{"id":27233,"date":"2022-09-08T10:10:29","date_gmt":"2022-09-08T03:10:29","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=27233"},"modified":"2022-09-08T10:10:32","modified_gmt":"2022-09-08T03:10:32","slug":"selasa-06-september-2022-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=27233","title":{"rendered":"Selasa, 06 September 2022"},"content":{"rendered":"\n<p>Sabda Kehidupan<br>Selasa 06 September 2022<br>Lukas 6:12-13 (Luk 6:12-19)<br>Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul.<\/p>\n\n\n\n<p>Penginjil Lukas sangat menekankan hidup doa Yesus. Tak ada hari yang dilaluiNya tanpa komunikasi dan perjumpaan pribadi dengan BapaNya. Entah mengawali hari maupun mengakhirnya. Tidak diceritakan di sini apa yang dibicarakan Yesus dengan BapaNya, namun apa yang terjadi sesudahnya menunjukkan apa yang disampaikan Yesus dalam doaNya: siapa yang akan dipilihNya menjadi rasul, berapa jumlahnya, dan tentu saja karakter masing-masing murid-muridNya. Pertanyaan bagi kita, mengapa yang dipilih Yesus adalah orang-orang biasa saja, para nelayan yang tidak biasa berbicara di depan umum, bahkan ada yang termasuk kelompok pemberontak, dan malah seorang ambisius, matre bahkan pengkhianat seperti Yudas Iskariot? Apakah Yesus telah salah memilih murid? Rancangan Allah bukanlah rancangan manusia. Yesus memberi kita teladan dalam berdoa. Kata lYesus kepada BapaNya dalam doa di Taman Getsemani, \u201cBukan kehendakKu, melainkan kehendakMulah yang terjadi.\u201d Yesus selalu berserah pada BapaNya dan menyatukan kehendakNya dengan kehendak Bapa di Surga. Maka ketika Ia harus memanggul salib ke Golgota, dengan taat dan setia Yesus menjalaninya. Lihatlah, betapa kemenangan penebusan dan keselamatan jiwa-jiwa yang menjadi puncak yang dituju, sekalipun untuk itu ada sengsara, siksaan dan hinaan, caci maki dan pengkhianatan. Kekuatan doa Yesus membuatNya menjalani semuanya dengan penuh penyerahan diri dan menyelesaikan karya penyelamatan kita dengan gemilang dan mulia. \u201cYa Yesus, kuatkanlah aku setiap saat oleh hadirMu di hidupku. Biarlah doaMu menjadi doaku, dan jalanMu menjadi jalanku, hidupku ada dalam tanganMu. Dengarlah selalu doaku, rahmati aku dengan Roh KudusMu di setiap usaha yang kulakukan. Amin.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat menjalani hari baru, terus berdoa dan bekerja.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanSelasa 06 September 2022Lukas 6:12-13 (Luk 6:12-19)Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-27233","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27233"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27234,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27233\/revisions\/27234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}