{"id":20897,"date":"2020-08-11T13:45:50","date_gmt":"2020-08-11T06:45:50","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=20897"},"modified":"2020-08-11T13:45:52","modified_gmt":"2020-08-11T06:45:52","slug":"today-10-agustus-2020-sekali-lagi-memaknai-penderitaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=20897","title":{"rendered":"TODAY,  10 Agustus 2020: Sekali Lagi : Memaknai Penderitaan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Dengan demikian tidak seorang pun dari kalian yang mundur karena penderitaan-penderitaan kita ini. Kalian sendiri tahu bahwa penderitaan-penderitaan itu termasuk dalam rencana Allah untuk kita.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; 1 Tesalonika 3:3(BIS\/Bahasa Indonesia Sehari-hari)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kita terkadang tidak pernah membayangkan bahwa hidup adalah juga serangkaian penderitaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin tidaklah seindah akhir drama yang \u2018happy ending\u2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena terkadang, hidup bisa bergeser jauh dari rencana semula.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah bertambahnya usia\u2026<\/p>\n\n\n\n<p>Makin dewasa\u2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Barulah bisa lebih melihat dengan jernih.<\/p>\n\n\n\n<p>Dibantu juga oleh kacamata iman dan dalam terang Ilahi-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkadang kita berpikir bahwa hidup haruslah selalu bahagia.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal tak jarang, kebahagiaan itu terletak dari sisi pandang manusia itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut orang lain mungkin itu sudah beban.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi jika yang menjalaninya sudah menerima, tak jarang itu malah menjadi sebuah keikhlasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena mungkin sudah menyadari bahwa ini adalah bagian dari rancangan-Nya di hidup kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita tak pernah tahu bahwa hidup akan membawa kita ke mana.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi jangan sampai kita mundur dari-Nya saat mengalami penderitaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penderitaan itu mungkin dimaksudkan untuk memperbaiki diri kita\u2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar semakin secitra dengan DIA.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun terkadang sulit diterima\u2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi marilah melihatnya dengan sudut pandang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekali lagi: memaknai penderitaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama itu di dalam rencana-Nya dan DIA senantiasa menemani kita\u2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita akan dikuatkan untuk melalui ini semua.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam DIA selalu ada sukacita.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun harus melewati penderitaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama kita mengandalkan Tuhan\u2026<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga senantiasa kita dikuatkan untuk melewati semuanya dengan damai sejahtera-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Amin!<\/p>\n\n\n\n<p>(-fon-)\/ Fonny Jodikin<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dengan demikian tidak seorang pun dari kalian yang mundur karena penderitaan-penderitaan kita ini. Kalian sendiri tahu bahwa penderitaan-penderitaan itu termasuk dalam rencana Allah untuk kita. &#8212; 1 Tesalonika 3:3(BIS\/Bahasa Indonesia Sehari-hari) Kita terkadang tidak&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14169,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-20897","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/altar_utama_k7-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20897","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20897"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20897\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20898,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20897\/revisions\/20898"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20897"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20897"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20897"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}