{"id":15564,"date":"2019-01-25T15:36:02","date_gmt":"2019-01-25T08:36:02","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=15564"},"modified":"2019-01-25T15:36:03","modified_gmt":"2019-01-25T08:36:03","slug":"today-25-januari-2019-orang-penting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=15564","title":{"rendered":"TODAY, 25 Januari 2019: Orang Penting"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Orang Penting<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini saya cukup tertarik dengan kata &#8216;orang penting&#8217; pada Amsal 19 ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak orang akan berusaha untuk mengambil hati orang penting&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Karena dengan demikian, mungkin kepentingannya akan sedikit banyak dipenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebutuhannya kemudian dicukupkan&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Diberikan banyak kemudahan dan sebagainya&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Penting tidaknya seseorang bagi orang lain tentu berbeda pula.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena terkadang, setiap orang punya kepentingannya masing-masing&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan apa yang dianggap menusia adalah &#8216;orang penting&#8217; terkadang sama sekali berbeda dengan pandangan Tuhan mengenai orang penting itu sendiri&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Kita semua baik di mata-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita berharga.<\/p>\n\n\n\n<p>Entah seberapa kecil peranan kita, jangan pernah mengecilkan arti diri sampai rasanya kita ini tak ada apa-apanya sama sekali.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun tak ada alasan untuk bermegah, &#8216;belagu&#8217; istilah dunianya&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan sampai kita pun merasa hidup ini sia-sia&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Sepenting-pentingnya orang penting, dia hanyalah orang yang saat ini punya sesuatu sehingga dianggap penting oleh orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun pada akhirnya, ketika kepemilikan itu tak ada lagi&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Masihkah juga dia adalah &#8216;orang penting&#8217;?<\/p>\n\n\n\n<p>Yang lebih penting sebetulnya bagaimana kita di mata Allah&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana sikap kita sebagai pengikut Kristus&#8230;<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga ini menjadi bahan permenungan kita bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>(-fon-)\/ Fonny Jodikin<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Banyak orang yang mengambil hati orang dermawan,<\/strong><strong><sup>&nbsp;&nbsp;<\/sup><\/strong><strong>setiap orang bersahabat dengan si pemberi.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; Amsal 19:6<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Setiap orang berusaha mengambil hati orang penting; semua orang mau bersahabat dengan dermawan.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8212; Amsal 19:6 (BIS\/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Orang Penting Hari ini saya cukup tertarik dengan kata &#8216;orang penting&#8217; pada Amsal 19 ini. Banyak orang akan berusaha untuk mengambil hati orang penting&#8230; Karena dengan demikian, mungkin kepentingannya akan sedikit banyak dipenuhi. Kebutuhannya&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14170,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-15564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/pintu_dalam_sakristi_k7-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15564"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15565,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15564\/revisions\/15565"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}