{"id":21191,"date":"2020-09-03T20:36:28","date_gmt":"2020-09-03T13:36:28","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=21191"},"modified":"2020-09-03T20:36:30","modified_gmt":"2020-09-03T13:36:30","slug":"jumat-04-september-2020-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=21191","title":{"rendered":"Jumat, 04 September 2020"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Mzm 37:4-5<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Carilah kebahagiaanmu dalam Tuhan, Ia akan meluluskan keinginan hatimu. Serahkanlah nasibmu kepada Tuhan, percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PEMBUKA<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa yang Kekal dan Kuasa, manusia Kauberi tugas menjaga misteri-misteri-Mu. Semoga kami selalui emnghormati sabda-Mu dan ajarilah kami memahami nama-Mu dengan perantaraan Yesus Kristus \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: I Korintus Kor 4:1-5<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cTuhan akan memperlihatkan apa yang direncanakan dalam hati.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara-saudara, hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah. Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai. Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak kuhakimi. Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan. Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 37:3-4.5-6.27-28.39-40<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ref<em>. Orang-orang benar akan diselamatkan oleh Tuhan.<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.<\/li><li>Serahkanlah hidupmu kepada Tuhandan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.<\/li><li>Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya; sebab Tuhan mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.<\/li><li>Orang-orang benar diselamatkan oleh Tuhan; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan; Tuhan menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U:&nbsp;<em>Alleluya.<\/em><br>S:<em>&nbsp;Aku ini cahaya dunia, sabda Tuhan. Yang mengikuti Aku, hidup dalam cahaya.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Lukas 5:33-39<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cApabila mempelai diambil, barulah sahabat-sahabat mempelai akan berpuasa.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sekali peristiwa orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat berkata kepada Yesus, \u201cMurid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang. Demikian pula murid-murid orang Farisi. Tetapi murid-murid-Mu makan dan minum.\u201d Yesus menjawab, \u201cDapatkah sahabat mempelai disuruh berpuasa, selagi mempelai itu bersama mereka? Tetapi akan datang waktunya mempelai diambil dari mereka; pada waktu itulah mereka akan berpuasa.\u201d Yesus mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka, \u201cTiada seorang pun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk ditambalkan pada baju yang tua. Sebab jika demikian, yang baru itu pun akan koyak. Apalagi kain penambal yang dikoyakkan dari baju baru tidak akan cocok pada baju yang tua. Demikian juga tiada seorang pun mengisikan anggur baru ke dalam kantong kulit yang tua. Sebab jika demikian, anggur baru itu akan mengoyakkan kantong tua itu, lalu anggur akan terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tiada seorang pun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata, \u2018Anggur yang tua lebih baik\u2019.\u201d<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Aloisius Yudistira SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Kudus Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kita tidak pernah menginjakkan kaki di sungai yang sama, demikian kata Herakleitos. Maknanya, semua hal bergerak atau berubah, tidak ada yang tinggal tetap. Perubahan itu pasti, dan seringkali tidak terduga, sulit deprediksi maupun diantisipasi. Situasi pandemi saat ini adalah contohnya. Dalam sekejap, begitu banyak hal berubah. Masalahnya, meski perubahan adalah hukum alam yang pasti, tidak semua orang siap berubah atau menyesuaikan diri.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Untuk sebagian orang, mempertahankan apa yang sudah ada atau berlaku, sebut saja tradisi, sistem, atau kebiasaan merupakan hal yang sangat penting. Orang Farisi mungkin mewakili kelompok ini. Mereka begitu mempertahankan tradisi. Bukan pilihan yang salah, bahkan penting. Masalah muncul ketika: pertama, orang hanya mementingkan praktek lahiriah dan abai dengan inti atau makna dari tradisi; kedua, ketika situasi berubah dan tradisi perlu disesuaikan tetapi terus saja dipertahankan hingga titik dan koma.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Yesus mengingatkan pentingnya pemahaman yang baik akan makna dari tradisi dan kesesuaian dengan situasi, supaya dapat dipahami dan dilakukan dengan baik. Anggur yang baru membutuhkan kantung yang baru. Cara menghidupi iman di jaman tik-tok tentu tidak bisa begitu saja disamakan dengan jaman penjajahan Belanda. Kita perlu selalu menemukan bentuk-bentuk dan cara-cara baru dalam memahami ajaran iman katolik, dalam menghidupinya, dan mewartakannya. Tentu saja, yang teramat penting adalah memahami terlebih dahulu inti terdalam ajaran iman katolik yang berpusat pada relasi dengan Sang Mempelai laki-laki, yaitu Tuhan kita Yesus Kristus. Mari memohon rahmat Tuhan agar dimampukan menjadi pengikut Yesus yang mendalam sekaligus luwes dengan perubahan. Tuhan memberkati.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa Mahabaik, berkenanlah memberkati pertemuan kami di sini dan buatlah kami bergembira berkat kedatangan dan kehadiran-Mu di tengah-tengah kami. Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI&nbsp; \u2013&nbsp; Luk. 3:38<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Anggur baru harus disimpan dalam kantong baru.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PENUTUP<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa, sumber pembaharuan, kami bersyukur atas sukacita yang Kausediakan bagi kami dalam diri Yesus Saudara se-Bapa kami. Semoga sabda-Nya membuat kami tetap muda dan penuh semangat. Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<p>Link Audio http:\/\/katolikindonesia.com\/2020\/09\/03\/jumat-04-september-2020\/<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber https:\/\/resi.dehonian.or.id\/<\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/katolikindonesia.com\/?powerpress_pinw=23951-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Mzm 37:4-5 Carilah kebahagiaanmu dalam Tuhan, Ia akan meluluskan keinginan hatimu. Serahkanlah nasibmu kepada Tuhan, percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak. DOA PEMBUKA Marilah berdoa: Allah Bapa yang Kekal dan Kuasa,&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-21191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/logo-keadilan-min.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21191"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21191\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21192,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21191\/revisions\/21192"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}