{"id":18368,"date":"2020-01-29T14:46:34","date_gmt":"2020-01-29T07:46:34","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18368"},"modified":"2020-01-29T14:46:37","modified_gmt":"2020-01-29T07:46:37","slug":"today-28-januari-2020-jika-sudah-waktu-nya-rip-kobe-bryant","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18368","title":{"rendered":"TODAY, 28 Januari 2020 : Jika Sudah Waktu-Nya&#8230; (RIP Kobe Bryant)"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Liputan6.com, California &#8211;&nbsp;Kepolisian Los Angeles (LA) secara resmi merilis korban kecelakaan helikopter yang&nbsp;menewaskan legenda bola basket NBA,&nbsp;<a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/kobe-bryant\">Kobe Bryant<\/a>, Minggu (26\/1\/2020) atau Senin dini hari WIB.&nbsp; Selain Kobe dan putrinya,&nbsp;salah seorang korban tewas&nbsp;termasuk pelatih bisbol,&nbsp;John Altobelli dan keluarganya.&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Seperti dilansir dari&nbsp;<a rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/kwwl.com\/\">kwwl.com<\/a>,&nbsp;pihak kepolisian awalnya sempat kesulitan&nbsp;menentukan jumlah korban dalam kecelakaan ini. Pasalnya, setelah&nbsp;menghempas tanah,&nbsp;helikopter terbakar hebat dan hangus.&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selain berita virus korona Wuhan yang cukup mendominasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemarin, timeline teman-teman di Facebook dan juga beberapa postingan di Instagram menampakkan kesedihan dan dukacita yang mendalam atas berpulangnya pemain basket handal di Amerika Serikat, Kobe Bryant di usianya yang ke-41.<\/p>\n\n\n\n<p>Hebat. Usia produktif. Dan masih menjanjikan banyak hal.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi, memang lagi-lagi umur manusia adalah misteri.<br>Tak ada yang tahu kapan akan hidup ini harus terhenti.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu ada pertanyaan, kita hidup untuk apa?<br>Tentunya untuk memuliakan Tuhan&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa artikel yang saya baca pada Facebook Scott Hahn, penulis Katolik kondang&#8230;<br>Kobe Bryant yang Katolik ini, masih sempat Misa pagi dengan anaknya, sebelum mereka berdua naik Helikopter itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sungguh, satu persiapan hati, kita benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi.<br>Tetapi keyakinan bahwa beserta Allah, hidup tidak terhenti sampai di sini.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan ada babak bersama dalam kekekalan dengan Allah&#8230;<br>Sungguh indah.<\/p>\n\n\n\n<p>Yesus sudah menyediakan tempat bagi hamba-Nya yang berpulang ke rumah Bapa.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya kita berdoa untuk keluarga yang ditinggalkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sungguh tidak mudah kehilangan suami dan anak sekaligus dalam kecelakaan helikopter ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdoa untuk istri, juga anak-anak Kobe Bryant.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan sejumlah kenangan yang ditinggalkan, kehebatan yang memukau dalam permainan basket yang pernah dia tampilkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat jalan, Kobe Bryant!<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga berpulang dalam damai Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Amin.<\/p>\n\n\n\n<p>(-fon-)\/ Fonny Jodikin<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Di rumah Bapa-Ku ada banyak tempat tinggal. Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagi kalian. Aku tidak akan berkata begitu kepadamu, sekiranya itu tidak demikian.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; Yohanes 14:2 (BIS\/Bahasa Indonesia Sehari-hari)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p> Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com)  <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liputan6.com, California &#8211;&nbsp;Kepolisian Los Angeles (LA) secara resmi merilis korban kecelakaan helikopter yang&nbsp;menewaskan legenda bola basket NBA,&nbsp;Kobe Bryant, Minggu (26\/1\/2020) atau Senin dini hari WIB.&nbsp; Selain Kobe dan putrinya,&nbsp;salah seorang korban tewas&nbsp;termasuk pelatih bisbol,&nbsp;John&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14162,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/meja_persiapan_romo-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18368"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18369,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18368\/revisions\/18369"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14162"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}