{"id":27045,"date":"2022-08-16T10:17:36","date_gmt":"2022-08-16T03:17:36","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=27045"},"modified":"2022-08-16T10:17:38","modified_gmt":"2022-08-16T03:17:38","slug":"selasa-16-agustus-2022-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=27045","title":{"rendered":"Selasa, 16 Agustus 2022"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">===============<br>PEKAN BIASA XX<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selasa,<br>16 Agustus 2022<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">Bersama Pater Fredy Jehadin,SVD<\/h1>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BACAAN PERTAMA:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yehezkiel<br>28: 1 &#8211; 10<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">INJIL MATIUS<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">19: 23 &#8211; 30<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yesus berkata kepada murid-muridNya: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.&#8221; Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: &#8220;Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?&#8221; Yesus memandang mereka dan berkata: &#8220;Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.&#8221; Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: &#8220;Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?&#8221; Kata Yesus kepada mereka: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaanNya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Dan setiap orang yang karena namaKu meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikianlah Sabda Tuhan<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">U: Terpujilah Kristus<\/h1>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SIRAMAN ROHANI<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SELASA, 16 AGUSTUS 2022<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RP FREDY JEHADIN, SVD<br>&nbsp;<br>Tema: Berlomba-Lombalah Menjadi Kaya Di Hadapan Tuhan!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Matius 19: 23 &#8211; 30<br>&nbsp;<br>Saudara-saudari\u2026 Hari ini Yesus mengingatkan para murid-Nya, bahwa sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk Kerajaan Surga. Apa yang membuat orang kaya sukar sekali masuk ke dalam Kerajaan Surga? Apakah semua orang kaya akan mengalami hal yang sama? Orang kaya yang bagaimana yang sulit masuk surga?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saudara-saudari\u2026 Tidak semua orang kaya secara jasmani sulit masuk ke dalam kerajaan surga. Orang kaya yang selalu merangkul Tuhan dalam kehidupan hariannya pasti selalu mendapat berkat dari Tuhan. Yang membuat orang kaya secara jasmani sukar sekali masuk kerajaan Surga adalah karena hati dan pikirannya selalu melekat pada harta kekayaannya. Kekayaan jasmani dilihat sebagai \u201cTuhan\u201d mereka. Karena di mana hatinya berada, maka pikiran dan perhatiannya pun akan berpusat ke sana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa orang kaya secara jasmani yang saya kenal. Mereka secara polos katakan bahwa kekayaan yang mereka miliki sesungguhnya adalah berkat bantuan Tuhan. Tuhanlah yang memungkinkan mereka kaya secara jasmani. Sebagai tanggapan atas kebaikan Tuhan, mereka selalu memberi sumbangan material baik kepada Gereja maupun membiayai sekolah anak-anak dari keluarga \u2013 keluarga miskin secara ekonomis. Secara jujur mereka akui bahwa semakin mereka membantu orang miskin dan gereja, Tuhan semakin memberkati usaha mereka. Sumbangan social mereka terasa tidak hilang, sebaliknya dikembalikan secara berlipat-ganda oleh Tuhan. Bagi orang kaya, yang punya hati kepada sesama dan Tuhan, surga adalah juga milik mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya orang kaya yang melihat kekayaan yang mereka kumpulkan itu hanya karena hasil jerih payah mereka semata, bukan karena campur tangan Tuhan, maka dalam menggunakannya juga, mereka menggunakannya sesuai dengan kemauan dan kepuasannya. Kekayaan digunakan sebagai pelempiasan kepuasan diri sendiri: pesiar keliling dunia, membeli mobil yang mahal-mahal, mendirikan vila yang mahal dll. Hati dan pikiran mereka selalu focus pada kekayaan. Hidupnya sungguh tergantung pada kekayaannya. Kalau sakit, mereka akan mencari dokter yang paling hebat di dunia ini. Mereka tidak peduli dengan orang miskin dan orang sakit. Gaya hidup mereka seperti gaya hidup orang kaya dalam Injil, yang tidak peduli dengan kehidupan Lazarus yang miskin dan sakit. Bagi orang semacam ini, sangatlah sukar untuk masuk ke dalam surga.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saudara-saudara\u2026 Dari sikap dan gaya hidup kedua kelompok orang kaya ini, kita boleh katakana bahwa bagi orang kaya yang murah hati dan punya hati terhadap Tuhan dan sesama, surga tetap menjadi milik mereka, sebaliknya bagi orang kaya yang tidak punya hati, tidak peduli terhadap orang miskin dan sakit dan melihat kekayaan sebagai sumber kebergantungan satu-satunya, maka surga bukanlah milik mereka. Tuhan tidak ada dalam hati mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Marilah saudara-saudari\u2026 Kaya atau miskin kita semua adalah milik Tuhan. Kita sudah seharusnya selalu merangkul Tuhan dalam hidup harian kita. Percayalah selalu bahwa hidup kita sesungguhnya berasal dan bersumber pada Tuhan. Karena itu berlomba-lombalah menjadi kaya, baik secara rohani maupun secara jasmani.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>===============PEKAN BIASA XX Selasa,16 Agustus 2022 Bersama Pater Fredy Jehadin,SVD BACAAN PERTAMA: Yehezkiel28: 1 &#8211; 10 INJIL MATIUS 19: 23 &#8211; 30 Yesus berkata kepada murid-muridNya: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-27045","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27045","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27045"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27045\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27046,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27045\/revisions\/27046"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}