{"id":27744,"date":"2022-11-06T13:37:53","date_gmt":"2022-11-06T06:37:53","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=27744"},"modified":"2022-11-06T13:37:54","modified_gmt":"2022-11-06T06:37:54","slug":"kamis-03-november-2022-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=27744","title":{"rendered":"Kamis, 03 November 2022"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 &nbsp;Mazmur 105:4-5<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya. Mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Menemukan orang-orang yang hilang adalah sukacita Allah yang besar. Semoga hal itu berlaku pula bagi orang kristiani. Seringkali orang-orang yang berbuat salah dan ingin bertobat menghadapi kendala-kendala yang besar. Harga diri yang berlebihan dan kesombongan, keprihatinan salah akan hak wewenang sendiri menyebab kan kita bersikap menolak mereka itu. Bila kita lebih menyadari kesalahan-kesalahan kita, tentu akan lebih lunak penilaian kita ter hadap sesama.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PEMBUKA:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa kami di surga, semoga pengertian kami mengenai Yesus Putra-Mu menjadi harta kekayaan kami yang tak ternilai, dan semoga dapat kami bagikan dengan gembira kepada semua orang di seluruh dunia. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi 3:3-8a<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cApa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap merugikan karena Kristus.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara-saudara, kitalah orang-orang bersunat, yaitu kita yang beribadat oleh Roh Allah, yang bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh kepercayaan pada hal-hal lahiriah. Meskipun demikian sebenarnya aku mempunyai alasan untuk menaruh kepercayaan pada hal-hal lahiriah. Kalau orang lain menyangka dapat mengandalkan hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: aku disunat pada hari kedelapan, aku seorang Israel, dari suku Benyamin, aku seorang Ibrani asli; mengenai pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi; mengenai kegiatanku dalam agama Yahudi aku penganiaya jemaat; mengenai kebenaran dalam menaati hukum Taurat aku tidak bercacat. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap merugikan karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi karena aku telah berkenalan dengan Kristus Yesus, Tuhanku, sebab hal itu lebih mulia dari segala-galanya.<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 105:2-3.4-5.6-7<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ref<em>. Biarlah bersuka hati orang-orang yang mencari Tuhan.<\/em><\/strong><br><strong>atau<em>&nbsp;Alleluya<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib. Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.<\/li>\n\n\n\n<li>Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya. Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.<\/li>\n\n\n\n<li>Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya. Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :<em>&nbsp;Alleluya, alleluya<\/em><br>S : (Mat 11:28)&nbsp;<em>Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepada kalian.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 15:1-10<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cAkan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasa datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya, \u201cOrang ini menerima orang-orang berdosa dan makan bersama dengan mereka.\u201d Maka Yesus menyampaikan perumpamaan berikut kepada mereka, \u201cSiapakah di antaramu yang mempunyai seratus ekor domba lalu kehilangan seekor, tidak meninggalkan yang 99 ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau telah menemukannya, ia lalu meletakkannya di atas bahu dengan gembira. Setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata, \u2018Bersukacitalah bersama aku, sebab dombaku yang hilang telah kutemukan.\u2019 Aku berkata kepadamu, demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan. Atau wanita manakah yang mempunyai sepuluh dirham, lalu kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? Dan kalau telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata, \u2018Bersukacitalah bersama aku, sebab dirhamku yang hilang telah kutemukan.\u2019 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.\u201d<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Demikianlah Sabda Tuhan.<br>U. Terpujilah Kristus.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Fr. Fr. Yuvens Kristia Efrata SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara saudari yang teraksih, jumpa kembali dalam renungan singkat pada Kamis hari biasa XXXI, tanggal 3 November 2022.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pendengar Resi yang terkasih, Senang sekali rasanya bisa berbagi refleksi kepada saudara-saudari sekalian. Pada hari ini juga, saya, Frater Yuvens SCJ yang sedang menjalani studi di Jogjakarta merasa tersentuh dengan bacaan yang telah kita dengar bersama-sama. Hari ini saya dan mengajak anda sekalian pendengar resi yang terkasih, untuk kembali mengingat bahwa Allah begitu mencintai kita pribadi demi pribadi kendati kita berdosa, dan menginginkan kita berada dalam terang kasih-Nya. Diceritakan bahwa jika satu domba hilang, Sang Gembala akan pergi dan mencarinya sampai dapat. Kalau dapat, Ia akan bersukacita. Injil Lukas mencatat bahwa Jumlah untuk domba adalah 100. Sangat banyak bukan, namun ketika satu hilang, gembala tahu dan ia pergi mencarinya. Bayangkan saja kalau kita berada dalam sebuah acara bersama yang dihadiri 100 orang. Ketika satu pergi, besar kemungkinan kita mungkin tidak menyadarinya. Namun Sang Gembala tahu dan mencarinya. Begitulah juga dengan Allah kita. Cinta Allah tidaklah eksklusif pada pribadi atau kelompok tertentu, namun kepada semua manusia dengan memperhatikannya secara penuh. Allah kita adalah Allah yang mencintai kita dan tidak membiarkan kita masuk dalam maut. Oleh karenanya, ketika kita pergi darinya, Ia akan mencari. Peristiwa turunnya Allah&nbsp; ke dunia menjadi manusia dan mengalami Salib menjadi bukti kasihnya kepada kita, manusia.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Maka marilah, jika saat ini kita jauh darinya, kembalilah, kembalilah kepada Dia yang selalu mengasihi dan memperhatikan kita. Tinggalah dalam Tuhan maka kita akan menjadi aman dan damai. Selamat berkarya, lakukanlah yang terbaik dan berdoalah, sisanya serahkan kepada Tuhan yang Maha Tahu dan selalu ada untuk kita. Terimakasih. Salam Hati Kudus Yesus, Tuhan memberkati.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa kami di surga, kami bersyukur karena Engkau berkenan menjadi penuntun kami melalui Yesus Putra-Mu terkasih, yang telah melimpahkan rezeki kehidupan kepada kami. Sebab Dialah .<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 &nbsp;Filipi 3:8a<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Segala sesuatu kuanggap rugi karena aku telah berkenalan dengan Kristus Yesus Tuhanku, dan hal itu lebih mulia dari segala-galanya.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PENUTUP<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa kami yang maharahim, kami mengucap syukur, karena Engkau selalu menjaga memelihara, dan melindungi kami seperti yang dinyatakan oleh Putra-Mu. Kami mohon, perkenankanlah kami bertobat dan hidup berdasarkan kebaikan dan belas kasih. Demi Kristus,. ..<\/h4>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Resi-Kamis-03-November-2022-oleh-Fr.-Yuvens-Kristia-Efrata-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Visma-Vijaya-Praya-VVP-Yogyakarta-Indonesia.mp3\">Resi-Kamis 03 November 2022 oleh Fr. Yuvens Kristia Efrata SCJ dari Komunitas SCJ Visma Vijaya Praya (VVP) Yogyakarta \u2013 Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2022\/11\/02\/kamis-03-november-2022-hari-biasa-pekan-xxxi\/<\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=27744-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 &nbsp;Mazmur 105:4-5 Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya. Mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya. PENGANTAR Menemukan orang-orang yang hilang adalah sukacita Allah yang besar. Semoga hal&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-27744","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27744","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27744"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27744\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27745,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27744\/revisions\/27745"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27744"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27744"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27744"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}