{"id":13554,"date":"2018-01-18T11:52:00","date_gmt":"2018-01-18T04:52:00","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=13554"},"modified":"2018-01-19T08:55:18","modified_gmt":"2018-01-19T01:55:18","slug":"kamu-harus-mengasihi-orang-asing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=13554","title":{"rendered":"Kamu harus mengasihi orang asing"},"content":{"rendered":"<p>PEKAN DOA SEDUNIA UNTUK KESATUAN UMAT KRISTIAN<br \/>\n18-25 Januari &#8211; Hari Pertama<\/p>\n<p>https:\/\/m.facebook.com\/story.php?story_fbid=1534534749916765&#038;id=100000807643327I<\/p>\n<p>TANGAN KANAN-MU, TUHAN,<br \/>\nMULIA KARENA KEKUASAAN-MU<br \/>\n(Keluaran 15:1-21))<\/p>\n<p>Gereja Katolik dan Gereja-Gereja Kristen menetapkan tanggal 18-25 Januari sebagai Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani sejak tahun 1908. Berikut bahan renungan harian, tema, bacaan dan doa di hari pertama.<\/p>\n<p>HARI 1, 18 Januari 2018<br \/>\nKamu harus mengasihi orang asing<\/p>\n<p>Imamat 19: 33-34 Kamu harus mengasihi orang asing seperti dirimu sendiri<br \/>\nMazmur 146 Tuhan menjaga orang-orang asing<br \/>\nIbrani 13: 1-3 Beberapa orang telah menjamu malaikat-malaikat tanpa<br \/>\nmenyadarinya.<br \/>\nMatius 25: 31-46 Ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan<\/p>\n<p>Bangsa Israel Kuno menjadi orang asing di tanah Mesir. Ingatan akan pengasingan mereka diharapkan bisa mendorong empati dan solidaritas terhadap orang-orang buangan dan orang asing saat ini. Bangsa kita pun pernah mengalami masa-masa penjajahan. Kita menjadi asing di Tanah Air sendiri. Banyak negara lain yang pernah mengalami kepahitan yang sama, dikebiri kebebasannya bahkan dijadikan budak. Tuhan telah memulihkan martabat kita dalam Kristus, dan membuat kita menjadi warga Kerajaan-Nya yang bebas.<\/p>\n<p>Refleksi: Kasih orang Kristiani adalah mengasihi seperti Bapa, yaitu kasih yang menghargai martabat orang lain. Dengan demikian, kita membantu membawa kesembuhan bagi sesama yang terluka. Apakah kita mau menerima \u201corang asing\u201d sebagai saudari-saudara kita dengan tangan terbuka dan tulus hati?<\/p>\n<p>Doa: Tuhan yang Maha Esa dan Kekal, Engkau bukan milik golongan atau budaya tertentu, tapi milik kami semua. Engkau memanggil kami untuk menyambut orang asing di tengah kami dengan tulus hati. Bantulah kami dengan Roh-Mu, untuk hidup sebagai saudari-saudara, menerima sesama dalam nama-Mu, dan mewujudkan hidup yang adil, kini dan selamanya. Amin.<\/p>\n<p>Doa untuk Kesatuan Umat Kristen<br \/>\n(Puji Syukur 177)<\/p>\n<p>Bapa yang maha pengasih dan penyayang, menjelang akhir hidup-Nya, Yesus berdoa bagi para murid-Nya, \u201cSemoga mereka semua bersatu, seperti Engkau, ya Bapa, ada dalam Aku dan Aku dalam Dikau; supaya mereka juga bersatu dalam Kita, agar dunia ini percaya bahwa Engkau mengutus Aku.\u201d<\/p>\n<p>Maka kami mohon ya Bapa: semoga semua orang Kristen bersatu padu dan giat mengusahakan kesatuan. Semoga seluruh pemimpin umat-Mu semakin menyadari perlunya kesatuan. Musnahkanlah sandungan akibat perpecahan di antara umat Kristen. Semoga persatuan umat Kristen merupakan sumber perdamaian, dan tanda kasih Kristus bagi seluruh umat manusia.<\/p>\n<p>Bapa, Tuhan Yesus Kristus telah bersabda kepada para rasul, \u201cDamai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu\u201d: Janganlah Kaupandang dosa-dosa kami, melainkan pandanglah kepercayaan umat-Mu, dan berikanlah damai serta persatuan kepada kami sesuai dengan kehendak-Mu. Pandanglah kawanan domba Yesus. Semoga semua, yang telah dikuduskan oleh satu pembaptisan, dipererat pula oleh persatuan iman dan ikatan kasih. Buatlah kami semua menjadi satu kawanan dengan Yesus sendiri sebagai satu-satunya Gembala, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala abad. Amin<\/p>\n<p>\u00bb\u0336\u00b7\u0335\u030c\u032d\u00b7\u0335\u030c\u032d\u273d\u0308\u0324\u030a\u2022\u0181\u03ad\u044f\u045c\u01ce\u0452\u2022\u0110\u01cel\u0454m\u2022\u273d\u0308\u0324\u030a\u0325\u00b7\u0335\u030c\u032d\u00b7\u0335\u030c\u032d\u00ab\u0336<br \/>\nAloys budi purnomo Pr<\/p>\n<p>Sent from my heart of abudhenkpr<br \/>\n&#8220;abdi Dalem palawija&#8221;<br \/>\nMajalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan;<br \/>\nKomisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang;<br \/>\nCampus Ministry Unika Soegijapranata Semarang.<\/p>\n<p>Sumber\u00a0http:\/\/perduki.org\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PEKAN DOA SEDUNIA UNTUK KESATUAN UMAT KRISTIAN 18-25 Januari &#8211; Hari Pertama https:\/\/m.facebook.com\/story.php?story_fbid=1534534749916765&#038;id=100000807643327I TANGAN KANAN-MU, TUHAN, MULIA KARENA KEKUASAAN-MU (Keluaran 15:1-21)) Gereja Katolik dan Gereja-Gereja Kristen menetapkan tanggal 18-25 Januari sebagai Pekan Doa Sedunia&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13116,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-13554","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/Logo-APP-KAJ-2018.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13554","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13554"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13554\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13558,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13554\/revisions\/13558"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13116"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13554"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13554"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13554"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}