{"id":26868,"date":"2022-07-26T09:33:49","date_gmt":"2022-07-26T02:33:49","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=26868"},"modified":"2022-07-26T09:33:51","modified_gmt":"2022-07-26T02:33:51","slug":"selasa-26-juli-2022-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=26868","title":{"rendered":"Selasa, 26 Juli 2022"},"content":{"rendered":"\n<p>RENUNGAN HARIAN EMBUN SABDA, 26 Juli 2022<\/p>\n\n\n\n<p>Selasa Pekan Biasa XVII<\/p>\n\n\n\n<p>PW S. Yoakim dan Ana, Orangtua SP Maria<\/p>\n\n\n\n<p>Warna Liturgi: Putih<\/p>\n\n\n\n<p>Bacaan I<br>Sir 44:1.10-15<br>Nama mereka hidup terus turun-temurun.<\/p>\n\n\n\n<p>Bacaan dari Kitab Putera Sirakh:<\/p>\n\n\n\n<p>Kami hendak memuji orang-orang termasyhur, para leluhur kita,<br>menurut urut-urutannya.<br>Mereka adalah orang-orang kesayangan, yang kebajikannya tidak sampai terlupa;<br>semuanya tetap disimpan oleh keturunannya<br>sebagai warisan baik yang berasal dari mereka.<br>Keturunannya tetap setia kepada perjanjian-perjanjian,<br>dan anak-anak merekapun demikian pula keadaannya.<br>Keturunan mereka akan lestari untuk selama-lamanya,<br>dan kemuliaannya tidak akan dihapus.<br>Dengan tenteram jenazah mereka dimakamkan,<br>dan nama mereka hidup terus turun-temurun.<br>Kebijaksanaan mereka diceritakan oleh bangsa-bangsa,<br>dan para jemaah mewartakan pujian mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah sabda Tuhan!<\/p>\n\n\n\n<p>Bacaan Injil<br>Mat 13:16-17<br>Banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n\n\n\n<p>Sekali peristiwa<br>Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,<br>&#8220;Berbahagialah matamu karena telah melihat, berbahagialah telingamu karena telah mendengar.<br>Sebab, Aku berkata kepadamu:<br>Banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat,<br>tetapi tidak melihatnya,<br>dan ingin mendengar apa yang kamu dengar,<br>tetapi tidak mendengarnya.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Demikianlah sabda Tuhan!<\/p>\n\n\n\n<p>EMBUN SABDA:<br>&#8220;Berbahagialah matamu karena telah melihat, berbahagialah telingamu karena telah mendengar.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Shalom salam damai Sejahtera Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus, senang berjumpa kembali dengan anda dalam permenungan Harian Sabda Tuhan, Embun Sabda, selasa, 26 Juli 2022, PW St. Yoakim dan St. Anna, Orang Tua SP. Maria. Semoga anda sehat, tetap semangat, tetap tersenyum dan tetap berpengharapan pada Tuhan Yesus. Anda selalu dalam lindungan kasih Tuhan. Buat saudara dan saudariku yang sakit, dalam Nama Tuhan Yesus, anda sembuh. Saya ajak anda merenungkan:<br>&#8220;Berbahagialah matamu karena telah melihat, berbahagialah telingamu karena telah mendengar.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus,<br>di hari PW Orang Tua SP Maria, kita diingatkan kembali akan kekhususan kita, dengan melihat teladan dari St. Yoakim dan St. Anna ini. Tuhan Yesus katakan: &#8220;Berbahagialah matamu karena telah melihat, berbahagialah telingamu karena telah mendengar.&#8221; Ya, sabda ini mengingatkan kita soal kekhususan kita, dan lebih dari itu identitas kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus, tentunya peringatan wajib hari ini pesannya juga lebih banyak buat para orang tua, bagaimana menjadi orang tua yang teguh dalam iman akan Tuhan, dan bagaimana mendidik anak agar setia dan teguh dalam Iman. St. Yoakim dan St. Anna mendapatkan SP Maria ketika mereka sudah berusia lanjut, dan ketika mereka mendapatkannya, mereka mendidik SP Maria secara luar biasa dalam iman, dan bahkan mereka menyerahkan untuk dipakai Tuhan seturut kehendakNya. Pendidikan karakter yang baik, disiplin dalam doa dan pengetahuan akan Tuhan, dan dengan karunia luar biasa dari Tuhan, akhirnya SP Maria menjadi begitu istimewa, karena dipilih sebagai Ibu Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara dan saudariku terkasih dalam Tuhan, kita kembali pada Injil hari ini. Ya, dengan PW orang tua luar biasa ini, kita diingatkan kembali akan identitas kita yang luar biasa, akan kekhususan kita. Identitas ini tapinya memberikan kita juga satu tantangan yaitu apakah kita sebatas melihat dan mendengar? Karena pastinya Tuhan minta lebih yaitu menjadi pelaksana. Melakukan apa yang dilihat dan didengar. Siapsediakah kita untuk itu?<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara dan saudariku, marilah dengan keteladanan dari orang tua SP Maria, St. Yoakim dan St. Anna, kita terus berjuang menuju hidup kekudusan, hidup yang berbahagia karena melihat segala karya Agung Tuhan, mendengar segala sabda Tuhan, dan menjadi pelaksana Sabda Tuhan. Amin. Semoga.<\/p>\n\n\n\n<p>DOA:<br>Tuhan Yesus semoga kami hidup seturut teladan St. Yoakim dan St. Anna, hidup menjadi orang yang berbahagia karena selalu berpegang padaMu. Biarkanlah kami terus setia dan berkomitmen dalam hidup sebagai pelaksana pelaksana FirmanMu. Amin<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga kita semua dan semua orang orang yang kita sayangi dan kasihi, segala usaha dan karya kita, dilindungi dan diberkati Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin<\/p>\n\n\n\n<p>Salam dalam Sang Sabda,<\/p>\n\n\n\n<p>RP. Lukas Gewa Tiala (Adi), SVD<br>Soverdi Surabaya, Selasa, 26 Juli 2022<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RENUNGAN HARIAN EMBUN SABDA, 26 Juli 2022 Selasa Pekan Biasa XVII PW S. Yoakim dan Ana, Orangtua SP Maria Warna Liturgi: Putih Bacaan ISir 44:1.10-15Nama mereka hidup terus turun-temurun. Bacaan dari Kitab Putera Sirakh:&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-26868","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26868","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26868"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26868\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26869,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26868\/revisions\/26869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26868"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26868"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26868"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}