{"id":10825,"date":"2017-01-31T12:24:48","date_gmt":"2017-01-31T05:24:48","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=10825"},"modified":"2017-01-31T21:18:18","modified_gmt":"2017-01-31T14:18:18","slug":"today-30-januari-memerangi-kemunafikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=10825","title":{"rendered":"TODAY, 30 Januari : Memerangi Kemunafikan"},"content":{"rendered":"<p id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_940\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_939\" style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\"><b id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_938\"><u id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_937\">Memerangi Kemunafikan<\/u><\/b><\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_958\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_957\" style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Masih dari drama Korea &#8216;Legend of the Blue Sea&#8217;, saya tertarik dengan seorang tokoh yaitu Ibu Tiri dari Lee Min Ho. Di Drama itu, Hwang Shin-hye berperan sebagai Kang Ji-hyun (Kang Seo Hee) yang merupakan istri kedua dari papa Lee Min Ho yang merupakan konglomerat. Beliau sungguh menampakkan wanita yang penuh kasih terhadap suaminya, ternyata dia juga yang meracuni dan melukai kornea mata suaminya. Bukan hanya terhadap suami yang satu ini, melainkan mantan suami sebelumnya. Dia adalah seorang agen asuransi yang mengerti caranya untuk mendapatkan warisan dari suaminya setelah mereka meninggal. Hanya caranya: membunuh suaminya sendiri dan itu pada akhirnya tak lagi bisa ditutupi. Kejahatan itu membawanya ke penjara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Sewaktu menonton drama, pastinya banyak komentar yang keluar&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">&#8220;Ih, jahat banget!&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">&#8220;Munafik banget orang kayak gitu!&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Sama seperti di pergaulan dengan sekitar kita&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Dengan mudahnya kita bilang:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">&#8221; Muna tuh orang!&#8221; &#8211; muna mengacu pada kata munafik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Mudah bilang begitu saat kita melihat orang yang sepertinya baik, alim, lugu, ternyata menyimpan hal-hal yang buruk di belakangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Tidak mudah memang untuk hidup sempurna tanpa cacat cela&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Namun, mari hari ini saya mengajak kita bersama untuk meneliti diri kita sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Jangan sampai kita menunjuk orang lain munafik, tanpa kita sadari kita sendiri memendam kemunafikan dalam diri kita masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Alkitab mengingatkan: keluarkan dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_967\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_966\" style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Semoga kita terus menyelidiki hati kita masing-masing, memerangi kemunafikan di diri, jangan langsung menghakimi orang lain&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Jangan-jangan, ya&#8230; jangan-jangan kemunafikan kita lebih tinggi dari yang kita hakimi&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">Semoga tidak terjadi demikian karena secara berproses kita ingin lebih baik lagi bertumbuh di dalam iman kita kepada-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, Garamond, 'Times New Roman', times, serif;\">(-fon-)\/Fonny Jodikin<\/span><\/p>\n<p>Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.<\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_968\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1485839644294_969\">&#8212; Matius 7:5<\/span><\/p>\n<p>Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin &lt;fjodikin@gmail.com&gt;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memerangi Kemunafikan Masih dari drama Korea &#8216;Legend of the Blue Sea&#8217;, saya tertarik dengan seorang tokoh yaitu Ibu Tiri dari Lee Min Ho. Di Drama itu, Hwang Shin-hye berperan sebagai Kang Ji-hyun (Kang Seo&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10802,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-10825","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/natal3.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10825","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10825"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10826,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10825\/revisions\/10826"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}