{"id":24740,"date":"2021-08-08T21:08:15","date_gmt":"2021-08-08T14:08:15","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=24740"},"modified":"2021-08-08T21:08:18","modified_gmt":"2021-08-08T14:08:18","slug":"13-frater-postulat-cm-menjalani-karantina-di-griya-samadi-vinsensius-prigen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=24740","title":{"rendered":"13 Frater Postulat CM, Menjalani Karantina di Griya Samadi Vinsensius Prigen"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persembahan kasih untuk Seminari dapat diberikan melalui<br>Rekening Sumbangan Seminari CM<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mandiri :<br>Cabang Surabaya Darmo Raya<br>142-00-2709400-1<br>a\/n: Kongregasi Misi (CM) Indonesia<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BCA :<br>Cabang Veteran Surabaya<br>010-4270961<br>a\/n: Kongregasi Misi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa itu CM?<br>CM ( Congregatio Missionis atau Kongregasi Misi) didirikan oleh St. Vinsensius a Paulo.<br>CM beranggotakan imam dan bruder yang mengabdikan diri untuk pelayanan bagi orang miskin, pembinaan calon imam, pembinaan awam, pendampingan kaum muda, sekolah dan rumah retret. Para anggota CM hidup berkomunitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa Semangat CM?<br>Semangat CM adalah mengenakan semangat Kristus Sang Pewarta Kabar Gembira kepada orang miskin (Luk 4:18). Semangat ini diwujudkan oleh St. Vinsensius a Paulo dalam lima keutamaan, yakni: Kesederhanaan, Kerendahan Hati, Kelembutan Hati, Mati Raga, dan Penyelamatan Jiwa-jiwa.<br>Untuk menjaga kesetiaan dalam pelayanan kepada orang miskin, imam dan bruder CM mengikrarkan kaul kekal sederhana, yakni KEMURNIAN, KEMISKINAN, KETAATAN dan STABILITAS (=kesetiaan untuk tinggal seumur hidup dalam CM untuk mewartakan Injil kepada orang miskin).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya-karya CM di Indonesia<br>CM berkarya di paroki-paroki di Keuskupan Surabaya, Malang, Jakarta, Banjarmasin, Pontianak, Sintang dan Sorong-Manokwari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya Pembinaan Calon Imam: Seminari Tinggi CM, STFT Widya Sasana (Malang), Seminari Menengah St. Vincentius a Paulo (Garum &#8212; Blitar), Seminari Menengah St. Maria Vianney (Sintang &#8212; Kalimantan Barat).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya Persekolahan: SDK St. Aloysius, SMAK St. Louis 1, SMAK St. Louis 2, SMK St. Louis (Surabaya), TKK dan SMPK St. Vincentius (Batulicin &#8212; Banjarmasin).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya-karya lain: Pendampingan Misionaris Awam Indonesia (MAVI), Misi Umat Vinsensian (MUV),<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya Sosial (pendampingan buruh, anak jalanan dan anak-anak miskin, tanggap bencana, dll), karya pertanian, dan misi luar negeri (Taiwan-Cina, Solomon Islands, Papua Nugini, Philadelphia &#8212; Amerika, Suriname, Bolivia).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahap-tahap Pembinaan<br>Postulat: 1 tahun (tahap ini khusus bagi calon yang tidak mengalami pembinaan di Seminari Menengah)<br>Seminarium Internum (Novisiat): 1 tahun<br>Pendidikan Filsafat dan Teologi (S1): 4 tahun<br>Tahun pastoral: 2 tahun (yaitu satu tahun di paroki dan satu tahun di salah satu karya khas CM [seminari, sekolah, rumah retret, sosial, dsb.])<br>Pendidikan Filsafat dan Teologi (S2): 2 tahun<br>Setelah semua tahap pembinaan selesai dan dianggap layak, calon ditahbiskan menjadi imam.<br>Syarat-syarat Masuk CM<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Telah menyelesaikan Pendidikan di Seminari Menengah<\/li><li>Lulus SMA\/SMK, PT\/Akademi\/Diploma atau sudah bekerja<\/li><li>Usia Maksimal 35 tahun<\/li><li>Punya hati dan niat untuk melayani sesama terutama yang miskin dan terlantar<\/li><li>Surat baptis terbaru<\/li><li>Surat keterangan sehat (bebas hepatitis)<\/li><li>Rekomendasi Pastor paroki<\/li><li>Fotokopi ijasah dan raport SMA\/SMK<\/li><li>Surat Izin orang tua<\/li><li>Persyaratan administrasi lain yang ditentukan (syarat ini akan diinformasikan setelah Saudara menjalani komunikasi dengan CM)<br>Jika Anda tertarik dan merasa terpanggil untuk menjadi Imam atau Bruder CM, silahkan mengirimkan email ke alamat prompang@cm-indonesia.org atau menghubungi alamat di bawah ini:<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Provinsialat CM. Jl. Kepanjen No. 9. Surabaya 60175 Indonesia. Telp (031) 3540369, Fax (031) 3538166<\/h2>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ingin mengunjungi Channel Yakobis TV. Klik : http:\/\/www.youtube.com\/user\/mutiaraya\u2026<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber Yakobis TV<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Persembahan kasih untuk Seminari dapat diberikan melaluiRekening Sumbangan Seminari CM Mandiri :Cabang Surabaya Darmo Raya142-00-2709400-1a\/n: Kongregasi Misi (CM) Indonesia BCA :Cabang Veteran Surabaya010-4270961a\/n: Kongregasi Misi Apa itu CM?CM ( Congregatio Missionis atau Kongregasi Misi)&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14163,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,2],"tags":[],"class_list":["post-24740","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-saluran-berkah","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/navikula-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24740","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=24740"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24740\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24741,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24740\/revisions\/24741"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=24740"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=24740"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=24740"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}