Jumat, 11 Oktober 2024
Sabda Kehidupan
Jumat 11 Oktober 2024
Lukas 11:20 (Luk 11:15-26)
”Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”
Datangnya Kerajaan Allah
Sementara ditayangkan saat ini di bioskop seluruh Indonesia, sebuah film dengan judul “Kuasa Gelap.” Film ini diangkat dari kisah nyata praktek pengusiran setan dalam Gereja Katolik yang disebut ‘Exorcisme’ oleh seorang imam yang diangkat resmi oleh Uskup.
Intinya mau disampaikan bahwa kuasa gelap itu ada dengan pelbagai manifestasinya. Mengatakan bahwa kuasa gelap itu hanya ilusi membuat Iblis dan pengikutnya malah senang. Yesus datang untuk menghalau kuasa kegelapan dari dunia ini dan mengalahkannya sekali untuk selamanya dengan wafat dan kebangkitanNya.
Dalam nama Yesus semua kuasa di langit dan bumi tunduk padaNya. Yesus mengusir setan dan memberi kuasa kepada para pengikut Kristus untuk mengusir setan, sebagai tanda nyata bahwa Kerajaan Allah sudah datang di mana Allah berkuasa sepenuhnya atas seluruh hidup manusia sepanjang masa, dan dalam nama Yesus Putra Allah semua makhluk bertekuk lutut dan mengakui Yesus adalah Tuhan.
Mari kita berserah penuh pada kuasa kasih Allah dan percaya di dalam tangan Allah kita aman dan damai. Singkirkanlah segala prasangka buruk dan pikiran negatif, yang menjadi jalan masuk bagi Iblis untuk merasuki hidup kita. Serukan nama Yesus dan melekatlah selalu padaNya.
”Ya Yesus, dalam NamaMu kami halau segala kuasa kegelapan dalam hidup kami. Kuatkan kami untuk mengalahkan kejahatan dengan kebaikan dan tetap teguh bersandar pada kuasa kasihMu. Datanglah KerajaanMu dalam kehidupan kami.”
Selamat Hari Jumat. Kuasa kasih Allah menaungi kita.❤
Ps Revi Tanod Pr
Kalender Liturgi 11 Okt 2024
Jumat Pekan Biasa XXVII
PF Yohanes XXIII, Paus
Warna Liturgi: Hijau
Bait Pengantar Injil: Yoh 12:31b-32
Bacaan Injil: Luk 11:15-26
**********************************
Bait Pengantar Injil
Yoh 12:31b-32
Sekarang penguasa dunia ini dibuang ke luar, sabda Tuhan;
dan bila Aku telah ditinggikan dari bumi,
Aku akan menarik semua orang kepada-Ku.
Bacaan Injil
Luk 11:15-26
Jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah,
maka Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Sekali peristiwa,
Setelah Yesus mengusir setan, ada beberapa orang yang berkata,
“Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, kepala setan.”
Ada pula yang mencobai Dia dan meminta tanda dari surga.
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata,
“Setiap kerajaan yang terpecah-pecah, pasti binasa.
Dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
Jika Iblis juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri,
bagaimana mungkin kerajaannya dapat bertahan?
Sebab kalian berkata,
bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul,
dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusir setan?
Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah,
maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Apabila seorang yang kuat dan bersenjata lengkap menjaga rumahnya,
amanlah segala miliknya.
Tetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya menyerang
dan mengalahkannya,
maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata
yang diandalkannya,
dan akan membagi-bagikan rampasannya.
Barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Daku,
dan barangsiapa tidak mengumpulkan bersama Aku,
ia mencerai-beraikan.
Apabila roh jahat keluar dari manusia,
ia mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian;
dan karena tidak mendapatnya, ia berkata,
‘Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.’
Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu telah bersih tersapu
dan rapi teratur.
Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain
yang lebih jahat daripadanya,
dan mereka masuk dan tinggal di situ.
Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk
daripada keadaannya semula.”
Demikianlah sabda Tuhan.
*************************************
ℍ
“Ada di antara mereka yang berkata: “Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.” Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia.” (Luk 11: 15 – 16)
Ketakjuban tidak selalu menghasilkan kepercayaan. Orang-orang takjub ketika Yesus menyembuhkan seorang yang tidak dapat berbicara karena suatu kekuatan jahat. Namun, alih-alih mengakui kuasa penyelamatan Allah yang bekerja, mereka malah menuduh Yesus menggunakan Beelzebul untuk melakukan penyembuhan tersebut.
Adalah menarik bahwa orang Farisi memberi reaksi yang bertolak belakang dengan kerumunan massa, yang oleh mujizat luar biasa itu menyadari Yesus diutus oleh Allah. Secara tidak langsung kaum Farisi mengakui bahwa Yesus melakukan tindakan supranatural, namun mereka menyebut kuasa itu berasal dari Beelzebul dan bukan Allah. Seharusnya mereka tahu bahwa iblis tidak dapat melakukan tindakan yang sepenuhnya baik. Akan tetapi, dalam kesombongan mereka, karena kaum Farisi ini tahu bahwa jika ajaran Yesus berakar dan berkembang, maka pengaruh mereka akan berakhir. Jadi, mereka tidak menyangkal mujizat itu, melainkan mengalihkan sumbernya pada “Beelzebul, penghulu setan.”.
Lukas menggambarkan ketidakmampuan orang tersebut untuk berbicara sebagai akibat dari kerasukan setan. Dalam masyarakat saat ini, ketika seseorang memilih untuk tidak berbicara demi kebenaran, keadilan, dan perdamaian atau terlalu takut untuk melakukannya, mereka berada di bawah pengaruh kekuatan jahat. Penting bagi kita untuk merenungkan apakah kita juga dirasuki oleh kekuatan jahat sehingga kita memilih untuk diam dan membutuhkan penyembuhan oleh tangan Tuhan.
Meskipun Yesus melakukan mukjizat-mukjizat yang menakjubkan yang membuat orang banyak kagum, musuh-musuh-Nya menolak untuk mengakui bahwa mukjizat-mukjizat itu adalah karya Allah. Meskipun para musuh Tuhan mengaku memiliki penglihatan, mereka memilih untuk bersikap seolah-olah mereka buta. “Tidak ada orang yang lebih buta daripada mereka yang memilih untuk tidak melihat.”
Mari kita berdoa untuk karunia penglihatan dan kemampuan berbicara agar dapat melihat kebenaran dan mengatakan hal yang benar pada waktu yang tepat.
Tuhan semo/ga kami dapat melihat dan berbicara, dapat melihat kebenaran dan menyuarakan kebenaran dan keadilan. Amin.
Selamat beraktivitas hari ini. Suarakan kebenaran dan keadilan! ⒿⓁⓊ! ❤
RP Joni Astanto MSC