{"id":18489,"date":"2020-02-13T15:41:02","date_gmt":"2020-02-13T08:41:02","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18489"},"modified":"2020-02-13T15:41:05","modified_gmt":"2020-02-13T08:41:05","slug":"today-12-februari-2020-selamat-jalan-pahlawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18489","title":{"rendered":"TODAY, 12 Februari 2020: Selamat Jalan, Pahlawan!"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Dari ratusan orang yang meninggal dunia itu, tiga di antaranya dokter yang juga turut dalam upaya menangani pasien terinfeksi virus corona. Tiga dokter itu adalah<em>&nbsp;Song Yijie, Liang Wudong, dan Li Wenliang.<\/em>&nbsp;Ketiga dokter ini telah berjuang keras dan dinilai sebagai pahlawan atas tindakan mereka untuk memerangi virus corona jenis baru ini. (Kompas.com)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>COVID-2019 telah memakan sejumlah korban jiwa.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka yang masih berjuang di Rumah Sakit pun masih lumayan banyak.<br>Mereka yang tengah berada di ICU, juga masih ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara berita yang ada&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Para dokter, Suster, petugas kesehatan di Rumah Sakit menjadi mereka yang berperan penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi kemanusiaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Atas nama profesi&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Demi menolong sesama yang tengah butuh pertolongan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap kali membaca kisah &#8216;whistleblower&#8217; Dr. Li Wenliang, hati ini rasanya teriris.<\/p>\n\n\n\n<p>Juga air mata sering kali turun begitu saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam usianya yang menginjak 30-an beliau harus meninggal dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Konon istrinya sedang hamil dan positif virus ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan mereka punya 1 anak, yang merupakan anak pertama keluarga ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Dokter Li, bersama Dokter Song (yang baru berusia 20-an dan tidak beristirahat selama 10&nbsp; hari dalam mengobati pasien COVID-2019), dan Dr. Liang&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Juga bersama para Dokter, Suster, dan petugas medis lainnya di semua negara yang tengah berjuang keras untuk pasien yang sakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Merekalah pahlawan sesungguhnya di masa kini.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya mereka yang mencari uang melalui bisnis kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi mereka yang sungguh berani korbankan nyawa.<\/p>\n\n\n\n<p>Demi membela kebenaran saat memberitakan soal virus ini dan juga saat mengobati pasiennya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya menghimbau kita bersama mendoakan mereka pada saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Betapa di tengah segala keadaan, kekhawatiran, kelelahan, mereka tidak tinggal diam.<\/p>\n\n\n\n<p>Melainkan terus berjuang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat jalan, Pahlawan!<\/p>\n\n\n\n<p>Sungguh: Anda semua sudah menjadi bukti bahwa seharusnya beginilah menghidupi kehidupan&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Mengakhiri pertandingan dengan baik, mencapai garis akhir, dan memelihara iman.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat jalan!<br>Rest In Peace.<\/p>\n\n\n\n<p>Amin.<\/p>\n\n\n\n<p>(-fon-)\/ Fonny Jodikin<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Aku telah mengakhiri pertandingan<\/strong><strong><sup>&nbsp;&nbsp;<\/sup><\/strong><strong>yang baik, aku telah mencapai garis akhir<\/strong><strong><sup>&nbsp;&nbsp;<\/sup><\/strong><strong>dan aku telah memelihara iman.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212;2 Timotius 4:7<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p> Sumber\u00a0KatolikIndonesia@yahoogroups.com\u00a0penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com) <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari ratusan orang yang meninggal dunia itu, tiga di antaranya dokter yang juga turut dalam upaya menangani pasien terinfeksi virus corona. Tiga dokter itu adalah&nbsp;Song Yijie, Liang Wudong, dan Li Wenliang.&nbsp;Ketiga dokter ini telah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14169,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18489","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/altar_utama_k7-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18489","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18489"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18489\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18490,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18489\/revisions\/18490"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18489"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18489"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18489"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}