{"id":26784,"date":"2022-07-16T22:08:39","date_gmt":"2022-07-16T15:08:39","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=26784"},"modified":"2022-07-16T22:08:40","modified_gmt":"2022-07-16T15:08:40","slug":"sabtu-16-juli-2022-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=26784","title":{"rendered":"Sabtu, 16 Juli 2022"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RENUNGAN HARIAN EMBUN SABDA,16 Juli 2022<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sabtu Pekan Biasa XV<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PF S.P. Maria di Gunung Karmel<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warna Liturgi: Hijau<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bacaan I<br>Mi 2:1-5<br>Mereka merampas ladang ladang dan menyerobot rumah rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bacaan dari Nubuat Mikha:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Celakalah orang orang yang merancang kedurjanaan dan merencanakan kejahatan di tempat tidurnya!<br>Pada waktu fajar mereka melakukannya,<br>sebab hal itu ada dalam kekuasaannya.<br>Bila menginginkan ladang, mereka merampasnya,<br>bila menginginkan rumah, mereka menyerobotnya.<br>Mereka menindas orang bersama isi rumahnya dan manusia bersama milik warisannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab itu beginilah sabda Tuhan,<br>&#8220;Sungguh, Aku merancang malapetaka terhadap kaum ini.<br>Dan kalian takkan dapat menghindarkan lehermu dari padanya.<br>Kalian takkan dapat lagi berjalan angkuh,<br>sebab waktu itu adalah waktu yang mencelakakan.<br>Pada hari itu orang akan melontarkan sindiran tentang kalian<br>dan akan memperdengarkan suatu ratapan.<br>Mereka akan berkata, &#8220;Kita telah dihancurluluhkan!<br>Bagian warisan bangsaku telah diukur dengan tali, dan tidak ada orang yang mengembalikannya.<br>Ladang ladang kita dibagikan<br>kepada orang orang yang menawan kita.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab itu tidak akan ada bagimu orang yang melontarkan tali dengan undian di dalam jemaah Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikianlah sabda Tuhan!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bacaan Injil<br>Mat 12:14-21<br>Dengan keras Yesus melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah sabda yang telah disampaikan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekali peristiwa<br>orang orang Farisi bersekongkol untuk membunuh Yesus.<br>Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka, lalu menyingkir dari sana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak orang mengikuti Dia, dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Dengan keras Ia melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah sabda yang disampaikan oleh nabi Yesaya.<br>&#8220;Lihatlah, itu HambaKu yang Kupilih, yang Kukasihi,<br>yang kepadaNya jiwaKu berkenan.<br>RohKu akan Kucurahkan atas Dia,<br>dan Ia akan memaklumkan hukum kepada sekalian bangsa.<br>Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak, suaraNya tidak akan terdengar di jalan jalan.<br>Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskanNya,<br>dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkanNya,<br>sampai Ia menjadikan hukum itu menang.<br>KepadaNyalah semua bangsa akan berharap.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikianlah sabda Tuhan!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">EMBUN SABDA:<br>&#8220;KEPADANYALAH SEMUA BANGSA AKAN BERHARAP&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Shalom saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus, senang berjumpa kembali dengan anda dalam permenungan Harian Sabda Tuhan, Embun Sabda, Sabtu, 16 Juli 2022. Semoga anda sehat, tetap semangat, tetap tersenyum dan tetap berpengharapan pada Tuhan Yesus. Anda selalu dalam lindungan Kasih Tuhan. Buat saudara dan saudariku yang sakit, dalam Nama Tuhan Yesus, anda sembuh. Saya ajak anda merenungkan:<br>&#8220;KEPADANYALAH SEMUA BANGSA AKAN BERHARAP&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus, &#8220;KepadaNyalah semua bangsa akan berharap,&#8221; kalimat ini sungguh menggugah hati saya, maka ketika membacanya saya hanya katakan, Amin. Ya benar adanya, pada Dialah ada selalu pengharapan. Dalam Injil hari ini kita akan temukan mengapa Dia, Tuhan kita Yesus kristus adalah pengharapan dari segala bangsa atau semua orang.<br>1) Dia adalah Hamba Allah yang dipilih dan diurapi Allah sendiri. Dia adalah Mesias. KepadaNyalah Allah berkenan.<br>2) Roh Allah ada padaNya dan segala apa yang dikatakan dan dilakukan bersumber dari Allah sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saudara dan saudariku terkasih dalam Kristus, terus apa yang bisa kita petik dan ambil dari kalimat atau bacaan yang luar biasa ini.<br>1) Marilah kita bersyukur kepada Allah karena kita diberikan atau dianugerahkan Tuhan Yesus yang luar biasa cintaNya sama kita, dan yang selalu beri pengharapan buat kita terutama disaat saat kita kehilangan pengharapan. Ada begitu banyak SabdaNya dalam Kitab Suci yang bisa menjadi referensi pengharapan dan ada begitu banyak kejadian dalam hidup kita yang sudah membuktikan bahwa Dialah pengharapan sejati kita.<br>2) Dengan menjadi pengikutNya yang paham dan mengerti akan segala sabda pengharapanNya, kita pun diajak dan diundang oleh Tuhan sendiri untuk menjadi pengharapan buat orang lain, buat sesama disekitar kita. Kata kata dan perbuatan kita hendaknya memberikan pengharapan buat orang lain, terutama buat mereka yang sudah kehilangan pengharapan. Hendaknya dengan kata kata dan perbuatan kita orang akan sampai pada kesimpulan bahwa mereka akan terus berharap dan berharap, karena ada satu sumber pengharapan yang sejati yaitu Tuhan sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saudara dan saudariku, semoga kita menjadi terus baik, dan baik, dan baik; terus memberitakan bahwa Tuhan Allah kita itu ada bersama kita selalu dan tidak pernah meninggalkan kita. Amin. Semoga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">DOA:<br>Tuhan Yesus, sykur dan terima kasih atas karunia cintaMu yang tak pernah habis habisnya buat kami. Cinta dan kasih sayangMu membuat kami sadar bahwa didalamMu kami bisa terus berharap dan dengan pengharapan itu mendorong kami untuk terus menjadi baik dan berkat bagi orang lain. Tolong kami untuk setia ya Tuhan. Amin<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga kita semua dan semua orang yang kita sayangi dan kasihi, segala usaha dan karya kita, dilindungi dan diberkati Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salam dalam Sang Sabda,<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RP. Lukas Gewa Tiala (Adi), SVD<br>Soverdi Surabaya, Sabtu, 16 Juli 2022<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RENUNGAN HARIAN EMBUN SABDA,16 Juli 2022 Sabtu Pekan Biasa XV PF S.P. Maria di Gunung Karmel Warna Liturgi: Hijau Bacaan IMi 2:1-5Mereka merampas ladang ladang dan menyerobot rumah rumah. Bacaan dari Nubuat Mikha: Celakalah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-26784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26784"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26785,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26784\/revisions\/26785"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}