{"id":14320,"date":"2018-06-12T13:11:59","date_gmt":"2018-06-12T06:11:59","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=14320"},"modified":"2018-06-12T13:11:59","modified_gmt":"2018-06-12T06:11:59","slug":"asuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=14320","title":{"rendered":"asuh"},"content":{"rendered":"<p>sahabat terkasih dalam Yesus Kristus,<\/p>\n<p>terlihat banyak orang melakukan hal yang tidak benar, tetapi masih tersenyun lebar dan melambaikan tangan tanpa dosa.<\/p>\n<p>saat beristirahat ditaman, saya melihat anak-anak bermain dengan riangnya &#8230; tiba-tiba ada yang terjatuh gedebug menangislah &#8230; berlarian si pengasuh marah-marah sama batu yang membuat si anak jatuh.<br \/>\noh apakah pola asuh demikian yang menjadikan generasi yang salah?<br \/>\nya, pada peristiwa diatas pengasuh menyalahkan batu &#8230; menjadikan kambing hitam.<\/p>\n<p>nah, bagaimana seharusnya?<\/p>\n<p>saat anak jatuh, tanya kenapa menangis nak? jatuh tersandung batu. kalau begitu harus berhati-hati kalau bermain, sana main lagi tidak usah menangis dan lebih hati-hati yah.<br \/>\ndisini mendidik anak bertanggung jawab, dan menjadikan lebih tahan uji dikemudian hari.<br \/>\nmari belajar mengajar anak-anak kita.<\/p>\n<p>mari menjadikan bangsa yang jaya, Tuhan memberkati.<br \/>\nvincent tan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>sahabat terkasih dalam Yesus Kristus, terlihat banyak orang melakukan hal yang tidak benar, tetapi masih tersenyun lebar dan melambaikan tangan tanpa dosa. saat beristirahat ditaman, saya melihat anak-anak bermain dengan riangnya &#8230; tiba-tiba ada&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-14320","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/sibori-min-e1525758898955.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14320"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14321,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14320\/revisions\/14321"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}