{"id":20757,"date":"2020-07-30T14:19:38","date_gmt":"2020-07-30T07:19:38","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=20757"},"modified":"2020-07-30T14:19:41","modified_gmt":"2020-07-30T07:19:41","slug":"today-29-juli-2020-sebab-mereka-tabah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=20757","title":{"rendered":"TODAY, 29 Juli 2020: Sebab Mereka Tabah"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Mereka disebut berbahagia sebab mereka tabah. Kalian sudah mendengar tentang kesabaran Ayub, dan kalian tahu bagaimana Tuhan pada akhirnya memberkati dia. Sebab Tuhan sangat berbelaskasihan dan baik hati.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; Yakobus 5:11<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mereka disebut berbahagia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab mereka tabah.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti apa yang tertulis di&nbsp;<strong>Yakobus 5:11<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kalian sudah mendengar tentang kesabaran Ayub.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan kalian tahu bagaimana Tuhan pada akhirnya memberkati dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab Tuhan sangat berbelaskasihan dan baik hati.<\/p>\n\n\n\n<p>Sungguh Tuhan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan penuh kasih.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun sebagai manusia&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Kita tak lepas dari masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkadang kita tidak selalu kuat di dalam menghadapinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada kalanya kita ingin lari dari permasalahan yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Menjauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Pergi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak jarang banyak yang pada akhirnya berupaya mengakhiri semuanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan keputusan sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan mengakhiri hidupnya karena tak tahan lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, di dalam Tuhan&#8230;.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga kita tidak menjadi orang-orang yang mudah putus asa.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita percaya, di balik semua problema ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan ada fase pendewasaan diri di dalam Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menjalani sekolah kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan yang Mahatahu akan membantu kita melewati semua.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan pada saat itu nanti&#8230;.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat kita menoleh ke belakang dengan penuh syukur&#8230;.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita akan merasakan sukacita, bahagia di dalam DIA.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena kita sudah bertekun.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena kita sudah melewati semua episode kehidupan kita dengan tabah.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga kita menjadi orang-orang yang tidak mudah menyerah.<br>Dan tetap tabah di dalam setiap situasi yang kita hadapi saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan keyakinan Tuhan selalu menyertai.<\/p>\n\n\n\n<p>Amin.<\/p>\n\n\n\n<p>(-fon-)\/ Fonny Jodikin<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia,&nbsp;yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunanAyubdan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan&nbsp;Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; Yakobus 5:11<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mereka disebut berbahagia sebab mereka tabah. Kalian sudah mendengar tentang kesabaran Ayub, dan kalian tahu bagaimana Tuhan pada akhirnya memberkati dia. Sebab Tuhan sangat berbelaskasihan dan baik hati. &#8212; Yakobus 5:11 Mereka disebut berbahagia.&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14163,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-20757","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/navikula-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20757"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20757\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20758,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20757\/revisions\/20758"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}