{"id":18219,"date":"2020-01-10T11:30:38","date_gmt":"2020-01-10T04:30:38","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18219"},"modified":"2020-01-10T11:30:41","modified_gmt":"2020-01-10T04:30:41","slug":"today-2-januari-2020-jangan-berhutang-apa-pun-kepada-siapa-pun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=18219","title":{"rendered":"TODAY, 2 Januari 2020 : Jangan Berhutang Apa Pun Kepada Siapa Pun"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\n\n*TODAY, 2 Januari 2020 : *<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">*Jangan Berhutang Apa Pun Kepada Siapa Pun*<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">*Mojokerto &#8211; Aksi Khusnul Khotimah (35) membobol<br>&lt;https:\/\/www.detik.com\/tag\/pembobolan&gt; minimarket di Mojokerto terekam<br>kamera CCTV. Ibu empat anak asal Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro ini nekat<br>mencuri di minimarket seorang diri untuk membayar utang. Kapolres Mojokerto<br>AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, Khusnul menjalankan aksinya dini hari<br>tadi sekitar pukul 02.45 WIB. Saat itu minimarket di Desa Wonosari,<br>Kecamatan Ngoro, Mojokerto sudah tutup. Khusnul masuk ke minimarket dengan<br>memanjat pagar belakang. Selanjutnya ia naik ke atap untuk menjebol plafon<br>sebagai jalan masuk. Khusnul menggunakan palu, tang dan obeng untuk<br>menjebol plafon.(detik.com &lt;http:\/\/detik.com&gt;)*<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membaca berita-berita hari ini, selain berpusat pada banjir di Ibukota yang<br>masih butuh kita doakan bersama agar bisa ditangani &#8230;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mata saya terhenti pada berita ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang Ibu empat anak nekat mencuri di minimarket untuk membayar hutangnya<br>kepada rentenir (ini pada bagian akhir berita saya baca).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita tahu memang hutang pada rentenir akhirnya akan mencekik leher.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga-berbunga.<br>Tiada akhir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Uang memang bukanlah segalanya, tetapi tanpa uang memang sulit juga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terlalu pagi untuk menilai Si Ibu ini, tetapi kepolisian juga mencatat<br>bahwa ini bukanlah pertama kali dia lakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum saja, saya kira memang kita pribadi tidaklah lepas dari hutang<br>100%.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita punya cicilan rumah atau mobil yang jumlahnya mungkin lumayan besar.<br>Tetapi di luar itu, marilah kita teliti juga bagaimana gaya hidup kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau memang belum mampu, ya tidak perlu ikut-ikutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rasanya tak perlu untuk terlihat hebat atau baik, lalu pinjam kiri-kanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alkitab mengingatkan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">*Janganlah kamu berhutang apa-apa* *kepada siapapun juga, tetapi hendaklah<br>kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia<br>sudah memenuhi hukum Taurat.*<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">*&#8212; Roma 13:8*<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">*Janganlah berutang apa pun kepada siapa juga, kecuali berutang kasih<br>terhadap satu sama lain. Sebab orang yang mengasihi sesama manusia, sudah<br>memenuhi semua hukum Musa.*<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">*&#8212; Roma 13:8 (BIS\/Bahasa Indonesia Sehari-hari) *<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan berhutang apa pun kepada siapa pun&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kecuali berhutang kasih terhadap satu sama lain.<br>Cinta akan uang yang berlebihan atau mungkin kesukaran yang amat sangat&#8230;<br>Terkadang membuat orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang pada akhirnya berujung dihukum juga, entah dipolisikan atau akhirnya<br>dipenjara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk itulah, semoga kita tetap ingat&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mencukupkan diri dalam segala hal&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berusaha sedapat mungkin untuk tidak berhutang apa pun kepada siapa pun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga ini menjadi bahan permenungan bagi kita bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masih di lembaran awal tahun 2020, mari kita isi halaman buku kita dengan<br>kebaikan dan kebenaran yang bersumber dari Allah saja<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan jangan ikut arus dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(-fon-)\/ Fonny Jodikin\n\n<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber\u00a0KatolikIndonesia@yahoogroups.com\u00a0penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com) <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>*TODAY, 2 Januari 2020 : * *Jangan Berhutang Apa Pun Kepada Siapa Pun* *Mojokerto &#8211; Aksi Khusnul Khotimah (35) membobol&lt;https:\/\/www.detik.com\/tag\/pembobolan&gt; minimarket di Mojokerto terekamkamera CCTV. Ibu empat anak asal Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro ini&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14170,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-18219","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/pintu_dalam_sakristi_k7-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18219","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18219"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18219\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18220,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18219\/revisions\/18220"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18219"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18219"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18219"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}