{"id":26910,"date":"2022-07-31T11:11:09","date_gmt":"2022-07-31T04:11:09","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=26910"},"modified":"2022-07-31T11:11:10","modified_gmt":"2022-07-31T04:11:10","slug":"minggu-31-juli-2022-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=26910","title":{"rendered":"Minggu, 31 Juli 2022"},"content":{"rendered":"\n<p>Sabda Kehidupan<br>Minggu 31 Juli 2022<br>Lukas 12:20-21 (Luk 12:13-21)<br>\u201cTetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Kita semua adalah ciptaan Allah. Kita diciptakan untuk tujuan Allah yakni untuk kemuliaan Allah. Allah dimuliakan ketika sifat-sifat Allah dinampakkan dalam hidup kita. Allah kita adalah Allah Bapa yang Maharahim, Mahapengasih dan Penyayang. Allah Bapa bukanlah pengumpul harta, tetapi pembagi kasih. Pemberian terbesar Allah bagi manusia adalah PuteraNya sendiri, Yesus Tuhan kita. Allah memberi kita PuteraNya agar kita menjadi seperti Yesus, yang rela mengosongkan diri, agar kita dipenuhi dengan berkat dan kasih Allah. Ia adalah Gembala kita yang tak pernah membiarkan kita berkekurangan. Bahkan Ia menganugerahkan Roh KudusNya agar apapun yang kita perlukan, Roh Kudus-lah yang berdoa untuk kita. Dengan demikian yakinlah kita bahwa semua yang ada pada kita adalah pemberian Allah. Oleh karena itu kita tidak dapat menyimpannya untuk diri kita sendiri melainkan memberikannya kepada sesama. Sama seperti pohon yang ditanam tidak berbuah bagi dirinya sendiri tapi untuk makhluk hidup lain. Kebaikan yang kita lakukan bagi orang lain, pemberian yang kita bagikan kepada sesama yang membutuhkan, waktu dan tenaga yang kita abdikan, cinta dan pengampunan yang kita ikhlaskan, itulah sesungguhnya kekayaan rahmat Allah yang membuat kita kaya di hadapan Allah. Bukan oleh prestasi dan kehebatan kita, tapi karena kita bersandar pada Allah. Mari menjadi seperti Yesus yang selalu tergerak oleh belaskasih. Mari hidup untuk tujuan Allah, memberi diri seutuhnya untuk kemuliaan Allah. \u201cJadikanlah aku saluran berkatMu ya Tuhan, pemberianMu untuk dunia dan sesamaku.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Segala pujian dan hormat bagi Allah Tritunggal. Selamat Hari Minggu.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br>Ps Revi Tanod Pr<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda KehidupanMinggu 31 Juli 2022Lukas 12:20-21 (Luk 12:13-21)\u201cTetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-26910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26910"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26911,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26910\/revisions\/26911"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}