{"id":1945,"date":"2014-07-02T10:38:37","date_gmt":"2014-07-02T03:38:37","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=1945"},"modified":"2014-07-02T10:40:55","modified_gmt":"2014-07-02T03:40:55","slug":"palangka-raya-youth-day-2014-3-6-juli-2014","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=1945","title":{"rendered":"Palangka Raya Youth Day 2014 (3-6 Juli 2014)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/EHs1pb1u6-U\" height=\"486\" width=\"648\" allowfullscreen=\"\" frameborder=\"0\"><\/iframe><br \/>\nBerdasarkan pengalaman penyelenggaraan PYD 2011, \u00a0kami mencoba menantang Orang Muda Katolik untuk menggagas PYD 2014 berangkat dari tolak ukur keberhasilan. Kami ingin Orang Muda Katolik tergugah dan berpikir tentang jati dirinya, dunianya, keterlibatannya, permasalahan dan keberanian untuk menemukan solusi. Maka tolak ukur keberhasilan PYD 2014 ini menjadi sangat penting. Artinya, kami bermaksud mengajak Orang Muda Katolik untuk berpikir seandainya PYD 2014 dilaksanakan, apa yang menjadi indikasi keberhasilannya, supaya PYD 2014 tidak hanya berhenti sebagai sebuah rutinitas setiap tiga tahun dan supaya segala bentuk kerja keras serta \u201cpengorbanan\u2019 memiliki daya ubah-ispiratif yang akhirnya membawa keterlibatan Orang Muda Katolik dalam kehidupan bernegara dan menggereja. Indikasi keberhasilan ini nantinya akan mempengaruhi konsep dan program kegiatan.<\/p>\n<p>Sejauh ini, Orang Muda Katolik masih menemukan indikasi keberhasilan PYD secara kuantitatif. \u00a0Oleh karena itu, Orang Muda Katolik ditantang untuk menemukan indikasi keberhasilan yang lebih kualitatif (bermakna, simple tapi setia dilaksanakan), misalnya: menanam pohon, menyisihkan uang saku, menaruh sampah membawa berkah dengan mengindahkan prinsip 3R, penerbitan buku inspiratif yang berisi pemaknaan kisah seputar PYD 2014 dan memiliki program pribadi tentang masa depan.<\/p>\n<p>Berdasarkan proses pembelajaran tersebut kami menawarkan sebuah tema: \u201cTergugah dan tergeraklah untuk terlibat\u201d. Penjabarannya adalah demikian Orang Muda Katolik dan dunianya memiliki potensi luar biasa. Potensi itu harus dikenali dan diarahkan untuk masa depan dalam lingkup yang lebih luas. Maka orang muda perlu dibantu untuk menyadari bahwa inheren pada dirinya terdapat banyak potensi (termasuk usia dan kesempatan). Tetapi mereka juga harus diingatkan bahwa kenyataannya Orang Muda Katolik berada dalam konteks masa tertentu. Memang benar Orang Muda Katolik itu harus senantiasa diarahkan ke depan sekaligus mengenali konteks dunia dan masanya, supaya mereka tidak berlari kencang di awan-awan, supaya pengenalan potensi berdampak pada lingkungan, memberi warna dan mengajak orang muda untuk keluar dari zona nyaman dirinya yang &#8230;..<\/p>\n<p>Untuk itu, perlu pengalaman-pengalaman perjumpaan karena dengan mengalami sendiri berjumpa dengan aneka orang dan peristiwa, apalagi Orang Muda Katolik tidak suka mendengar taburan kata-kata. Dengan demikian diharapkan mereka tergugah dan tergerak untuk baik secara pribadi dan komunal \u201cbertobat\u201d, membangun komitmen dan lebih jauh terlibat (berbagi) dengan segala dirinya membangun tata dunia yang lebih manusiawi. Jenis kegiatan \u00a0perjumpaan yang kami tawarkan adalah mengajak orang muda mengalami perjumpaan dengan komunitas-komunitas \u201corang-orang pinggiran\u201d dan mengkonfrontasikan dengan diri dan pengalamannya sendiri secara reflektif kemudian berbagi refleksi atas perjumpaan tersebut diimbangi dengan belajar dari pengalaman orang lain. Lebih konkret berbagai macam acara seperti : permainan tradisional, kreatifitas seni budaya (pentas dan kreatifitas rohani), perkenalan kualitatif : permasalahan konkret dan program unggulan, lomba cipta theme song dan logo. Selain itu, ada kegiatan rohani yang melengkapinya seperti: perayaan ekaristi, doa reflektif dan refleksi bersama kelompok.<\/p>\n<p><b>WAKTU DAN TEMPAT<\/b><\/p>\n<p>PYD 2014 dilaksanakan pada tanggal 3 \u2013 6 Juli 2014 bertempat di komplek Yayasan Siswarta Cabang Palangka Raya.<\/p>\n<p><b>PESERTA DAN PENDAMPING<\/b><\/p>\n<p>Adapun syarat dan ketentuan peserta dan pendamping adalah sebagai berikut :<\/p>\n<ol>\n<li>Masing-masing paroki mengirimkan 30 peserta.<\/li>\n<li>Sebaiknya jumlah laki-laki dan perempuan berimbang.<\/li>\n<li>Tidak menimbulkan potensi kerusuhan.<\/li>\n<li>Bisa diandalkan untuk menularkan hasil PYD di Paroki masing-masing.<\/li>\n<li>Dianjurkan usia kelas IX ke atas.<\/li>\n<li>Tidak mengidap penyakit kambuhan akut.<\/li>\n<li>Membawa perlengkapan dan obat-obat pribadi (melaporkan ke panitia apabila ada penyakit ringan).<\/li>\n<li>Menunjuk salah satu dari peserta sebagai wakil sekaligus penghubung yang bertanggung jawab terhadap kelompok.<\/li>\n<li>Sebaiknya memiliki kartu identitas (KTP, kartu sekolah, atau yang lain)<\/li>\n<li>Membawa rekomendasi dari orang tua yang diketahui oleh pastor paroki atau pendamping OMK.<\/li>\n<li>Pendamping adalah pastor atau suster atau frater atau awam, berjumlah maksimal 2 orang.<\/li>\n<li>Daftar peserta dan pendamping dikumpulkan paling lambat tanggal 26 April 2014. Pertimbangannya yaitu untuk mengakomodir paroki-paroki yang akan mengirimkan peserta lebih dari ketentuan yang ditetapkan.<\/li>\n<li>Bagi Paroki yang tidak mengirimkan daftar peserta sampai tanggal yang di tentukan dianggap tidak mengikuti PYD.<\/li>\n<li>Informasi peserta dapat dikirim lewat contact person, email, dan surat yang sudah tercantum.<\/li>\n<li>Membawa alat tulis, MB ( Madah Bakti ) dan Rosario.<\/li>\n<li>Membawa pakaian olah raga, jaket, selimut dan sleeping bag (kalau ada).<\/li>\n<\/ol>\n<p><b>KONTRIBUSI<\/b><\/p>\n<p>a. Masing-masing peserta dikenakan kontribusi minimal Rp. 150.000,00.<br \/>\nb. Pendamping dikenai kontribusi minimal Rp. 150.000,00 per orang (maksimal 2 orang pendamping).<br \/>\nc. Paroki mandiri \u00a0dikenai kontribusi minimal Rp. 3.000.000,00.<br \/>\nd. Paroki subsidi dikenai kontribusi minimal Rp. 1.000.000,00.<br \/>\ne. Panitia juga menerima bantuan dalam bentuk natura (Sembako).<\/p>\n<p><b>NO REKENING<\/b><\/p>\n<p>BANK DANAMON PALANGKA RAYA \u2013 AHMAD YANI<br \/>\nno rek 003512908819 an. A. TRI ADI KURNIAWAN<\/p>\n<p><b>KONSEP KEGIATAN<\/b><\/p>\n<p>Kegiatan ini terbagi menjadi 3 tahap yaitu pra PYD, PYD dan pasca PYD.<\/p>\n<p><b>PRA PALANGKA RAYA YOUTH DAY<\/b><\/p>\n<p>1. Lomba Membuat Theme Song<\/p>\n<ul>\n<li>Pembuat theme song \u00a0adalah Orang Muda Katolik Keuskupan Palangka Raya (pribadi atau kelompok).<\/li>\n<li>Mudah diingat, mudah dinyanyikan, mentaati akidah musik ( ada unsur \u00a0musik tradisional \u00a0Dayak ).<\/li>\n<li>Tidak boleh menjiplak, murni karya pribadi atau kelompok.<\/li>\n<li>Pembuat theme song terpilih akan mendapat apresiasi yang wajar.<\/li>\n<li>Unsur-unsur lirik : mengobarkan semangat, iman dan kesatuan orang muda katolik Keuskupan Palangka Raya untuk menyongsong masa depan dan tidak diskriminatif.<\/li>\n<li>Iringan musik bebas.<\/li>\n<li>Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.<\/li>\n<li>Theme song dikumpulkan paling lambat tanggal 26 April 2014.<\/li>\n<li>Durasi maksimal 5 menit.<\/li>\n<li>Dikumpulkan dalam bentuk DVD dan teks serta soft copy dikirimkan via email.<\/li>\n<li>Panitia tidak bertanggung jawab kalau \u00a0ada tuntutan hukum.<\/li>\n<\/ul>\n<p>2. Lomba Membuat Jingle<\/p>\n<ul>\n<li>Pembuat jingle adalah Orang Muda Katolik Keukupan Palangka Raya (pribadi atau kelompok).<\/li>\n<li>Mudah diingat, mudah dinyanyikan, mentaati akidah musik ( ada unsur \u00a0musik tradisional Dayak ).<\/li>\n<li>Tidak boleh menjiplak, murni karya pribadi atau kelompok.<\/li>\n<li>Pembuat jingle terpilih akan mendapat apresiasi yang wajar.<\/li>\n<li>Unsur-unsur lirik : mengobarkan semangat, iman dan kesatuan orang muda katolik Keuskupan Palangka Raya untuk menyongsong masa depan dan tidak diskriminatif.<\/li>\n<li>Iringan musik Bebas.<\/li>\n<li>Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.<\/li>\n<li>Jingle dikumpulkan paling lambat tanggal 26 April 2014.<\/li>\n<li>Durasi maksimal 5 menit.<\/li>\n<li>Dikumpulkan dalam bentuk DVD dan teks serta soft copy dikirimkan via email.<\/li>\n<li>Panitia tidak bertanggungjawab \u00a0kalau \u00a0ada tuntutan hukum.<\/li>\n<\/ul>\n<p>3. Lomba Membuat Logo<\/p>\n<ul>\n<li>Pembuat logo adalah Orang Muda Katolik Keuskupan Palangka Raya (pribadi atau kelompok).<\/li>\n<li>Dicantumkan \u201cPALANGKA RAYA YOUTH DAY\u201d.<\/li>\n<li>Dicantumkan tanggal penyelenggaraan PYD.<\/li>\n<li>Ada simbol semangat orang muda.<\/li>\n<li>Ada simbol kekatolikan (salib, Roh Kudus, dll).<\/li>\n<li>Ada simbol kedaerahan (Perisai, Mandau, Guci, Batang Garing, Peta Kalimantan, dll).<\/li>\n<li>Disertai narasi keterangan logo ( secara terpisah ).<\/li>\n<li>Tidak boleh menjiplak, murni karya pribadi atau kelompok.<\/li>\n<li>Pembuat logo terpilih akan mendapat apresiasi yang wajar.<\/li>\n<li>Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.<\/li>\n<li>Logo dikumpulkan paling lambat tanggal 26 April 2014.<\/li>\n<li>Panitia tidak bertanggungjawab \u00a0kalau ada tuntutan hukum.<\/li>\n<li>Dikumpul berupa soft copy dan dikirimkan via email.<\/li>\n<\/ul>\n<p>4. Persiapan Pentas Seni<\/p>\n<p>a. Masing-masing OMK paroki \u00a0wajib mempersiapkan penampilan \u00a0dengan tema dan bentuk tertentu.<br \/>\nb. Kriteria penampilan :<br \/>\nTema :<br \/>\n\u2022 Orang Muda Katolik \u00a0dan Lingkungan Hidup<br \/>\n\u2022 Orang Muda Katolik dan Gereja<br \/>\n\u2022 Orang Muda Katolik \u00a0dan Masa Depan<br \/>\nBentuk Penampilan :<br \/>\n\u2022 Nyanyi \u00a0( Vocal Group )<br \/>\n\u2022 Pantomim<br \/>\n\u2022 Puisi<br \/>\n\u2022 Cerpen ( dibacakan )<br \/>\n\u2022 Stand up Comedy<br \/>\n\u2022 Comedy<br \/>\nc. Durasi waktu 10 menit, maka mohon disiapkan dengan sungguh-sungguh mengingat banyaknya jumlah peserta (23 paroki).<br \/>\nd. Membawa perlengkapan sendiri.<br \/>\ne. Jenis penampilan mohon diinfokan paling lambat tanggal 26 April 2014.<\/p>\n<p>5. Persiapan Perkenalan Kualitatif<br \/>\nSelama ini dalam acara perkenalan peserta hanya memperkenalkan dirinya saja : nama, asal, dll. Untuk itu dalam PYD 2014 akan dipikirkan perkenalan yang lebih kualitatif seperti :<\/p>\n<ul>\n<li>Perkenalan per paroki.<\/li>\n<li>Wakil kelompok menyampaikan situasi dan kondisi OMK secara singkat dan jelas (tantangan, peluang, kekuatan dan kelemahan)<\/li>\n<li>Menyampaikan salah satu program andalan yang menjawab situasi dan kondidi riil OMK di paroki masing-masing.<\/li>\n<li>Dimohon untuk mempersiapkan yel-yel.<\/li>\n<li>Mohon disiapkan dengan sungguh-sungguh karena waktu akan dibatasi.<\/li>\n<li>Durasi maksimal 5 menit<\/li>\n<\/ul>\n<p>6. Membuat Benda Rohani Dari Barang Bekas<\/p>\n<ul>\n<li>Masing-masing Paroki membuat barang rohani dari barang bekas (Salib, Patung orang kudus, Lukisan, dll ).<\/li>\n<li>Tidak boleh dicat.<\/li>\n<li>Berbentuk 3 dimensi.<\/li>\n<li>Disertai narasi mengenai bentuk, proses, dll.<\/li>\n<\/ul>\n<p><b>PALANGKA RAYA YOUTH DAY<\/b><\/p>\n<p>Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, adapun inti acaranya adalah sebagai berikut :<br \/>\na. Hari I<br \/>\n\u2022 Registrasi dan akomodasi<br \/>\n\u2022 Misa Pembukaan dan Pembukaan Simbolis<br \/>\n\u2022 Perkenalan Kualitatif<br \/>\n\u2022 Pentas Seni Budaya<br \/>\nb. Hari II<br \/>\n\u2022 Misa Pagi<br \/>\n\u2022 Perjumpaan<br \/>\n\u2022 Refleksi Kelompok<br \/>\n\u2022 Pentas Seni Budaya<br \/>\nc. Hari III<br \/>\n\u2022 Misa Pagi<br \/>\n\u2022 Permainan Tradisional<br \/>\n\u2022 Seminar Kelompok<br \/>\n\u2022 Pentas Seni Budaya<br \/>\nd. Hari IV<br \/>\n\u2022 Aksi Nyata atau pembuatan rencana tindak lanjut<br \/>\n\u2022 Evaluasi<br \/>\n\u2022 Misa Penutup<\/p>\n<p><b>PASCA PALANGKA RAYA YOUTH DAY<\/b><\/p>\n<p>a. Evaluasi<br \/>\nb. Jejaring komunikasi<br \/>\nc. Tindak lanjut PYD<\/p>\n<p><b>TATA TERTIB, HAK DAN KEWAJIBAN<\/b><\/p>\n<ol>\n<li>Semua peserta, panitia \u00a0dan pendamping wajib mentaati tata-tertib.<\/li>\n<li>Semua peserta wajib mengikuti kegiatan yang telah ditetapkan sesuai jadwal.<\/li>\n<li>Wajib mengenakan kartu identitas (bagi yang tidak mengenakan akan diberi sanksi edukatif : membersihkan tempat, membantu panitia).<\/li>\n<li>Selama kegiatan PYD tidak boleh meninggalkan tempat tanpa seijin Koordinator PYD dan harus dengan alasan yang kuat.<\/li>\n<li>Dilarang membuang sampah sembarangan (seandainya ketahuan akan didenda Rp. 2.000, termasuk panitia dan pendamping).<\/li>\n<li>Dilarang membawa senjata tajam dan semua minuman yang dikategorikan sebagai minuman keras baik berlebel maupun tradisional.<\/li>\n<li>Tidak boleh mengambil kesempatan untuk melakukan hal-hal yang asusila.<\/li>\n<li>Dilarang membuat keributan.<\/li>\n<li>Segala bentuk pelanggaran akan dikenakan sanksi, panitia berhak menegur dan mengeluarkan peserta yang membandel.<\/li>\n<li>Segala bentuk akibat pelanggaran tata tertib bukan menjadi tanggung jawab panitia.<\/li>\n<li>Peserta berhak menerima akomodasi sesuai kemampuan panitia dan fasilitas yang ada.<\/li>\n<li>Peserta berhak menegur panitia yang melanggar aturan dan melaporkan ke koordinator PYD.<\/li>\n<li>Dilarang merokok \u00a0dan menggunakan HP selama acara berlangsung.<\/li>\n<li>Wajib berpakaian dan berpenampilan rapi dan sopan.<\/li>\n<li>Kebersihan dan kerapian semua arena PYD menjadi tanggung \u00a0jawab peserta dan panitia.<\/li>\n<li>Ketentuan lain akan disusulkan kemudian.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sumber<\/p>\n<p>http:\/\/www.kairos.or.id\/2014\/03\/palangka-raya-youth-day-2014-3-6-juli.html<\/p>\n<div class=\"video-container\"><iframe loading=\"lazy\" title=\"PALANGKARAYA YOUTH DAY 2011 P.RAYA.wmv\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EHs1pb1u6-U?feature=oembed&#038;wmode=opaque\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan PYD 2011, \u00a0kami mencoba menantang Orang Muda Katolik untuk menggagas PYD 2014 berangkat dari tolak ukur keberhasilan. Kami ingin Orang Muda Katolik tergugah dan berpikir tentang jati dirinya, dunianya, keterlibatannya, permasalahan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1946,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1945","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/yd-palangkaraya.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1945"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1945\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1947,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1945\/revisions\/1947"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}