)Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: &#8220;Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-28298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28298"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28298\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28299,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28298\/revisions\/28299"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}