{"id":20958,"date":"2020-08-16T21:30:00","date_gmt":"2020-08-16T14:30:00","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=20958"},"modified":"2020-08-16T21:30:02","modified_gmt":"2020-08-16T14:30:02","slug":"today-15-agustus-2020-jangan-membalas-dendam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=20958","title":{"rendered":"TODAY, 15 Agustus 2020: Jangan Membalas Dendam"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em>Jangan membalas dendam dan jangan membenci orang lain, tetapi cintailah sesamamu seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Akulah TUHAN. &#8212; Imamat 19:18(BIS\/Bahasa Indonesia Sehari-hari)<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setiap kita pernah punya pengalaman yang menyakitkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang mungkin membuat kita terluka parah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepahitan.<\/p>\n\n\n\n<p>Atau luka batin yang masih tersimpan jelas di ingatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang tiap kali dia datang kembali\u2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Darah kembali mendidih.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemarahan kembali muncul.<\/p>\n\n\n\n<p>Keinginan untuk membalas sangat kuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau bisa, dia juga merasakan sakit hati yang saya alami.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin itu yang ada di pikiran.<\/p>\n\n\n\n<p>Terluka, bisa dialami siapa saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Kapan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak jarang, yang paling sering melukai adalah orang terdekat.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang kita anggap seharusnya bisa mendukung kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang kita kira bisa membantu kita saat kita terpuruk.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka mungkin adalah keluarga kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin juga sahabat terbaik yang berbalik menusuk dari belakang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sangat sulit memang secara manusiawi mengampuni mereka-mereka ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, marilah terus berusaha.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan mohon pertolongan-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita mungkin tidak sanggup.<br>Tetapi, Tuhan mampu.<\/p>\n\n\n\n<p>DIA sanggup membantu kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Memulihkan dan menyembuhkan kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan membalas dendam.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yang didapat dengan dendam atau sakit hati yang terbalaskan?<br>Rasa puas?<\/p>\n\n\n\n<p>Namun sesudahnya, apa?<\/p>\n\n\n\n<p>Biarlah Tuhan menjadi Hakim Yang Adil bagi segala perkara.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita percaya, Tuhan Maha Melihat.<\/p>\n\n\n\n<p>DIA tidak pernah tertidur.<\/p>\n\n\n\n<p>DIA tahu, mengerti, dan peduli.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika masih ada sakit hati yang belum terobati.<\/p>\n\n\n\n<p>Malam ini, marilah kita mohon kemurahan dan kasih Allah\u2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk membalut setiap luka kita\u2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Tinggalkan dendam.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Move on.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Melangkah lagi bersama Allah dan kebaikan-Nya di hidup ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga kita mau berusaha lebih baik lagi dalam hal ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Amin.<\/p>\n\n\n\n<p>(-fon-)\/Fonny Jodikin<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jangan membalas dendam dan jangan membenci orang lain, tetapi cintailah sesamamu seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Akulah TUHAN. &#8212; Imamat 19:18(BIS\/Bahasa Indonesia Sehari-hari) Setiap kita pernah punya pengalaman yang menyakitkan. Yang mungkin membuat kita&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-20958","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/sibori-min-e1525758898955.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20958","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20958"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20958\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20959,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20958\/revisions\/20959"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20958"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20958"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20958"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}