{"id":18558,"date":"2020-02-22T17:42:59","date_gmt":"2020-02-22T10:42:59","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18558"},"modified":"2020-02-22T17:43:00","modified_gmt":"2020-02-22T10:43:00","slug":"today-22-februari-2020-engkau-menenun-aku-dalam-kandungan-ibuku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18558","title":{"rendered":"TODAY, 22 Februari 2020: Engkau Menenun Aku Dalam Kandungan Ibuku"},"content":{"rendered":"\n<p>Beberapa hari ini, saya kembali membaca dan merenungkan apa yang tertulis dalam buku&nbsp;<strong>Bertumbuh Dalam Cinta (Bimbingan Doa Batin) oleh Romo Yustinus Rumanto, SJ.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saya pernah ikut retret luka batin, tapi sudah cukup lama.<\/p>\n\n\n\n<p>Baik kiranya, jika saya mengulang kembali karena mungkin timbul luka baru sepanjang perjalanan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>Kembali ke Buku Romo Yustinus Rumanto&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada bagian luka batin semasa lahir&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Atau luka batin sejak masa kanak-kanak, masa bersekolah, masa remaja, masa dewasa, dan sebagainya&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Saya ikuti prosesnya sekali lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Menelusuri sekali lagi jalurnya&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Di mana ada luka-luka yang masih menganga atau mungkin berdarah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada saat tertentu, saya merasa sangat tidak layak&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Hidup sangat berjalan jauh dari harapan dan saya sempat kecewa.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, untuk apa saya hidup kalau hanya begini-begini saja?<\/p>\n\n\n\n<p>Pertanyaan itu sempat singgah&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi saat menelusuri kembali&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Saya temukan bahwa Tuhan sudah bekerja sejak kita dalam kandungan Ibu&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan dari sebelumnya&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan yang membentuk buah pinggangku&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>DIA menenun aku dalam kandungan ibuku&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan kebetulan aku ada di dunia ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu pun dengan Anda&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan punya rencana atas setiap kita&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Hidup ini takkan sia-sia, jika kita berpegang di dalam Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasti ada tujuannya jika kita masih bisa menghirup nafas hari ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini, kubawa semua luka.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang sangat menyakitkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya untuk menemukan bahwa Yesus memelukku.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia mengasihiku.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia menginginkan kehadiranku di dunia ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelahiran kita bukanlah satu kesalahan, meskipun pernah terkesan demikian.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena Tuhan sudah campur tangan sejak dalam kandungan Ibu kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Syukur kepada-Mu, Tuhan.<br>Terima kasih kuucapkan dari lubuk hati terdalam.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga selama hidup, kita bisa memberikan yang terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya bagi-Nya!<\/p>\n\n\n\n<p>(-fon-)\/ Fonny Jodikin<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku,&nbsp;menenun<\/strong><strong><sup>&nbsp;&nbsp;<\/sup><\/strong><strong>aku dalam kandungan&nbsp;ibuku.&nbsp;<\/strong><a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=19&amp;chapter=139&amp;verse=14\"><strong>139:14<\/strong><\/a><strong>&nbsp;Aku bersyukur kepada-Mu&nbsp;oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib<\/strong><strong><sup>&nbsp;<\/sup><\/strong><strong>; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; Mazmur 139:13-14<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p> Sumber\u00a0KatolikIndonesia@yahoogroups.com\u00a0penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com) <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa hari ini, saya kembali membaca dan merenungkan apa yang tertulis dalam buku&nbsp;Bertumbuh Dalam Cinta (Bimbingan Doa Batin) oleh Romo Yustinus Rumanto, SJ. Saya pernah ikut retret luka batin, tapi sudah cukup lama. Baik&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14170,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/pintu_dalam_sakristi_k7-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18558"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18559,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18558\/revisions\/18559"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}