{"id":10416,"date":"2017-01-05T15:27:18","date_gmt":"2017-01-05T08:27:18","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=10416"},"modified":"2017-01-05T15:27:18","modified_gmt":"2017-01-05T08:27:18","slug":"jumat-6-januari-2017","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=10416","title":{"rendered":"Jumat, 6 Januari 2017"},"content":{"rendered":"<div class=\"idx_kal_perayaan\">Didakus Yosef dr Sadiz<\/div>\n<div class=\"idx_kal_perayaan\"><\/div>\n<div class=\"idx_kal_alkitab\">\n<div><a href=\"http:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=1Yoh5:5-13;\" target=\"_blank\">1Yoh. 5:5-13<\/a>; <a href=\"http:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Mzm147:12-13;Mzm147:14-15;\" target=\"_blank\">Mzm. 147:12-13,14-15<\/a>.,<a href=\"http:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Mzm147:19-20;\" target=\"_blank\">19-20<\/a>; <a href=\"http:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Mrk1:7-11;\" target=\"_blank\">Mrk. 1:7-11<\/a> atau <a href=\"http:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Luk3:23-38;\" target=\"_blank\">Luk. 3:23-38<\/a>.<br \/>\nBcO <a href=\"http:\/\/imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Yes42:1-9;\" target=\"_blank\">Yes 42:1-9<\/a><\/div>\n<div><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"idx_kal_pakaian\">\n<div>warna liturgi Putih<\/div>\n<\/div>\n<div><iframe loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=10416-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/div>\n<div>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\"><span class=\"style30\">Kaspar, Melkior dan Balthasar, Tiga Raja <\/span><br \/>\nPeristiwa kelahiran Yesus dilukiskan dengan berbagai cerita manarik. Salah satu cerita itu adalah kisah kunjungan orang &#8211; orang Majus dari Timur ke Betlehem dalam Injil Mat2:1-18.<\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\">Mulanya istilah Majus (dari kata Magus) dikenakan pada sekelompok imam yang dikenal sebagai ahli &#8211; ahli perbintangan dan pada orang &#8211; orang bijak di kalangan suku bangsa Medes dan Persia. Pada zaman Yesus, istilah majus berarti ahli nujum dan ahli sihir yang terdapat di semua bangsa. Terdapat banyak cerita mengenai orang &#8211; orang itu, seperti cerita tentang tiga sarjana atau Raja Timur: Kaspar, Melkior dan Balthasar. Dalam tradisi Kristen, Kaspar, Melkior dan Balthasar dikenal sebagai sarjana &#8211; sarjana dari Timur yang datang ke Betlehem untuk menyembah Kanak &#8211; Kanak Yesus.<\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\">Nama ketiga orang ini tidak ada dalam naskah &#8211; naskah Kitab Suci. Injil Matius yang dipakai sebagai sumber cerita dalam tradisi Kristen tidak membeberkan nama ketiga orang itu. Matius hanya secara umum mengatakan: &#8220;Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang &#8211; orang Majus dari Timur Yerusalem dan bertanya &#8211; tanya: &#8220;Dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan? Kami telah melihat bintangNya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.&#8221;(Mat2:1-2). Adanya nama tiga orang bijak dari Timur merupakan refleksi lebih lanjut dari orang &#8211; orang Kristen atas kisah Injil Matius tersebut. Dalam kaitannya perlu dicatat maksud Matius dengan kisah ini. Matius menulis Injilnya kepada orang &#8211; orang Yahudi yang telah berabad &#8211; abad mengharapkan datangnya sang Mesias Terjanji, figur raja yang akan memperbaharui kerajaan Israel dan menyemarakkan kembali kebanggaan nasional Israel atas bangsa &#8211; bangsa lain. Maksud Matius dengan kisah ini adalah, bahwa seperti orang &#8211; orang Majus, semua orang harus mencari dan menemukan Kristus yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari segala bangsa dan jaman; Kristus datang tidak hanya untuk bangsa Yahudi\/Israel saja tetapi juga untuk semua orang dari segala bangsa yang merindukan keselamatan dari Allah.<\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\">Biasanya pada tanggal 6 Januari, huruf pertama dari ketiga nama orang Majus itu bersama dengan tahun yang sedang berlangsung (&#8220;19 + K = M = B + 91&#8221;) dituliskan pada pintu &#8211; pintu rumah untuk mengenyahkan malapetaka dari rumah dan penghuninya.<\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\">Sumber<br \/>\nhttp:\/\/imankatolik.or.id\/kalender\/6Jan.html<br \/>\nhttp:\/\/dailyfreshjuice.net\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/FJ2017-01-06-Menjadi-Tanda-Keselamatan-Allah-bagi-Sesama-RM-ALIP-SUWITO.mp3<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_4406\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-10416-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"http:\/\/dailyfreshjuice.net\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/FJ2017-01-06-Menjadi-Tanda-Keselamatan-Allah-bagi-Sesama-RM-ALIP-SUWITO.mp3?_=1\" \/><a href=\"http:\/\/dailyfreshjuice.net\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/FJ2017-01-06-Menjadi-Tanda-Keselamatan-Allah-bagi-Sesama-RM-ALIP-SUWITO.mp3\">http:\/\/dailyfreshjuice.net\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/FJ2017-01-06-Menjadi-Tanda-Keselamatan-Allah-bagi-Sesama-RM-ALIP-SUWITO.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"http:\/\/dailyfreshjuice.net\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/FJ2017-01-06-Menjadi-Tanda-Keselamatan-Allah-bagi-Sesama-RM-ALIP-SUWITO.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=10416-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"http:\/\/dailyfreshjuice.net\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/FJ2017-01-06-Menjadi-Tanda-Keselamatan-Allah-bagi-Sesama-RM-ALIP-SUWITO.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"FJ2017-01-06-Menjadi-Tanda-Keselamatan-Allah-bagi-Sesama-RM-ALIP-SUWITO.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Didakus Yosef dr Sadiz 1Yoh. 5:5-13; Mzm. 147:12-13,14-15.,19-20; Mrk. 1:7-11 atau Luk. 3:23-38. BcO Yes 42:1-9 warna liturgi Putih Kaspar, Melkior dan Balthasar, Tiga Raja Peristiwa kelahiran Yesus dilukiskan dengan berbagai cerita manarik. Salah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10283,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10416","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/LogoAPP-KAJ-2017.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10416","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10416"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10416\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10418,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10416\/revisions\/10418"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10416"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10416"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10416"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}