{"id":18921,"date":"2020-04-06T19:42:26","date_gmt":"2020-04-06T12:42:26","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18921"},"modified":"2020-04-06T19:42:28","modified_gmt":"2020-04-06T12:42:28","slug":"today-5-april-2020-menyangkal-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18921","title":{"rendered":"TODAY, 5 April 2020: Menyangkal Diri"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka:&nbsp;&#8220;Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya<\/strong><strong><sup>&nbsp;&nbsp;<\/sup><\/strong><strong>dan mengikut Aku.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; Markus 8:34<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setiap orang yang mau mengikuti-Nya&#8230;<br>Harus menyangkal diri&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Memikul salib&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan mengikuti-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menyangkal diri senada dengan melupakan kepentingannya sendiri (berdasarkan versi BIS).<\/p>\n\n\n\n<p>Ini mengingatkan saya bahwa betapa sering kita terus menempatkan diri sebagai pusat segala sesuatunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dunia ini adalah tentang saya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan hanya saya&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya pendapat saya yang benar, hanya saya yang paling baik&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Cobalah keluar sejenak dari keakuan dan egoisme di diri&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan melongoklah ke orang-orang di sekitar kita&#8230;<br>Apalagi dengan keadaan dunia yang berubah cepat akhir-akhir ini&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Hendaknya narsisme dan &#8216;self-centeredness&#8217; dijauhkan dari diri kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Diri sendiri penting, tetapi bagaimana kita tetap juga mengutamakan kepentingan sesama yang menderita&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan menempatkan Tuhan sebagai prioritas di hidup kita&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga kita yang diberi banyak kemudahan dan kebaikan&#8230;<br>Masih bisa menghirup udara segar, tanpa sesak hari-hari ini&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa bersyukur atas karunia dan kasih-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Serta kemudian berupaya yang terbaik untuk membantu sekitar kita yang membutuhkan pertolongan.<\/p>\n\n\n\n<p>Amin.<\/p>\n\n\n\n<p>(-fon-)\/ Fonny Jodikin<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kemudian Yesus memanggil orang banyak yang ada di situ bersama-sama dengan pengikut-pengikut-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka, &#8220;Orang yang mau mengikuti Aku, harus melupakan kepentingannya sendiri, kemudian memikul salibnya, dan terus mengikuti Aku.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; Markus 8:34 (BIS\/Bahasa Indonesia Sehari-hari)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p> Sumber\u00a0KatolikIndonesia@yahoogroups.com\u00a0penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka:&nbsp;&#8220;Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya&nbsp;&nbsp;dan mengikut Aku. &#8212; Markus 8:34 Setiap orang yang mau mengikuti-Nya&#8230;Harus menyangkal diri&#8230;&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14170,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/pintu_dalam_sakristi_k7-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18921"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18922,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18921\/revisions\/18922"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}