{"id":6904,"date":"2016-01-12T10:13:48","date_gmt":"2016-01-12T03:13:48","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?page_id=6904"},"modified":"2016-04-30T19:48:09","modified_gmt":"2016-04-30T12:48:09","slug":"keuskupan-sufragan-pangkalpinang","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?page_id=6904","title":{"rendered":"Keuskupan Sufragan Pangkalpinang"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/keuskupanpapin.org\/\">http:\/\/www.keuskupanpkpinang.org\/<\/a><\/p>\n<div><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/eZ4XOxwYiaI\" width=\"648\" height=\"486\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/div>\n<div>Sumber\u00a0https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=eZ4XOxwYiaI<\/div>\n<div><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/C627ORQCAV8\" width=\"648\" height=\"486\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/div>\n<div>Sumber\u00a0https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=C627ORQCAV8<\/div>\n<p><b>Keuskupan Pangkal Pinang<\/b> adalah <a class=\"mw-redirect\" title=\"Keuskupan sufragan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Keuskupan_sufragan\">keuskupan sufragan<\/a> pada <a class=\"mw-redirect\" title=\"Provinsi Gerejani\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Provinsi_Gerejani\">Provinsi Gerejani<\/a> <a title=\"Keuskupan Agung Palembang\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Keuskupan_Agung_Palembang\">Keuskupan Agung Palembang<\/a>.<\/p>\n<ul>\n<li><a title=\"Prefektur Apostolik\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Prefektur_Apostolik\">Prefektur Apostolik<\/a> Bangka-Biliton berdiri terpisah dari Prefektur Apostolik <a title=\"Keuskupan Agung Medan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Keuskupan_Agung_Medan\">Sumatra<\/a> pada <a title=\"27 Desember\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/27_Desember\">27 Desember<\/a> <a title=\"1923\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1923\">1923<\/a><\/li>\n<li>Ditingkatkan menjadi <a title=\"Vikariat Apostolik\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Vikariat_Apostolik\">Vikariat Apostolik<\/a> <a class=\"mw-redirect\" title=\"Pangkal Pinang\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pangkal_Pinang\">Pangkal Pinang<\/a> pada <a title=\"8 Februari\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/8_Februari\">8 Februari<\/a> <a title=\"1951\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1951\">1951<\/a><\/li>\n<li>Ditingkatkan menjadi <a title=\"Keuskupan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Keuskupan\">Keuskupan<\/a> Pangkal Pinang pada <a title=\"3 Januari\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/3_Januari\">3 Januari<\/a> <a title=\"1961\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1961\">1961<\/a><\/li>\n<li>Pergantian metropolit dari <a title=\"Keuskupan Agung Medan\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Keuskupan_Agung_Medan\">Keuskupan Agung Medan<\/a> ke <a title=\"Keuskupan Agung Palembang\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Keuskupan_Agung_Palembang\">Keuskupan Agung Palembang<\/a> pada <a title=\"1 Juli\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1_Juli\">1 Juli<\/a> <a title=\"2003\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/2003\">2003<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Prefek Bangka-Biliton<\/b><\/p>\n<ul>\n<li>Theodosius Jan J. Herkenrath, SS.CC., sejak <a title=\"18 Januari\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/18_Januari\">18 Januari<\/a> <a title=\"1924\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1924\">1924<\/a> hingga mengundurkan diri pada <a title=\"1928\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1928\">1928<\/a><\/li>\n<li>Vito Bouma, SS.CC., sejak <a title=\"29 Mei\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/29_Mei\">29 Mei<\/a> <a title=\"1928\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1928\">1928<\/a> hingga wafat pada <a title=\"1945\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1945\">1945<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Vikaris Pangkal Pinang<\/b><\/p>\n<ul>\n<li>Nicolas Pierre van der Westen, SS.CC., sejak <a title=\"8 Februari\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/8_Februari\">8 Februari<\/a> <a title=\"1951\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1951\">1951<\/a> hingga mengundurkan diri pada <a title=\"11 November\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/11_November\">11 November<\/a> <a title=\"1978\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1978\">1978<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Uskup Pangkal Pinang<\/b><\/p>\n<ul>\n<li><a title=\"Hilarius Moa Nurak\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Hilarius_Moa_Nurak\">Hilarius Moa Nurak, S.V.D.<\/a>, sejak <a title=\"30 Maret\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/30_Maret\">30 Maret<\/a> <a title=\"1987\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/1987\">1987<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span id=\"Gereja_Partisipatip\" class=\"mw-headline\">Gereja Partisipatip<\/span><\/h3>\n<p>Umat Keuskupan Pangkalpinang telah memilih untuk melukiskan identitasnya sebagai sebuah \u201cGereja Partisipatip\u201d, untuk menegaskan panggilan seluruh anggotanya, imam, awam dan religius untuk \u201cberada\u201d bersama Kristus, bersatu denganNya berkat Sakramen Baptis. Persatuan para anggota Gereja dengan Kristus melahirkan suatu \u201ckeluarga\u201d baru, sehingga terciptalah suatu persekutuan dan persaudaraan di antara para anggota Gereja, Tubuh Mistik Kristus, Umat Allah di Keuskupan Pangkalpinang. Dalam kesatuan itu semua anggota menjadi bagiannya. Pada saat yang sama semua anggota mengambil bagian untuk membangun suatu persaudaraan atas dasar iman, harapan dan kasih. Dan dengan cara hidup demikian umat Allah mewartakan Kerajaan Allah kepada dunia. Inilah jati diri Gereja Keuskupan Pangkalpinang.<\/p>\n<p>Singkat kata, dengan menggambarkan diri sebagai sebuah Gereja Partisipatip, Umat Allah Keuskupan Pangkalpinang mengungkapkan, bahwa (1) dirinya merupakan bagian dari Tubuh Kristus yang satu, kudus, katolik dan apostolik, karena berpartisipasi dalam hidup dan misi Kristus; (2) partisipasi dalam hidup Kristus menjadikan seluruh umat Keuskupan Pangkalpinang sebagai satu keluarga di mana semua anggota \u201cambil bagian\u201d dalam duka dan kecemasan, derita dan kegembiraan para anggotanya; (3) dan akhirnya, diutus untuk membangun suatu keluarga yang dilandasi oleh cinta, damai dan keadilan baik di antara para anggota Gereja maupun dengan seluruh umat manusia.<\/p>\n<p>Konsili Vatikan II mengungkapkan, bahwa \u201cseluruh Gereja nampak sebagai umat yang disatukan berdasarkan kesatuan Bapa dan Putera dan Roh Kudus.\u201d Dalam terang Konsili ini dapat dikatakan, bahwa Umat Allah Keuskupan Pangkalpinang dijiwai oleh Allah Tritunggal Mahakudus, tidak hanya mengungkapkan kekayaan \u201cspiritualitas\u201d hidup Gereja, melainkan dengan tegas mengungkapkan bahwa misteri iman Allah Tritunggal adalah icon hidup bersama dalam komunitas Gerejawi yang sedang berziarah di dunia ini. Model Gereja Partisipatip ini pada hakekatnya merupakan wujud dari Umat Allah dan Tubuh Kristus yang dibentuk, dibangun dan sakramental karena dan atas dasar persekutuan hidup dan karya Allah Tritunggal Mahakudus. Karena baptisan, semua yang berpartisipasi disatukan dengan hidup dan perutusan Yesus Kristus yang telah dimulai oleh Bapa dan diteguhkan oleh Roh KudusNya di dalam sejarah umat manusia. Partisipasi dan pengalaman kesatuan dengan Kristus itu melahirkan kesatuan setiap orang dengan sesama anggota umat Allah maupun dengan semua manusia yang diciptakan sebagai gambaran Allah. Dalam persekutuan sebagai Tubuh Kristus itu, setiap orang beriman maupun komunitas-komunitas gerejawi diutus untuk mewartakan Kabar Baik Kerajaan Allah.<\/p>\n<h3><span id=\"Memahami_Komunitas_Basis_Gerejawi\" class=\"mw-headline\">Memahami Komunitas Basis Gerejawi<\/span><\/h3>\n<p>Identitas dan cara hidup Allah Tritunggal yang menjadi model Gereja Partisipatip menegaskan bahwa Gereja di dunia harus memperlihatkan cara hidup tersebut. Dengan demikian Umat Allah Keuskupan Pangkalpinang adalah umat sakramental, umat yang dipanggil untuk menjadi tanda dan sarana kehadiran Allah di dunia; umat yang oleh cara hidup dan kesaksiannya membuat siapa saja dan apa saja mengalami penyertaan Allah (a God is with us people). Identitas dan cara hidup ini sudah diperlihatkan oleh Gereja perdana dan dialami oleh orang-orang pada zamannya, sehingga setiap hari terjadi penambahan jumlah umat.<\/p>\n<p>Konsekwensi dari identitas Gereja ini adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Seorang Katolik harus menghormati Allah dalam setiap ciptaanNya;<\/li>\n<li>Seorang Katolik harus percaya, bahwa Allah telah dan selalu menunjukkan cintaNya dalam aneka cara dan secara khusus dengan mengutus PuteraNya Yesus Kristus<\/li>\n<li>Seorang Katolik haruslah mengikuti Yesus dalam tradisi apostolik dan Gereja Perdana serta membagi hidup ilahi Yesus kepada sesama<\/li>\n<li>Seorang Katolik haruslah masuk dalam komunitas beriman dalam Gereja dan memberikan kesaksian atas imannya ini dalam aktivitas hidup beriman<\/li>\n<li>Seorang Katolik harus menegaskan kepada dirinya sendiri, bahwa Yesus hadir secara nyata dalam Gereja: dahulu, sekarang dan akan datang, melalui sakramen-sakramen. Sakramen di sini mempunyai arti ganda, yakni demi keselamatan pribadi dan untuk menjadikan seseorang sakramen keselamatan bagi komunitas Gereja.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pertanyaannya adalah cara hidup beriman yang bagaimana, yang perlu dibangun, agar setiap anggota Gereja Katolik, tanpa kecuali, menghayati identitas hidup beriman yang demikian dalam hidupnya sebagai Gereja? Para Uskup Asia, dalam pernyataan akhir pertemuan FABC, Bandung, 1990 menegaskan bahwa perlu ada sebuah cara hidup menggereja yang baru (A New Way of Being Church). Cara hidup mengereja yang baru itu disebut Komunitas Basis Gerejawi (KBG).<\/p>\n<h2><a href=\"http:\/\/keuskupanpapin.org\/index.php\/kevikepan\/kev-bangka-belitung\">Kevikepan BABEL<\/a><\/h2>\n<p><strong>KEVIKEPAN KEPULAUAN BANGKA &#8211; BELITUNG<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>A) DATA UMUM<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Tanggal Pendirian\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :Tahun 2013<\/p>\n<p>Wilayah\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 :Dua pulau utama Provinsi Kepulauan Bangka \u2013 Belitung, yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung<\/p>\n<p>Luas wilayah\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 (termasuk lautan) 81.725,14 Km2<\/p>\n<p>(hanya daratan) \u00b1 16.424,14 Km2<\/p>\n<p>Jumlah Penduduk\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 1.261.737 jiwa (per tahun 2011)<\/p>\n<p>Jumlah Umat\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 15.659 jiwa<\/p>\n<p>Jumlah Paroki\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 7 Paroki (6 di Bangka, 1 di Belitung)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Paroki-Paroki\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 1. Paroki Katedral St. Yosep, pangkalpinang<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Paroki St. Bernadeth, Pangkalpinang<\/li>\n<li>Paroki St. Fransiskus Xaverius, Koba<\/li>\n<li>Paroki SP. Maria Pengantara Segala Rahmat, Sungailiat<\/li>\n<li>Paroki SP. Maria Dikandung Tanpa Noda, Belinyu<\/li>\n<li>Paroki SP. Maria Pelindung Para Pelaut, Muntok<\/li>\n<li>Paroki St. Maria Ratu Dama<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lembaga Hidup Bakti\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 1. KKS<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>SSpS<\/li>\n<li>AK<\/li>\n<li>PRR<\/li>\n<li>FCH<\/li>\n<li>SS.CC (Bruder)<\/li>\n<li>BM<\/li>\n<li>MSF<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Vikaris Episkopal\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 1. R.D. FX. Tatu Mukin (2012 \u2013 2015)<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>R.D. Stanislaus Bani (2015\u00a0\u2013 &#8230;)<\/li>\n<li>&#8211;<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>B) ALAMAT KEVIKEPAN <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Alamat\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 : Pastoran Katolik Katedral St. Yosef<\/p>\n<p>Jl. Gereja 2, Pangkalpinang 33131, Bangka<\/p>\n<p>Nomor Telpon\/Fax\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0 (0717) 432178; Fax : (0717) 432152<\/p>\n<p>Email\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : <a href=\"mailto:%3Cspan%20id=\">This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.<\/a><a href=\"mailto:%3Cspan%20id=\">&#8220;&gt;<\/a><a href=\"mailto:ngkomukin@yahoo.com\">ngkomukin@yahoo.com<\/a><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>C) DATA PERSONALIA<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Vikaris Episkopal\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D.\u00a0Stanislaus Bani<\/p>\n<p>Sekretaris Kevikepan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Fransiskus Indrajati HS<\/p>\n<p>Bendahara Kevikepan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : &#8211;<\/p>\n<p>Tim PIPA Kevikepan<\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Koordinator\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D.\u00a0Stanislaus Bani\u00a0(Vikaris Episkopal)<\/p>\n<p>Sekretaris\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Sito Kadari<\/p>\n<p>Anggota\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : 1. Koordinator Komisi-komisi<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Pastor Kepala Paroki di wilayah kevikepan<\/li>\n<li>Utusan Lembaga Hidup Bhakti di wilayah kevikepan<\/li>\n<li>Koordinator Fasilitator Paroki<\/li>\n<li>Koordinator\/Ketua Seksi-seksi di Paroki<\/li>\n<li>Para Pastor Pembantu<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>D) KOMISI-KOMISI KEVIKEPAN<\/strong><\/li>\n<li>Komisi Kitab Suci \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Ferdinandus Meo Mbupu<\/li>\n<li>Komisi Ibadat Ilahi \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Philipus Seran Pega<\/li>\n<li>Komisi Kepemudaan : &#8230;&#8230;. (untuk sementara di tangan Vikep)<\/li>\n<li>Komisi Bina Iman Anak &amp; Remaja \u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Yosep Anting Patimura<\/li>\n<li>Komisi Panggilan : R.D. Marcel Gabriel<\/li>\n<li>Komisi HAK &amp; Keadilan-Perdamaian \u00a0 : R.D. Agustinus Dwi Pramodo<\/li>\n<li>Komisi Pendidikan : R.D. Aloysius Angus<\/li>\n<li>Komisi KBG : R.D. Stanislaus Bani<\/li>\n<li>Komisi PSE \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Andreas Naraama Lemoro<\/li>\n<li>Komisi Lingkungan Hidup :\u00a0&#8230;&#8230;. (untuk sementara di tangan Vikep)<\/li>\n<li>Komisi Kerasulan Awam : R.D. Yohanes K Jeharut<\/li>\n<li>Komisi Keluarga : R.D. Yosep Setiawan<\/li>\n<\/ol>\n<h2><a href=\"http:\/\/keuskupanpapin.org\/index.php\/kevikepan\/kevikepan-kepulauan-riau\">Kevikepan KEPRI<\/a><\/h2>\n<p><strong>KEVIKEPAN KEPULAUAN RIAU<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>A) DATA UMUM<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Tanggal Pendirian\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :Tahun 2013<\/p>\n<p>Wilayah\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :Seluruh Provinsi Kepulauan Riau dan sebagian wilayah Provinsi Riau<\/p>\n<p>Luas wilayah\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :(termasuk lautan) lebih dari 252.601 Km2<\/p>\n<p>(hanya daratan) \u00b1 14.424 Km2<\/p>\n<p>Jumlah Penduduk\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :1.261.737 jiwa (per tahun 2011)<\/p>\n<p>Jumlah Umat\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :27.368 jiwa<\/p>\n<p>Jumlah Paroki\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :7 Paroki (4 di Batam, 1 di Kabupaten Karimun, 1 di Kabupaten Kepulauan Lingga dan 1 di Pulau Bintan dan Kepulauan Anambas)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Paroki-Paroki\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 1. Paroki Kerahiman Ilahi, Tiban &#8211; Batam<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Paroki St. Petrus, Lubuk Baja &#8211; Batam<\/li>\n<li>Paroki St. Damian, Bengkong &#8211; Batam<\/li>\n<li>Paroki St. Joseph, Tanjung Balai Karimun<\/li>\n<li>Paroki SP. Maria Yang Tak Bernoda, Tanjung Pinang<\/li>\n<li>Paroki St. Carolus Borromeus, Ujung Beting<\/li>\n<li>Paroki St. Maria Bunda Pembantu Abadi, Tembesi, Batam<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lembaga Hidup Bakti\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 1. KKS<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>FSE<\/li>\n<li>JMJ<\/li>\n<li>RGS<\/li>\n<li>FCH<\/li>\n<li>SS.CC (Imam dan Suster)<\/li>\n<li>SVD<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Vikaris Episkopal\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0\u00a0 1. R.D. Lucius Poya (2012 \u2013 2015)<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>R.D. FX Tatu Mukin (2015\u00a0\u2013 &#8230;)<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>B) ALAMAT KEVIKEPAN <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Alamat\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0 : Perumahan Griya Permata &#8211; Batu Aji<\/p>\n<p>Batu Aji &#8211; Batam<\/p>\n<p>Nomor Telpon\/Fax\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0 (0778) 8396835<\/p>\n<p>Email\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : <a href=\"mailto:%3Cspan%20id=\">This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.<\/a><a href=\"mailto:%3Cspan%20id=\">&#8220;&gt;<\/a><a href=\"mailto:mas_voy@yahoo.com\">mas_voy@yahoo.com<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>C) DATA PERSONALIA<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Vikaris Episkopal\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D.\u00a0FX Tatu Mukin<\/p>\n<p>Sekretaris Kevikepan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Fransiskus Paskalis Mean Maing<\/p>\n<p>Bendahara Kevikepan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : &#8211;<\/p>\n<p>Tim PIPA Kevikepan<\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Koordinator\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D.\u00a0FX Tatu Mukin\u00a0(Vikaris Episkopal)<\/p>\n<p>Sekretaris\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : &#8211;<\/p>\n<p>Anggota\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : 1. Koordinator Komisi-komisi<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Pastor Kepala Paroki di wilayah kevikepan<\/li>\n<li>Utusan Lembaga Hidup Bhakti di wilayah kevikepan<\/li>\n<li>Koordinator Fasilitator Paroki<\/li>\n<li>Koordinator\/Ketua Seksi-seksi di Paroki<\/li>\n<li>Para Pastor Pembantu<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>D) KOMISI-KOMISI KEVIKEPAN<\/strong><\/li>\n<li>Komisi Kitab Suci\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.P. Aurelius Pati Soge, SVD<\/li>\n<li>Komisi Ibadat Ilahi\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : &#8230; (untuk sementara ditangani Vikep)<\/li>\n<li>Komisi Kepemudaan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0&#8230; (untuk sementara ditangani Vikep)<\/li>\n<li>Komisi Bina Iman Anak &amp; Remaja\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Agustinus Tupen Belo<\/li>\n<li>Komisi Panggilan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Vincentius Pioneer<\/li>\n<li>Komisi Migran &amp; Keadilan-Perdamaian\u00a0\u00a0 : R.D. Chrisantus Paschalis Saturnus<\/li>\n<li>Komisi Pendidikan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : R.D. Laurensius Sanga Dihe<\/li>\n<li>Komisi Kerawam\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0&#8230; (untuk sementara ditangani Vikep)<\/li>\n<li>Komisi PSE : R.D. Yohanes Belang de Ornay<\/li>\n<li>Komisi Hubungan Antar Keagamaan : R.D. Aleksius Jua<\/li>\n<li>Komisi Keluarga : R.D.\u00a0Anselmus Soni Ola<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sumber http:\/\/keuskupanpapin.org\/ dan https:\/\/id.wikipedia.org\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>http:\/\/www.keuskupanpkpinang.org\/ Sumber\u00a0https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=eZ4XOxwYiaI Sumber\u00a0https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=C627ORQCAV8 Keuskupan Pangkal Pinang adalah keuskupan sufragan pada Provinsi Gerejani Keuskupan Agung Palembang. Prefektur Apostolik Bangka-Biliton berdiri terpisah dari Prefektur Apostolik Sumatra pada 27 Desember 1923 Ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik Pangkal Pinang&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":6624,"menu_order":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-6904","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/6904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6904"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/6904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8575,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/6904\/revisions\/8575"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/6624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}