{"id":27516,"date":"2022-10-10T13:52:42","date_gmt":"2022-10-10T06:52:42","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=27516"},"modified":"2022-10-10T13:52:46","modified_gmt":"2022-10-10T06:52:46","slug":"senin-10-oktober-2022-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=27516","title":{"rendered":"Senin, 10 Oktober 2022"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sabda Kehidupan<br>Senin 10 Oktober 2022<br>Lukas 11:30 (Luk 11:29-32)<br>\u201cSebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanda adalah sesuatu yang digunakan untuk menunjuk sesuatu yang lain. Misalnya ada tanda tangan, tanda jejak, tanda lalulintas, tanda baca, tanda-tanda alam. Untuk memahami arti sebuah tanda perlu kemampuan seseorang untuk membacanya, supaya tahu pesan yang mau disampaikan oleh tanda-tanda itu. Tanda tangan menunjuk keabsahan sebuah surat, tanda jejak menunjuk arah yang harus diikuti, tanda lalulintas adalah peringatan agar tertib menggunakan jalan raya. Ada juga tanda akan datangnya hujan, tanda akan sakit, tanda bahwa ada orang dalam rumah, atau tanda kehadiran. Hidup ini penuh dengan tanda. Di atas semuanya itu ada tanda yang paling penting: itulah tanda kehadiran Tuhan. Untuk menyadarinya kita perlu iman, yang adalah anugerah Allah semata. Sangat disayangkan orang Israel tidak percaya pada semua tanda-tanda heran yang dilakukan Yesus, yang menjadi pesan bagi mereka bahwa Mesias yang dijanjikan para nabi adalah Yesus sendiri. Mari memperdalam iman kita akan tanda-tanda kehadiran Tuhan dan pesan-pesan di balik semuanya itu yakni agar kita melihat dan mengalami kasih dan kebaikan Allah dalam seluruh perjalanan hidup kita. Ada begitu banyak tanda dan pesan kasih Allah, antara lain hadirnya mentari pagi mengawali hidup kita yang penuh berkat. Kehadiran setiap orang di samping kita juga adalah tanda hadirnya Tuhan. Terutama tanda-tanda kasih Tuhan melalui sakramen-sakramen, termasuk begitu banyak tanda dan pesan bagi kita untuk bertobat dan membaharui diri, berbalik arah dan kembali ke jalan Tuhan.<br>\u201dYa Yesus terangilah hatiku untuk mampu melihat dan merasakan kehadiranMu dalam semua peristiwa di hidupku. HadirMu adalah bahagiaku.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semangat Senin. Tuhan Yesus menemani kita selalu&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanSenin 10 Oktober 2022Lukas 11:30 (Luk 11:29-32)\u201cSebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.\u201d Tanda adalah sesuatu yang digunakan untuk menunjuk sesuatu yang&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-27516","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27516","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27516"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27516\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27517,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27516\/revisions\/27517"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27516"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27516"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27516"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}