{"id":11701,"date":"2017-05-20T17:25:28","date_gmt":"2017-05-20T10:25:28","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=11701"},"modified":"2017-05-20T17:25:28","modified_gmt":"2017-05-20T10:25:28","slug":"homili-singkat-bapak-kardinal-julius","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=11701","title":{"rendered":"Homili singkat Bapak Kardinal Julius"},"content":{"rendered":"<p>Homili singkat Bapak Kardinal Julius dalam Salve Agung dan Pemberkatan insignia di Katedral Semarang, Kamis (18\/5\/2017).<\/p>\n<p>Saya ingat kisah Samuel\u00a0 yang harus pergi ke keluarga Isai\u00a0 untuk memilih satu dari delapan anak laki-lakinya untuk diurapi menjadi raja menggantikan raja samuel. Tujuh anak yang berkeliaran ditampilkan Ishai, tak ada yang terpilih meski ada yang dikira Samuel. Inilah pilihan Tuhan, berkat penampilannya yang mantap. Ternyata yang dipilih adalah Daud, si bungsu yang masih sangat mudah dan belum berkumis. Ia sedang menggembalakan kambing-domba.<\/p>\n<p>Kasak-kusuk di keuskupan Semarang cukup ramai. Banyak sudah imam, baik dari lingkungan imam diosesan maupun imam religius, bahkan seorang uskup sekalipun disebut-sebut namanya sebagai calon uskup agung Semarang karena penampilannya mantap seperti putera sulung Isai. Ternyata yang dipanggil oleh Bapa Duta Besar Vatikan untuk Indonesia adalah si Kumis (Mgr. Robertus Rubiyatmoko-Red).<\/p>\n<p>\u201cMaaf Mgr. Rudiyatmoko, saya boleh bercanda dan mengejek anda sebelum ditahbiskan secara resmi,\u201d katar Kardinal dengan suara agak melemah.<\/p>\n<p>Homili diteruskan.<\/p>\n<p>Si Kumis yang dulu biasa menggembalakan bebek, menggembalakan kambing dan domba serta mengenakan caping gunung. Kami bersyukur dan memuji Allah untuk kebijaksanaannya. Kalau Daud dulu\u00a0 dipilih karena keahliannya\u00a0 melempar batu kecil untuk melawan Goliat yang berbadan raksasa itu, sekarang Allah memilih si ahli hukum Gereja untuk secara bijaksana menjabarkan ajaran dari Paus Fransiskus yang tertuang di dalam tiga tulisan\u00a0 akhir-akhir ini, yakni \u201cWajah Kerahiman Allah\u201d, \u201cYesus Hakim yang Adil\u201d,bukan hakim yang keras,\u00a0 dan \u201cKegembiraan Kasih di Dalam Hidup Berkeluarga\u201d.<\/p>\n<p>Dengan keahliannya di dalam hukum gereja, beliau akan menggembalakan umat dengan semangat dasar gembala yang baik yang memilik hati penuh belas kasih. Kecuali, kita bersyukur atas pilihan Tuhan ini.\u00a0 Sore hari ini kita mohon curahan berkat rahmat bagi beluiau. Dan,karena dalam Injil hari ini yang diberkati adalah aksesorinya, besok pribadinya diberkati dalam upacara tahbisan uskup.<\/p>\n<p>Sore hari ini kita mohon berkat bagi dandanan lengkap sebagai uskup dan kedua memberkati tahta uskup. Dengan perlengkapan ini, diharapkan beliau tidak melempari batu untuk melindungi domba-dombanya, melainkan melebarkan semangat kasih,\u00a0 membeberkan belas kasih layaknya gembala baik yang mencari domba-domba untuk diselamatkanya.\u201cJelas pemberkatan asesoris uskup ini kita sambil mohon berkat bagi beliau.\u201d<\/p>\n<p>Karena apa? Karena tongkat uskup, tahta keuskupan sudah lima tahun diberkati untuk uskup-uskup pendahulu beliau. Maka, mari kita mohon berkat Tuhan untuk beliau,Mgr. Robertus Rubiyatmoko sebagai persiapan untuk menerima kepenuhan tahbisan utama besok dalam tahbisan sebagai uskup di kompleks AKPOL Semarang. Mari kita Berdoa!<\/p>\n<p>(Homili yang sangat-sangat bagus).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Homili singkat Bapak Kardinal Julius dalam Salve Agung dan Pemberkatan insignia di Katedral Semarang, Kamis (18\/5\/2017). Saya ingat kisah Samuel\u00a0 yang harus pergi ke keluarga Isai\u00a0 untuk memilih satu dari delapan anak laki-lakinya untuk&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11704,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-11701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/Kardinal-Julius-Darmaatmadja-SJ.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11701"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11705,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11701\/revisions\/11705"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11704"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}