{"id":26589,"date":"2022-06-14T15:16:39","date_gmt":"2022-06-14T08:16:39","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=26589"},"modified":"2022-06-14T15:16:40","modified_gmt":"2022-06-14T08:16:40","slug":"rabu-15-juni-2022","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=26589","title":{"rendered":"Rabu, 15 Juni 2022"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Mazmur 31:20<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Betapa melimpah kebaikan yang kaucurahkan&nbsp;bagi orang yang berlindung pada-Mu<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">\u2018Semoga aku mewarisi dua bagian dari rohmu,\u2019 demikianlah permohonan Elisa kepada Elia. Namun, Elia tak dapat memberikannya, karena harus diperoleh dari Tuhan sendiri. Elia Baru, yaitu Mesias, akan membagikan Roh-Nya dengan melimpah. Dalam semangat Yesus itulah kita dapat hidup, asal kita mengamalkan cinta kasih tanpa pamrih selain agar Tuhan mengganjar kita.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PEMBUKA:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah bedoa:&nbsp;Allah Bapa Yang Mahamurah hati,&nbsp;ajarilah kami berbuat baik benar-benar&nbsp;berkat Yesus, Putra manusia.&nbsp;Ajarilah kami melaksanakan segala&nbsp;yang memperbesar dan mempersubur&nbsp;kebahagian sesama.&nbsp;Demi Yesus Kristus Putra-Mu, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Kedua Raja-Raja 2:1.6-14<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cTiba-tiba datanglah kereta berapi dan naiklah Elia ke surga.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pada waktu itu Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal, dan ketika mereka ada di kota Yerikho, berkatalah Elia kepada Elisa, \u201cBaiklah engkau tinggal di sini, sebab Tuhan menyuruh aku ke Sungai Yordan.\u201d Jawab Elisa, \u201cDemi Tuhan yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan dikau.\u201d Lalu berjalanlah keduanya. Lima puluh orang dari rombongan nabi di Yerikho ikut berjalan dengan mereka. Tetapi mereka memandang dari jauh, ketika Elia dan Elisa berdiri di tepi Sungai Yordan. Lalu Elia mengambil jubahnya, digulungnya dan dipukulkannya ke atas air. Maka terbagilah air itu ke sebelah sini dan sebelah sana . Lalu keduanya menyeberang dengan berjalan di tanah yang kering. Sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa, \u201cMintalah apa yang hendak kulakukan bagimu, sebelum aku terangkat dari padamu.\u201d Jawab Elisa, \u201cSemoga aku mewarisi dua bagian dari rohmu.\u201d Berkatalah Elia, \u201cApa yang kauminta itu sukar! Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah bagimu seperti yang kauminta. Jika tidak, ya tidak akan terjadi.\u201d Sedang mereka berjalan terus sambil bercakap-cakap, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya. Lalu naiklah Elia ke surga dalam angin badai. Melihat itu berteriaklah Elisa, \u201cBapaku! Bapaku! Kereta Israel dan orang-orang yang berkuda!\u201d Kemudian Elia tidak kelihatan lagi oleh Elisa. Maka Elisa merenggut pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua. Sesudah itu ia memungut jubah Elia yang telah terjatuh. Lalu Elisa berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi Sungai Yordan. Dipukulkannya jubah Elia yang terjatuh itu ke atas air sambil berseru, \u201cDi manakah Tuhan, Allah Elia?\u201d Maka terbagilah air itu ke sebelah sini dan ke sebelah sana . Lalu Elisa menyeberang.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 31:20.21.24<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ref.<em>&nbsp;Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai kalian semua yang berharap kepada Tuhan.<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kaulakukan di hadapan manusia bagi orang yang berlindung pada-Mu.<\/li><li>Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah.<\/li><li>Kasihilah Tuhan, hai semua orang yang dikasihi-Nya! Tuhan menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang yang congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;<em>Alleluya, alleluya<\/em><br>S : (Yoh 14:23)&nbsp;<em>Barangsiapa mengasihi Aku, ia akan menaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 6:1-6.16-18<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cBapamu yang melihat yang tersembunyi, akan mengganjar engkau.\u201d<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dalam khotbah di bukit, Yesus bersabda, \u201cHati-hatilah, jangan sampai melakukan kewajiban agamamu di depan orang supaya dilihat. Sebab jika demikian, kalian takkan memperoleh upah dari Bapamu yang di surga. Jadi, apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang-orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya dipuji orang. Aku berkata kepadamu, \u2018Mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah tangan kirimu tahu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.\u201d \u201cDan apabila kalian berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan di tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu, \u2018Mereka sudah mendapat upahnya.\u2019 Tetapi jikalau engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu, dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.\u201d \u201cDan apabila kalian berpuasa, janganlah muram mukamu, seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu, \u2018Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.\u2019 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.\u201d<br>Demikianlah Sabda Tuhan!<br>U. Terpujilah Kristus!<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Gregorius Jenli Imawan SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pendengar Resi Dehonian yang terkasih, selamat berjumpa kembali dengan saya, Romo Jenli, SCJ dari Komunitas Postulat \u2013 Novisiat, Gisting (Lampung), dalam ReSi (Renungan Singkat) Dehonian, edisi hari Rabu, 15 Juni 2022. Bacaan dari Injil menurut Matius 6: 1-6. 16-18.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Mari kita merenungkan apa yang dikatakan Tuhan dalam Injil pada hari ini: \u201cTetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah tangan kirimu tahu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi. Maka, Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu\u201d. Sahabat dehonian yang diberkati Tuhan, kutipan ayat di atas mengingatkan kita tentang bagaimana jika kita berbuat baik, atau setidaknya ketika kita berbagi kepada sesama. Tuhan mengajarkan untuk membagikan apa yang kita miliki kepada orang lain dengan keikhlasan hati; bukan didasarkan pada disposisi batin untuk mendapatkan balasan atau bahkan pengakuan.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Lebih dari sekadar mengajarkan tindakan yang bermoral, Tuhan dengan Sabda-Nya mengundang kita untuk menjadi orang Katolik yang baik. \u201cMenjadi orang Katolik yang baik\u201d mengarahkan kita untuk menjadi seorang pribadi yang berkualitas. Kualitas tersebut ditunjukkan dengan sebisa mungkin peka terhadap kebutuhan sesama dan menunjukkan kepekaan itu melalui tindakan berbagi tanpa pamrih. \u201cSedekah\u201d sebagaimana yang dikatakan Tuhan, adalah sebuah bentuk konkret dari kepekaan hati kita terhadap kebutuhan sesama. \u201cMemberi dengan tangan tersembunyi\u201d memuat arti adanya kerelaan atau keikhlasan jika kita berbuat sesuatu kepada atau bagi yang lain, terlebih mereka yang membutuhkan uluran hati kita.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dengan merenungkan Sabda Tuhan pada hari ini, kita diingatkan kembali untuk mewujudkan panggilan Kristiani kita: \u201cKasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri\u201d (Mat 22: 39). Namun, Tuhan tidak hanya meminta kita sebatas untuk mengerti Sabda itu, tetapi juga mengonkretkannya disertai dengan sikap ketulusan. Jika demikian adanya, \u201cmaka, Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu\u201d.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Semoga Hati Kudus Yesus, memberkati niat baik kita untuk berbagi kepada sesama. Amin.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa maha pengasih,&nbsp;berkenanlah hadir di sini.&nbsp;dan semoga roti anggur ini&nbsp;menunjukkan kepada kami jalan Putra-Mu&nbsp;yang telah mengurbankan hidup-Nya demi kami&nbsp;dan kini menjadi perantara kami di hadapan-Mu&nbsp;Sepanjang masa.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Matius 6:3<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jika memberi sedekah janganlah tangan kirimu tahu&nbsp;apa yang dibuat tangan kananmu.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa:&nbsp;Allah Bapa mahakuasa dan kekal,&nbsp;kami mengucap syukur&nbsp;karena telah dikunjungi oleh guru kebajikan, utusan-Mu.&nbsp;Kami mohon,&nbsp;semoga kami dapat meresapkan sabda-Nya&nbsp;di dalam hati kami&nbsp;serta melaksanakan dengan sukacita.&nbsp;Sebab Dialah \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Resi-Rabu-15-Juni-2022-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-Postulat-Novisiat-SCJ-St.-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\">Resi-Rabu 15 Juni 2022 oleh Rm. Gregorius Jenli Imawan SCJ dari Komunitas Postulat-Novisiat SCJ St. Yohanes Gisting Lampung-Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2022\/06\/14\/rabu-15-juni-2022-hari-biasa-pekan-xi\/<\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=26589-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"http:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/image.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"902\" src=\"http:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/image-1024x902.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-26590\" srcset=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/image-1024x902.png 1024w, https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/image-300x264.png 300w, https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/image-768x676.png 768w, https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/image.png 1215w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption>\u201cHati Yesus dipenuhi dengan belas kasihan bagi semua orang yang menderita; mereka yang dilanda masalah, kesulitan, dan penderitaan; untuk yang lapar, yang bekerja keras, yang melarat, dan yang sakit dan lemah. Dia adalah Hati Seorang Bapa, Hati Seorang Ibu, Hati Seorang Gembala.\u201d (<em>Leo John Dehon, SCJ. The Priestly Heart of Jesus, 14th Meditation)<\/em><br><br><strong>Hati Yesus yang Maha Kudus,\u00a0\u00a0<\/strong>bantulah aku untuk merasakan\u00a0belas kasih dari Hati-Mu yang Maha Kudus,\u00a0untuk semua perjuanganku,\u00a0dan tunjukkan padaku bagaimana berbelarasa\u00a0dengan perjuangan orang-orang di sekitarku.<br>Dengan penuh keyakinan pada cinta Hati-Mu yang lembut,\u00a0aku datang kepada-Mu\u00a0dengan penuh iman dan memohon\u00a0apa yang sungguh aku butuhkan.\u00a0<br><em>[Sebutkan permintaan Anda.]<\/em><br>Karena Engkau sangat mengenalku,\u00a0aku akan menunggu dengan sabar\u00a0untuk menerima dari Hati-Mu yang pemurah,\u00a0apa yang benar-benar aku butuhkan\u00a0untuk kepentinganku dan saudara-saudariku.<br>Semoga jawaban atas doaku,\u00a0memungkinkan aku untuk bekerja sama\u00a0dengan Hati-Mu dalam membangun\u00a0Kerajaan cinta, keadilan, dan damai-Mu.\u00a0Amin.<br>Bapa Kami, Salam Maria 3x, Kemuliaan,<br><br><strong>LITANI HATI KUDUS YESUS<\/strong><br>(Doa-doa dalam litani ini didasarkan pada gambar-kata yang menggugah ini, yang disusun dari tulisan-tulisan rohani P. Dehon.)<br><strong>Persembahkanlah hatimu, putra dan putri Tuhan,\u00a0persembahkanlah hatimu sebagai kurban\u00a0kepada Tuhan di atas mezbah Hati Yesus.\u00a0\u00a0<\/strong><br><br>Hati Yesus, Hati Bapa kami dan Allah kami,\u00a0<strong>kami memuji Engkau<\/strong>.<br>Hati Yesus, yang sepenuhnya milik Bapa-Mu dan kami,\u00a0<strong>kami memuji-Engkau<\/strong>.<br>Hati Yesus, kasih Allah yang menjelma bagi manusia,\u00a0<strong>kami memuji-Engkau<\/strong>.<br>Hati Yesus, lambang cinta manusia kepada Allah,\u00a0<strong>kami memuji Engkau.<\/strong><br><strong>\u00a0<\/strong><br>Hati Yesus, yang menaruh perhatian khusus dan penuh kasih kepada kami,\u00a0<strong>kami bersyukur kepada-Mu.<\/strong><br>Hati Yesus yang lembut seperti hati seorang ibu,\u00a0<strong>kami bersyukur kepada-Mu<\/strong>.<br>Hati Yesus, yang mengasihi kami lebih dari seorang ibu,\u00a0<strong>kami bersyukur kepada-Mu<\/strong><br>Hati Yesus, sahabat yang kebaikannya tak terhingga,\u00a0\u00a0<strong>kami bersyukur kepada-Mu<\/strong><br>Hati Yesus yang mengasihi kami lebih dari seorang sahabat,\u00a0<strong>kami bersyukur kepada-Mu<\/strong><br>Hati Yesus, pasangan jiwa kami yang penuh kasih, yang kasihnya\u00a0 selalu segar,\u00a0\u00a0<strong>kami bersyukur kepada-Mu<\/strong><br>Hati Yesus yang mengasihi kami lebih dari pasangan hidup,\u00a0<strong>kami bersyukur kepada-Mu<\/strong><br><strong>\u00a0<\/strong><br>Hati Kudus Yesus, penuntun kepada Kebijaksanaan yang tak terbatas,\u00a0<strong>kami mencintai-Mu.<\/strong><br>Hati Kudus Yesus, yang ingin selalu menolong kami dan memenuhi semua kebutuhan kami,\u00a0<strong>kami mencintai-Mu.<\/strong><br>Hati Kudus Yesus, yang bersimpati dengan semua\u00a0 kelemahan\u00a0 rohani\u00a0 dan\u00a0 jasmani kami,\u00a0<strong>kami mencintai-Mu.<\/strong><br>Hati Kudus Yesus, harta silih, kasih, dan anugerah kami,\u00a0<strong>kami mencintai-Mu.<\/strong><br>Hati Kudus Yesus, yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada kami,\u00a0<strong>kami mencintai-Mu.<\/strong><br>\u00a0<br>Hati Ekaristis Yesus, roti yang menguatkan dan menyirami jiwa-jiwa dengan semangat kemurahan hati, kepahlawanan, dan amal-kasih,\u00a0<strong>kami menyambut-Mu.<\/strong><br>Hati Ekaristis Yesus, Raja-Gembala, dan penyelenggara hidup kami,\u00a0<strong>kami menyambut-Mu.<\/strong><br>Hati Ekaristis Yesus, Saudara kami yang penuh kasih dan setia,\u00a0<strong>kami menyambut-Mu.<\/strong><br><strong>\u00a0<\/strong><br>Hati Yesus, yang dipenuhi dengan belarasa kepada semua orang yang menderita,\u00a0<strong>kami ingin menjadi seperti Engkau.<\/strong><br>Hati Yesus, yang dipenuhi dengan belarasa kepada mereka yang dilanda masalah, kesulitan, dan beban berat,\u00a0<strong>kami ingin menjadi seperti Engkau.<\/strong><br>Hati Yesus, yang dipenuhi dengan belarasa kepada yang lapar, yang bekerja keras, dan yang miskin,\u00a0<strong>kami ingin menjadi seperti Engkau.<\/strong><br>Hati Yesus, yang dipenuhi dengan belarasa kepada yang sakit dan lemah,\u00a0<strong>kami ingin menjadi seperti Engkau.<\/strong><br><strong>\u00a0<\/strong><br>Hati Yesus, yang menderita ketika kami menderita,\u00a0<strong>kami menyatukan diri kami dengan persembahan diri-Mu.<\/strong><br>Hati Yesus, yang menuntut keadilan, rasa hormat, dan kebajikan bagi para pekerja,\u00a0<strong>kami menyatukan diri kami dengan persembahan diri-Mu.<\/strong><br>Hati Yesus, penjaga yang berjaga-jaga melindungi Gereja-Nya,\u00a0<strong>kami menyatukan diri kami dengan persembahan diri-Mu.<\/strong><br>Hati Yesus, yang berdoa untuk kebutuhan umat-Nya,\u00a0<strong>kami menyatukan diri kami dengan persembahan diri-Mu.<\/strong><br>Hati Yesus, teladan kami, cita-cita kami, segalanya bagi kami,\u00a0<strong>kami menyatukan diri kami dengan persembahan diri-Mu.<\/strong><br><strong>\u00a0<\/strong><br><strong>Dipenuhi dengan keyakinan akan kasih Allah yang melimpah bagi semua ciptaan, kami berdoa:\u00a0<\/strong>Guru yang baik,\u00a0 Engkau telah memberikan kepada kami\u00a0rahmat untuk mulai mencintai-Mu; berilah kami juga rahmat untuk bertekun dalam cinta-Mu,\u00a0yang sering kali terasa begitu berat. Dalam semangat cinta,\u00a0kami ingin terus-menerus mempersembahkan kepada-Mu\u00a0perbuatan, pekerjaan, dan penderitaan kami sehari-hari. Amin.<br><br><strong>PENGUDUSAN KELUARGA KEPADA HATI YESUS<\/strong><br><em>[Jika memungkinkan, doakan doa ini bersama-sama]<\/em><br>Hati Yesus yang penuh kasih,\u00a0karena kami tahu bahwa Engkau mencintai kami\u00a0kami mohon bantuan-Mu.\u00a0Sebagai sebuah keluarga (orang tua, kakek-nenek, dan anak-anak)\u00a0Ajarilah kami bagaimana kami mampu\u00a0saling mencintai apa adanya,\u00a0mendorong satu sama lain untuk menjadi yang terbaik,\u00a0dan mendukung siapa pun di antara kami yang membutuhkan.<br>Di saat kuat atau lemah,\u00a0di saat-saat berahmat\u00a0 atau saat jatuh dalam dosa,\u00a0bantulah kami untuk berbelaskasih\u00a0seperti Engkau Berbelaskasih,\u00a0dan menjadi keluarga-tempat tinggal yang nyaman bagi-Mu.\u00a0Walaupun kami bukan keluarga yang sempurna,\u00a0kami ingin menjadi keluarga yang penuh kasih.\u00a0Dengan bantuan-Mu,\u00a0kami berjanji untuk terus mengusahakannya.\u00a0Semoga Hati-Mu yang penuh belaskasih menjaga kami setiap saat\u00a0dan keluarga kami selalu berada dalam lindungan-Mu. Amin.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Novena-Hati-Kudus.pdf\">DOWNLOAD BUKU DOA KEPADA HATI KUDUS YESUS<\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_8775\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-26589-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Resi-Rabu-15-Juni-2022-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-Postulat-Novisiat-SCJ-St.-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Resi-Rabu-15-Juni-2022-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-Postulat-Novisiat-SCJ-St.-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Resi-Rabu-15-Juni-2022-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-Postulat-Novisiat-SCJ-St.-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Resi-Rabu-15-Juni-2022-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-Postulat-Novisiat-SCJ-St.-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=26589-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Resi-Rabu-15-Juni-2022-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-Postulat-Novisiat-SCJ-St.-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Rabu-15-Juni-2022-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-Postulat-Novisiat-SCJ-St.-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Mazmur 31:20 Betapa melimpah kebaikan yang kaucurahkan&nbsp;bagi orang yang berlindung pada-Mu PENGANTAR:&nbsp; \u2018Semoga aku mewarisi dua bagian dari rohmu,\u2019 demikianlah permohonan Elisa kepada Elia. Namun, Elia tak dapat memberikannya, karena harus&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-26589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26589"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26589\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26591,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26589\/revisions\/26591"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}