{"id":14654,"date":"2018-08-05T21:02:50","date_gmt":"2018-08-05T14:02:50","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=14654"},"modified":"2018-08-06T11:46:21","modified_gmt":"2018-08-06T04:46:21","slug":"today-6-agustus-semua-yang-menyentuh-nya-menjadi-sembuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=14654","title":{"rendered":"TODAY, 6 Agustus: Semua Yang Menyentuh-Nya Menjadi Sembuh"},"content":{"rendered":"<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_771\"><b id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_770\"><u id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_769\"><span id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_768\">Semua Yang Menyentuh-Nya Menjadi Sembuh<\/span><\/u><\/b><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_821\">\n<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_822\"><span id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_823\">Perikop ini berjudul: Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret. Dan ayat yang saya ambil adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_825\"><b id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_830\"><i id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_829\"><span id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_828\">Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya\u00a0saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.<\/span><\/i><\/b><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_833\"><b><i>&#8212; Markus 6:56<\/i><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mari sedikit-banyak membayangkan apa yang terjadi saat itu&#8230;<\/p>\n<p>Yesus datang ke Genesaret dan orang-orang sudah mendengar reputasi-Nya.<\/p>\n<p>Kemampuan-Nya untuk menyembuhkan sudah terbukti dan orang berbondong-bondong mendatangi-Nya.<\/p>\n<p>Menjamah jumbai jubah-Nya saja, sudah lumayan.<\/p>\n<p>Dalam iman, mereka percaya bahwa kesembuhan sudah menjadi milik mereka&#8230;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mari kita tarik balik ke masa kini&#8230;<\/p>\n<p>Mungkin saat ini kita tengah berjuang dengan sakit fisik&#8230;<\/p>\n<p>Kita atau anggota keluarga dihadapkan pada suatu penyakit yang cukup berat&#8230;<\/p>\n<p>Pengobatan pun makan waktu dan biaya yang tidak sedikit&#8230;<\/p>\n<p>Kunjungan ke dokter, hari-hari di Rumah Sakit menjadi hal yang tidak mudah untuk dilalui&#8230;<\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_835\"><span id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_834\">Tak jarang, pribadi yang harus melewati semuanya ini merasakan kekeringan rohani dan hilangnya harapan&#8230;<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_836\">\n<p>Ada pula orang yang fisiknya sehat, tetapi jiwanya atau mentalnya sakit&#8230;<\/p>\n<p>Ini tidak terlihat langsung karena fisiknya sempurna&#8230;<\/p>\n<p>Tetapi muncul saat berkata-kata atau bertindak&#8230;<\/p>\n<p>Rata-rata punya luka batin atau kepahitan yang parah&#8230;<\/p>\n<p>Setiap kata yang keluar sepertinya menyerang lawan bicara&#8230;<\/p>\n<p>Baru akan bahagia kalau orang yang diajak bicara kehabisan kata-kata&#8230;<\/p>\n<p>Ya, mungkin itu bisa terjadi&#8230;<\/p>\n<p>Segala kondisi entah fisik maupun mental&#8230;<\/p>\n<p>Memang tidak mudah ketika ada kesakitan yang melanda&#8230;.<\/p>\n<p>Tetapi: mari kita menaruh keimanan kepada Yesus seperti orang-orang di Genesaret.<\/p>\n<p>Yang berbondong-bondong datang kepada-Nya&#8230;<\/p>\n<p>Menyerahkan segala sakit yang ada.<\/p>\n<p>Percaya, Tuhan Yesus mampu menyembuhkan dengan cara-Nya, sesuai kerangka waktu-Nya.<\/p>\n<p>Mari berdoa agar Tuhan menambahkan iman kita kepada-Nya.<\/p>\n<p>Tetap percaya pada penyelenggaraan-Nya.<\/p>\n<p>Rancangan-Nya pasti yang terbaik bagi kita, meskipun mungkin saat ini kita tak mengerti akan segala sesuatunya&#8230;<\/p>\n<p>Tuhan, kami percayakan hidup kami ini hanya kepada penyelenggaraan-Mu!<\/p>\n<p>(-fon-)\/ Fonny Jodikin<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_840\"><b id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_839\"><i id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_838\"><span id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_837\">Di mana saja Yesus datang&#8211;baik di kampung, di kota atau di desa&#8211;di situ orang selalu datang dan menaruh orang-orang sakit mereka di alun-alun. Lalu mereka minta dengan sangat supaya orang-orang sakit itu diizinkan menyentuh jubah Yesus, biar hanya ujungnya. Semua yang menyentuhnya, menjadi sembuh.<\/span><\/i><\/b><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_845\"><b id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_844\"><i id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_843\"><span id=\"yui_3_15_0_2_1533477679297_842\">&#8212; Markus 6:56 (BIS\/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)<\/span><\/i><\/b><\/p>\n<p>Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin &lt;fjodikin@gmail.com&gt;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semua Yang Menyentuh-Nya Menjadi Sembuh Perikop ini berjudul: Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret. Dan ayat yang saya ambil adalah sebagai berikut: Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14170,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-14654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/pintu_dalam_sakristi_k7-min.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14654"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14654\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14655,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14654\/revisions\/14655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}