Kamis, 10 Juli 2025
Sabda Kehidupan
Kamis 10 Juli 2025
Matius 10:8b (Mat 10:7-15)
”Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.”
Janganlah Berhitung Dengan Tuhan
Seringkali kita merasa begitu berjasa kepada Tuhan dari apa yang kita berikan dalam pelayanan sehingga kita merasa berhak atas imbalan jasa.
Bukan Tuhan yang perlu membalas jasa kita, tapi kita-lah yang wajib membalas kebaikan Tuhan bagi kita dengan menjadikan hidup kita saluran berkat Tuhan.
Dalam suatu pelayanan Sakramen Perminyakan orang sakit, umat yang sakit hanya bertahan hidup dengan menggunakan oksigen. Saya tanya untuk 1 tabung oksigen, bisa dipakai berapa hari? Ternyata hanya untuk 2 hari. Bila 1 tabung oksigen harganya Rp. 600.000, maka perlu 15 tabung untuk kita dapat bernapas selama sebulan. Harganya adalah Rp 9.000.000.
Bisa dibayangkan nafas kita sebulan harganya sebegitu mahal. Masihkah kita berhitung dengan Tuhan?
Tuhan telah memberi kita tubuh, jiwa, roh dan hati kita. Tuhan menyempurnakan hidup kita dengan iman, harap dan kasih. Ini semua adalah harta melimpah yang Tuhan anugerahkan kepada kita dengan cuma-cuma.
Yesus meminta kita mengikhlaskan hati untuk menjadi berkat Tuhan bagi dunia dan sesama. Itulah tandanya Kerajaan Allah telah datang, dan akan selamanya tinggal bersama kita. Yesus telah bersabda, “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Mat 6:33).
Tuhan-lah sumber kelimpahan hidup kita. Ia adalah Gembala kita, kita tak akan berkekurangan. Mari membalas kebaikan Tuhan dengan memberi yang terbaik, mempersembahkan hidup kita tanpa berhitung dengan Tuhan.
Selamat melayani. Bahagianya hidup menjadi saluran berkat Tuhan.❤️
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 10 Jul 2025
Kamis Pekan Biasa XIV
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Mrk 1:15
Bacaan Injil: Mat 10:7-15
*************.
Bait Pengantar Injil
Mrk 1:15
Kerajaan Allah sudah dekat.
Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.
Bacaan Injil
Mat 10:7-15
Kalian telah memperoleh dengan cuma-cuma,
maka berilah pula dengan cuma-cuma.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Pada waktu itu Yesus bersabda kepada kedua-belas murid-Nya,
“Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati;
tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan.
Kalian telah memperolehnya dengan cuma-cuma,
karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Janganlah kalian membawa emas atau perak atau tembaga
dalam ikat pinggangmu.
Janganlah kalian membawa bekal dalam perjalanan,
janganlah kalian membawa baju dua helai, kasut atau tongkat,
sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
Apabila kalian masuk kota atau desa,
carilah di situ seorang yang layak,
dan tinggallah padanya sampai kalian berangkat.
Apabila kalian masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke kepadanya,
jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
Dan apabila seorang tidak menerima kalian
dan tidak mendengarkan perkataanmu,
keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu,
dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
Aku berkata kepadamu:
Sungguh, pada hari penghakiman
tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya
dari pada kota itu.”
Demikianlah sabda Tuhan.
************
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
SESAAT KETIKA ENGKAU MENGANDALKAN YESUS DALAM HIDUP DAN KARYAMU
”Jangan terobsesi dengan mujizat, tetapi cukuplah bagimu untuk mendoakan mereka yang sakit, menderita dan mengalami masalah dengan penuh iman, maka bagian Tuhanlah yang kepada-Nya Anda percayai akan melakukan mujizat untuk mereka.”
Dalam Injil hari ini Tuhan menjanjikan kepada kita:”Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.” ( ayat 8 )
Pelajaran penting bagi kita di pagi ini, adalah:
– Pecayalah kepada Tuhan dan serahkanlah semua doa dan harapanmu pada-Nya;
– Doakanlah sesama yang sakit, menderita dan bermasalah dengan penuh iman;
– Serahkanlah semua yang Anda doakan kepada Tuhan, dan nantikanlah pertolongan-Nya dengan sabar.
Akhirnya janganlah sombong ketika seseorang mengalami mujizat karena doa-doamu, karena pembuat mujizat hanyalah Tuhan, kita hanyalah alat dan perantara.
Selamat beraktivitas untuk para sahabat.
Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )